Lautandhana Securindo: Bursa Tunggu Perkembangan Yunani
Jumat, 10/02/2012 09:15 WIB
Jakarta - Perdagangan IHSG kemarin cukup berlangsung fluktuatif yang akhirnya ditutup melemah terbatas sebesar 0,2% di level 3.978,99 tertahan oleh aksi selective buy investor pada saham sektor perkebunan, consumer, industri dasar, property dan infrastruktur jelang akhir sesi sore. Rapat Dewan Gubernur BI memutuskan untuk menurunkan BI Rate sebesar 25 bps menjadi 5,75% seiring dengan masih rendahnya angka inflasi merupakan sentiment positif atas selective buy yang terjadi. Aksi profit taking juga masih marak terjadi terutama pada saham sektor aneka industri dan perbankan. Sementara itu, asing masih catat transaksi net sell sebesar Rp 420 miliar. Saham-saham top gainers diantaranya GGRM naik Rp 750, KKGI naik Rp 450, ADMF naik Rp 350 dan AALI naik Rp 300; sedangkan saham-saham top losers antara lain ASII turun Rp 1.900, PTRO turun Rp 500, LMSH turun Rp 475 dan UNTR turun Rp 300.
Bursa Eropa semalam ditutup menguat rata-rata sebesar 0,4% seiring dengan harapan positif dari proses restrukturisasi utang Yunani. Para pemimpin politik Yunani telah menyepakati syarat-syarat pengetatan biaya anggaran yang diajukan oleh Uni Eropa dan IMF dalam perjanjian Troika. Sementara itu, bursa Wall Street semalam cenderung ditutup stagnan akibat perhatian investor terhadap perkembangan proses bailout Yunani dibandingkan dengan beberapa indikator berita ekonomi yang cukup positif di awal tahun ini.
Bursa Asia juga tengah menunggu perkembangan Yunani dimana pagi ini bursa Asia dibuka melemah tipis. Indeks Nikkei -0,3%; KOSPI -0,4% dan STI +0,3%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak sideways dengan kisaran trading di level 3.954-4.007. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.
(ang/ang)
Bursa Eropa semalam ditutup menguat rata-rata sebesar 0,4% seiring dengan harapan positif dari proses restrukturisasi utang Yunani. Para pemimpin politik Yunani telah menyepakati syarat-syarat pengetatan biaya anggaran yang diajukan oleh Uni Eropa dan IMF dalam perjanjian Troika. Sementara itu, bursa Wall Street semalam cenderung ditutup stagnan akibat perhatian investor terhadap perkembangan proses bailout Yunani dibandingkan dengan beberapa indikator berita ekonomi yang cukup positif di awal tahun ini.
Bursa Asia juga tengah menunggu perkembangan Yunani dimana pagi ini bursa Asia dibuka melemah tipis. Indeks Nikkei -0,3%; KOSPI -0,4% dan STI +0,3%. Untuk IHSG hari ini kami perkirakan bergerak sideways dengan kisaran trading di level 3.954-4.007. Saham pilihan kami antara lain: UNTR, ADRO, ITMG, SMGR, INTP, JSMR, UNVR, BBRI, BMRI dan BBNI.
(ang/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
