Dahlan Iskan Minta BUMN Perkebunan Borong Lahan Malaysia
Senin, 13/02/2012 17:28 WIB
Ilustrasi Foto: dok detikFinance
Jakarta - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan berharap induk usaha alias holding company BUMN perkebunan bisa ekspansi sampai ke Malaysia.
Selama ini, banyak perusahaan perkebunan Malaysia yang membeli lahan di tanah air. Nantinya, Dahlan berharap, holding BUMN perkebunan bisa memborong lahan di negeri jiran tersebut.
"Kalau (holding company) perkebunan kita sudah terbentuk, apa salahnya kita gantian beli perkebunan Malaysia? Kalau BUMN bersatu dan bisa memupuk laba sampai Rp 10 triliun, apa beratnya beli perkebunan di Malaysia? Eranya sudah berubah," kata Dahlan.
Dahlan mengemukakan pandangannya tersebut ketika ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (13/2/2012).
Dahlan ingin memanfaatkan situasi ekonomi Indonesia saat ini yang sedang berkembang pesat di Asia. Sehingga, induk usaha perkebunan tersebut bisa mengekor perkembangan ekonomi Indonesia.
Mantan Direktur Utama PLN ini menginginkan induk usaha perkebunan itu efektif 1 Maret 2012. Dengan demikian, perusahaan induk itu bisa meraup laba Rp 5,3 triliun di akhir tahun 2012, lebih tinggi dari laba akumulasi seluruh BUMN perkebunan di 2011 sebesar Rp 3,6 triliun.
"Tapi itu asumsi kalau holding efektif 1 Maret. Skemanya PTPN (PT Perkebunan Nusantara) III jadi holding (induk), ada direksi holding terus PTPN lain eksis seperti biasa. Tetapi lebih terkoordinasi oleh holding, pemasaran di-holding," ujarnya.
Saat ini, terdapat 15 BUMN perkebunan, yaitu PTPN I-XIV ditambah satu PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Seluruh BUMN perkebunan ini akan mengerucut ke dalam satu induk usaha.
(ang/hen)
Selama ini, banyak perusahaan perkebunan Malaysia yang membeli lahan di tanah air. Nantinya, Dahlan berharap, holding BUMN perkebunan bisa memborong lahan di negeri jiran tersebut.
"Kalau (holding company) perkebunan kita sudah terbentuk, apa salahnya kita gantian beli perkebunan Malaysia? Kalau BUMN bersatu dan bisa memupuk laba sampai Rp 10 triliun, apa beratnya beli perkebunan di Malaysia? Eranya sudah berubah," kata Dahlan.
Dahlan mengemukakan pandangannya tersebut ketika ditemui di kantornya, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin (13/2/2012).
Dahlan ingin memanfaatkan situasi ekonomi Indonesia saat ini yang sedang berkembang pesat di Asia. Sehingga, induk usaha perkebunan tersebut bisa mengekor perkembangan ekonomi Indonesia.
Mantan Direktur Utama PLN ini menginginkan induk usaha perkebunan itu efektif 1 Maret 2012. Dengan demikian, perusahaan induk itu bisa meraup laba Rp 5,3 triliun di akhir tahun 2012, lebih tinggi dari laba akumulasi seluruh BUMN perkebunan di 2011 sebesar Rp 3,6 triliun.
"Tapi itu asumsi kalau holding efektif 1 Maret. Skemanya PTPN (PT Perkebunan Nusantara) III jadi holding (induk), ada direksi holding terus PTPN lain eksis seperti biasa. Tetapi lebih terkoordinasi oleh holding, pemasaran di-holding," ujarnya.
Saat ini, terdapat 15 BUMN perkebunan, yaitu PTPN I-XIV ditambah satu PT Rajawali Nusantara Indonesia (RNI). Seluruh BUMN perkebunan ini akan mengerucut ke dalam satu induk usaha.
(ang/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:24 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










