DPR Tolak Kenaikan Tarif Listrik Kalau BBM Ikut Naik
Jumat, 10/02/2012 12:20 WIB
Jakarta - Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) akan tegas menolak kebijakan pemerintah menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) 10% pada 1 April 2012, apabila pemerintah memberlakukan kenaikan harga BBM subsidi.
Anggota Komisi VII Satya W. Yudha mengatakan pemerintah harus hati-hati dalam menjalankan amanat APBN 2012. Pasalnya, dalam usulan pemerintah yang disetujui DPR dalam APBN 2012, akan ada kenaikan TDL 10%, yang diikuti pengurangan subsidi ke PLN.
"Kita menyetujui kenaikan TDL 10% pada 1 April 2012, hal ini juga diikuti dengan dikuranginya subsidi ke PLN, yang awalnya Rp 66 triliun menjadi Rp 44 triliun," ujar Satya kepada detikFinance, Jumat (10/2/2012).
Namun, kenaikan TDL 10% tersebut menurut Satya akan terganjal atau bakal mendapat penolakan khususnya anggota Komisi VII, jika pemerintah memilih kenaikan BBM.
"Di sini letak kesulitannya, dalam APBN 2012 tidak ada amanat kenaikan BBM yang ada pengendalian. Tetapi saat ini terkesan pemerintah memilih kenaikan BBM. Mana mungkin kami (DPR) dan rakyat akan menerima dua kenaikan beban pokok belanja bersamaan," ujar Satya.
Apalagi subyek (kenaikan TDL 10%) harus persetujuan DPR. "Kami akan menyetujui kenaikan TDL yang sudah disepakati antara pemerintah dengan DPR (APBN 2012) dengan catatan tidak ada kenaikan BBM, tapi kalau ternyata BBM naik secara pribadi-pun saya tegas menolak kenaikan TDL April nanti," tandas Satya.
(dnl/dnl)
Anggota Komisi VII Satya W. Yudha mengatakan pemerintah harus hati-hati dalam menjalankan amanat APBN 2012. Pasalnya, dalam usulan pemerintah yang disetujui DPR dalam APBN 2012, akan ada kenaikan TDL 10%, yang diikuti pengurangan subsidi ke PLN.
"Kita menyetujui kenaikan TDL 10% pada 1 April 2012, hal ini juga diikuti dengan dikuranginya subsidi ke PLN, yang awalnya Rp 66 triliun menjadi Rp 44 triliun," ujar Satya kepada detikFinance, Jumat (10/2/2012).
Namun, kenaikan TDL 10% tersebut menurut Satya akan terganjal atau bakal mendapat penolakan khususnya anggota Komisi VII, jika pemerintah memilih kenaikan BBM.
"Di sini letak kesulitannya, dalam APBN 2012 tidak ada amanat kenaikan BBM yang ada pengendalian. Tetapi saat ini terkesan pemerintah memilih kenaikan BBM. Mana mungkin kami (DPR) dan rakyat akan menerima dua kenaikan beban pokok belanja bersamaan," ujar Satya.
Apalagi subyek (kenaikan TDL 10%) harus persetujuan DPR. "Kami akan menyetujui kenaikan TDL yang sudah disepakati antara pemerintah dengan DPR (APBN 2012) dengan catatan tidak ada kenaikan BBM, tapi kalau ternyata BBM naik secara pribadi-pun saya tegas menolak kenaikan TDL April nanti," tandas Satya.
(dnl/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
