Kepri Bersyukur Menangkan Gugatan MA Soal Pulau Berhala

Chaidir Anwar Tanjung - detikfinance
Kamis, 16/02/2012 17:54 WIB
Halaman 2 dari 2
"Kalau sebelumnya ada masyarakat Jambi bermukim di sana, itu hanya orang-orang yang sengaja didatangkan Pemerintah Provinsi Jambi. Sekalipun Pulau Berhala sudah diputuskan masuk wilayah Kepri, kita tidak akan melarang masyarakat Jambi untuk berkunjung ke sana. Kita tetap terbuka untuk siapa saja, dan malah terbuka juga untuk wisatawan asing," kata papar MIsbardi.

Sebagaimana diketahui, Pulau Berhala diperebutkan Pemprov Kepri dengan Jambi. Dalam amar putusannya, MA menerima permohonan yang diajukan Pemprov Kepri dan otomatis membatalkan Keputusan Menteri Dalam Negeri (Kemendagri) yang memasukkan Pulau Berhala ke dalam Provinsi Jambi.

Putusan bernomor 49 P/HUM/2011 diajukan ke MA pada 19 Desember 2011. Permohonan yang diajukan oleh Gubernur Kepri, M. Sani meminta Permendagri No 44/2011 tertanggal 27 September yang diundangkan 7 Oktober 2011 untuk dihapus. Dalam Permendagri tersebut menetapkan Pulau Berhala masuk wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi.

Sengketa Pulau Berhala ini berlangsung sejak 1982 silam. Sebelum Kepri menjadi provinsi tersendiri, pulau tersebut dipertahankan Provinsi Riau. Namun usai pemekaran provinsi, Pulau Berhala menjadi sengketa.






Halaman 12
(cha/try)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut