Kisruh Bunga KPR Subsidi, Jutaan Buruh Bangunan Menganggur
Kamis, 09/02/2012 12:29 WIB
Jakarta - Ratusan ribu hingga jutaan pekerja bangunan terancam menganggur lebih lama bahkan terancam kehilangan pekerjaannya akibat macetnya penjualan ribuan rumah untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Hal ini terkait buntunya negosiasi bunga KPR subsidi skema Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) antara BTN dengan pemerintah.
"Sampai saat ini ada sekitar 230 ribu rumah untuk MBR, dan diperkirakan total dana untuk membangun rumah tersebut sekitar Rp 1,5 triliun. Dan akibat FLPP disetop, pengembang tidak bisa jual, tidak laku," ujar Ketua Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi XI DPR, Kamis (9/2/2012).
Permasalah makin pelik, kata Setyo manakala keluarnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 soal Perumahan dan Pemukiman yang mewajibkan pembangunan rumah oleh pengembang minimal tipe 36.
Jika kondisi ini terus terjadi, banyak pengembang khususnya anggota REI kena dampak dan terancam gulung tikar. "Kondisi saat ini saja, membuat ribuan sampai jutaan pekerja bangunan nganggur," ujarnya.
Setyo mengaku, hampir 60% dari total 3.000 anggota REI terpukul akibat FLPP distop. "Pasalnya 60% anggota REI membangun rumah untuk MBR, FLPP distop mengancam bisnis mereka," ungkap Setyo.
"Pada, intinya REI tidak mempermasalahkan bunga 5% atau 6% (seperti yang diinginkan Kemenpera), konsumen juga pada dasarnya tidak mempermasalahkan, namun yang jadi masalah konsumen adalah uang muka (DP), dengan FLPP DP kredit rumah jadi lebih ringan," tandasnya.
Seperti diketahui BTN selaku bank penyalur FLPP yang sebelumnya sangat dominan memberikan KPR subsidi FLPP belum juga sepakat dengan pemerintah untuk bunga kredit FLPP tahun 2012 ini. BTN masih berkeinginan menawarkan bunga sekitar 8% sementara pemerintah meminta 5%-7%. Dampaknya skema KPR FLPP dua bulan terakhir ini berhenti sementara.
(spr/hen)
"Sampai saat ini ada sekitar 230 ribu rumah untuk MBR, dan diperkirakan total dana untuk membangun rumah tersebut sekitar Rp 1,5 triliun. Dan akibat FLPP disetop, pengembang tidak bisa jual, tidak laku," ujar Ketua Real Estate Indonesia (REI) Setyo Maharso, dalam Rapat Dengar Pendapat Umum dengan Komisi XI DPR, Kamis (9/2/2012).
Permasalah makin pelik, kata Setyo manakala keluarnya Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2011 soal Perumahan dan Pemukiman yang mewajibkan pembangunan rumah oleh pengembang minimal tipe 36.
Jika kondisi ini terus terjadi, banyak pengembang khususnya anggota REI kena dampak dan terancam gulung tikar. "Kondisi saat ini saja, membuat ribuan sampai jutaan pekerja bangunan nganggur," ujarnya.
Setyo mengaku, hampir 60% dari total 3.000 anggota REI terpukul akibat FLPP distop. "Pasalnya 60% anggota REI membangun rumah untuk MBR, FLPP distop mengancam bisnis mereka," ungkap Setyo.
"Pada, intinya REI tidak mempermasalahkan bunga 5% atau 6% (seperti yang diinginkan Kemenpera), konsumen juga pada dasarnya tidak mempermasalahkan, namun yang jadi masalah konsumen adalah uang muka (DP), dengan FLPP DP kredit rumah jadi lebih ringan," tandasnya.
Seperti diketahui BTN selaku bank penyalur FLPP yang sebelumnya sangat dominan memberikan KPR subsidi FLPP belum juga sepakat dengan pemerintah untuk bunga kredit FLPP tahun 2012 ini. BTN masih berkeinginan menawarkan bunga sekitar 8% sementara pemerintah meminta 5%-7%. Dampaknya skema KPR FLPP dua bulan terakhir ini berhenti sementara.
(spr/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
