Laba Qantas Anjlok, 500 Karyawan Terancam PHK
Kamis, 16/02/2012 15:32 WIB
Jakarta - Maskapai asal Australia Qantas berencana untuk melakukan PHK terhadap 500 karyawannya. Ini dilakukan untuk menekan biaya dan sebagai akibat dari rencananya penutupan dia rute internasional.
Manajemen Qantas memutuskan untuk menutup dua rute internasional karena labanya anjlok 83% di semester II-2012 menjadi AUD 42 juta (US$ 44,8 juta), dibandingkan semster II-2010 yang sebesar AUD 241 juta.
Presiden Direktur Qantas Alan Joyce mengatakan, maskapai ini akan fokus kepada penerbangan internasional ke wilayah Asia. Menurutnya pengurangan tenaga kerja dan penutupan rute jadi opsi satu-satunya yang bisa dilakukan.
"Kami menghadapi kondisi buruk tahun lalu, karena itu kami harus segera bertindak," kata Alan seperti dikutip dari AFP, Kamis (16/2/2012).
Biaya bahan bakar pesawat yang ditanggung oleh Qantas pada semester II-2011 lalu mencapai AUD 444 juta. Karena penurunan laba yang drastis ini, Qantas bakal memangkas belanja modalnya sebesar AUD 200 juta menjadi AUD 2,3 miliar di 2012.
"Kami memperkirakan akan ada 500 posisi yang terkena dampak dari perubahan yang akan kita lakukan," kata Joyce.
(dnl/ang)
Manajemen Qantas memutuskan untuk menutup dua rute internasional karena labanya anjlok 83% di semester II-2012 menjadi AUD 42 juta (US$ 44,8 juta), dibandingkan semster II-2010 yang sebesar AUD 241 juta.
Presiden Direktur Qantas Alan Joyce mengatakan, maskapai ini akan fokus kepada penerbangan internasional ke wilayah Asia. Menurutnya pengurangan tenaga kerja dan penutupan rute jadi opsi satu-satunya yang bisa dilakukan.
"Kami menghadapi kondisi buruk tahun lalu, karena itu kami harus segera bertindak," kata Alan seperti dikutip dari AFP, Kamis (16/2/2012).
Biaya bahan bakar pesawat yang ditanggung oleh Qantas pada semester II-2011 lalu mencapai AUD 444 juta. Karena penurunan laba yang drastis ini, Qantas bakal memangkas belanja modalnya sebesar AUD 200 juta menjadi AUD 2,3 miliar di 2012.
"Kami memperkirakan akan ada 500 posisi yang terkena dampak dari perubahan yang akan kita lakukan," kata Joyce.
(dnl/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
