Garap Minyak RI, AS Gelontorkan Rp 225 Triliun
Jumat, 10/02/2012 17:50 WIB
Foto: Reuters
Jakarta - Delegasi bisnis dari Amerika Serikat (AS) menjanjikan akan adanya investasi baru di sektor perminyakan dan gas di Indonesia senilai US$ 25 miliar atau Rp 225 triliun.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (10/2/2012).
"Industri minyak dan gas akan berusaha meningkatkan investasi di Indonesia dimulai dengan lebih giat melakukan eksplorasi dan malah akan mempersiapkan total investasi sampai US$ 25 miliar dalam waktu beberapa tahun ke depan," jelasnya.
Agus Marto memang baru bertemu dengan delegasi bisnis dari AS dalam rangka membicarakan rencana investasi pengusaha asal AS di banyak sektor seperti perfilman, kimia, dan industri lainnya.
"Industri perfilman juga akan terus meningkatkan bisnisnya di Indonesia kemudian industri kimia, industri beragam yang lain," ujar Agus Marto.
Menurut Agus Marto, saat ini pihaknya tengah membicarakan masalah kebijakan perpajakan dan fiskal lainnya untuk memfasilitasi investasi dari investor luar.
"Mereka menyambut gembira ada beberapa permasalahan pajak yang bisa diselesaikan dan mereka menyambut baik sistem komunikasi yang selama ini berjalan dan tentu kami perhatikan untuk tingkatkan lagi," pungkasnya.
(nia/dnl)
Hal ini disampaikan oleh Menteri Keuangan Agus Martowardojo di kantornya, Jalan Wahidin Raya, Jakarta, Jumat (10/2/2012).
"Industri minyak dan gas akan berusaha meningkatkan investasi di Indonesia dimulai dengan lebih giat melakukan eksplorasi dan malah akan mempersiapkan total investasi sampai US$ 25 miliar dalam waktu beberapa tahun ke depan," jelasnya.
Agus Marto memang baru bertemu dengan delegasi bisnis dari AS dalam rangka membicarakan rencana investasi pengusaha asal AS di banyak sektor seperti perfilman, kimia, dan industri lainnya.
"Industri perfilman juga akan terus meningkatkan bisnisnya di Indonesia kemudian industri kimia, industri beragam yang lain," ujar Agus Marto.
Menurut Agus Marto, saat ini pihaknya tengah membicarakan masalah kebijakan perpajakan dan fiskal lainnya untuk memfasilitasi investasi dari investor luar.
"Mereka menyambut gembira ada beberapa permasalahan pajak yang bisa diselesaikan dan mereka menyambut baik sistem komunikasi yang selama ini berjalan dan tentu kami perhatikan untuk tingkatkan lagi," pungkasnya.
(nia/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
