Marzuki Alie: Pertamina Tak Ada Usaha Dapat BBM Murah
Kamis, 09/02/2012 16:05 WIB
Jakarta - Ketua DPR RI Marzuki Alie menyentil PT Pertamina (Persero) yang dianggapnya tidak melakukan upaya keras untuk mendapatkan BBM dengan harga murah.
"Pertamina tidak ada usaha dapat minyak murah, tidak ada usaha, ada pembiaran," ujarnya dalam Diskusi ILUNI UI bertajuk "Mengkaji Alternatif Kebijakan BBM: Tambah Subsidi, Pembatasan atau Kenaikan Harga", UI Salemba, Jakarta, Kamis (9/2/2012).
Hal senada juga disampaikan Mantan Kepala Ban Pengatur Hilir (BPH Migas) Tubagus Haryono. Dia mengungkapkan adanya mafia impor minyak di perusahaan plat merah tersebut yang menyebabkan Pertamina doyan impor BBM.
"Kita harus bahas mafia impor minyak, kenapa Pertamina lebih suka impor minyak dibandingkan bikin kilang sendiri," ungkapnya.
Direktur Centre for Indonesian Mining and Resources Law Ryad Areshman Chairil menyebutkan Pertamina melakukan ekspor minyak sebanyak
900 ribu barel per day karena tidak cocoknya dengan kilang Pertamina, sementara mengimpor 1,4 juta barel per day impor minyak yang cocok dengan kilangnya.
"Itu untungnya bisa US$ 3-5 dulu," ungkapnya.
Sebelumnya pihak Pertamina menyatakan berhasil melakukan efisiensi impor bensin jenis premium dan solar senilai US$ 283 juta atau Rp 2,6 triliun sepanjang 2011.
Nilai penghematan tersebut dilakukan karena perusahaan berhasil memperkirakan harga secara baik sehingga realisasi harga pembelian berada di bawah harga pasar. Pertamina melakukan pembelian secara kontrak pada periode 2 bulan sebelum pengiriman.
"Dengan kondisi fluktuasi harga saat ini sebenarnya upaya memprediksi harga secara tepat pada saat pengiriman memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Akan tetapi Pertamina berhasil melakukan hal itu sehingga terjadi efisiensi senilai US$ 283 juta yang artinya Pertamina bisa membeli premium dan solar di bawah harga pasar," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun.
(nia/dnl)
"Pertamina tidak ada usaha dapat minyak murah, tidak ada usaha, ada pembiaran," ujarnya dalam Diskusi ILUNI UI bertajuk "Mengkaji Alternatif Kebijakan BBM: Tambah Subsidi, Pembatasan atau Kenaikan Harga", UI Salemba, Jakarta, Kamis (9/2/2012).
Hal senada juga disampaikan Mantan Kepala Ban Pengatur Hilir (BPH Migas) Tubagus Haryono. Dia mengungkapkan adanya mafia impor minyak di perusahaan plat merah tersebut yang menyebabkan Pertamina doyan impor BBM.
"Kita harus bahas mafia impor minyak, kenapa Pertamina lebih suka impor minyak dibandingkan bikin kilang sendiri," ungkapnya.
Direktur Centre for Indonesian Mining and Resources Law Ryad Areshman Chairil menyebutkan Pertamina melakukan ekspor minyak sebanyak
900 ribu barel per day karena tidak cocoknya dengan kilang Pertamina, sementara mengimpor 1,4 juta barel per day impor minyak yang cocok dengan kilangnya.
"Itu untungnya bisa US$ 3-5 dulu," ungkapnya.
Sebelumnya pihak Pertamina menyatakan berhasil melakukan efisiensi impor bensin jenis premium dan solar senilai US$ 283 juta atau Rp 2,6 triliun sepanjang 2011.
Nilai penghematan tersebut dilakukan karena perusahaan berhasil memperkirakan harga secara baik sehingga realisasi harga pembelian berada di bawah harga pasar. Pertamina melakukan pembelian secara kontrak pada periode 2 bulan sebelum pengiriman.
"Dengan kondisi fluktuasi harga saat ini sebenarnya upaya memprediksi harga secara tepat pada saat pengiriman memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi. Akan tetapi Pertamina berhasil melakukan hal itu sehingga terjadi efisiensi senilai US$ 283 juta yang artinya Pertamina bisa membeli premium dan solar di bawah harga pasar," kata Vice President Corporate Communication Pertamina Mochamad Harun.
(nia/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
