detikfinance

Phillip Securities: IHSG Masih Bergerak Sideways

Phillip Securites Indonesia - detikfinance
Jumat, 10/02/2012 09:49 WIB
Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah tipis sebesar 9.711 poin atau 0.24% menjadi 3,978.988 pada perdagangan hari Kamis (09/02). Empat sektor ditutup negatif, dimana penurunan terbanyak terjadi di sektor aneka industri yang turun 2.10%, diikuti oleh sektor keuangan turun 0.85% dan sektor perdagangan dan jasa turun 0.64%. Sektor-sektor yang menahan turunnya IHSG lebih lanjut dengan mengkontribusi positif antara lain sektor agrikultur yang naik 1.56%, sektor barang konsumen naik 1.22% dan sektor properti dan konstruksi naik 0.56%. Indeks saham-saham blue-chip Indonesia, LQ 45, juga ditutup melemah tipis sebesar 2.474 poin atau 0.35% menjadi 694.471. Sebagian indeks-indeks saham di Asia ditutup turun pada hari Kamis, setelah data inflasi China naik secara tak terduga dan seiring berlanjutnya ketidakpastian mengenai kesepakatan syarat dana talangan bagi Yunani. Tingkat inflasi di China naik menjadi 4.5% di bulan Januari. Hal tersebut memupuskan harapan para pelaku pa sar yang sebelumnya melihat kemungkinan bank sentral negara tersebut akan kembali melakukan pelonggaran moneter. Selain itu, investor juga kembali berhati-hati karena alotnya pembicaraan antara pemerintah Yunani dan para pemimpin partai politk di negara tersebut mengenai rancangan penghematan anggaran negara. Sebanyak 128 emiten di IHSG turun, 90 saham naik, dan sisanya 92 saham tidak berubah. Transaksi di pasar reguler tercatat sebanyak 3.134 miliar lembar saham senilai Rp 4.775 triliun. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 419.539 miliar. Saham-saham yang termasuk jajaran top losers hari Kamis antara lain ASII (-2.54%), PTRO (-1.31%), LMSH (-9.50%), GDYR (-2.44%) dan UNTR (-1.02%). Sementara saham-saham yang termasuk jajaran top gainers antara lain GGRM (+1.34%), KKGI (+6.38%), ADMF (+2.89%), AALI (+1.34%) dan ICBP (+4.67%).

Bursa-bursa saham AS berakhir dengan kenaikan cukup tinggi hari Kamis, setelah laporan bahwa berita ekonomi Yunani telah banyak menghasilkan berita positif ketimbang negatif, pemerintah Yunani mencapai titik temu dalam pemberian pinjaman baru oleh kreditor dengan nilai 130 miliar euro. Dow Jones Industrial Average berakhir dengan kenaikan 5.75 poin ke 12,890.46. Indeks S&P 500 naik 6.51 poin atau 0.1% menjadi 1,351.95 dimotori oleh sektor teknologi, dan dibatasi oleh sektor kesehatan dalam 10 kelompok industry S&P 500. Indeks Nasdaq Composite naik 11.37 poin atau 0.4%, menjadi 2,927.23.

Kami masih memprediksikan IHSG bergerak dalam trend sideways-nya hari ini. Selain pergerakkan bursa US yang cenderung tipis, bursa regional juga bergerak mixed. Sentimen luar belum kuat sedangkan kenaikan BI rate kemarin ternyata tidak berpengaruh banyak terhadap IHSG. Kami perkirakan level support dan resistance IHSG hari ini akan berada di 3,930 dan 4,020.

Technical Pick:
BMRI (6,300) – SELL
MNCN (1,480) – SELL
AALI (22,700) – BUY
ICBP (5,600) – BUY



(ang/ang)

Share:

Komentar (0 Komentar)


    Klik disini untuk berkomentar menggunakan account anda :

    Facebook Login Twitter Login detikID Login
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
      Wawancara Khusus MS Hidayat
      Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
      Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
    • Gb Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
      Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
      Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
    • Gb Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
      Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
      Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?