detikfinance

Kasus Korupsi di Parpol Bikin Pemilih 'Lari'

Nograhany Widhi K - detikfinance
Minggu, 19/02/2012 16:21 WIB
Halaman 1 dari 3
Jakarta -Survei nasional Lembaga Survei Indonesia (LSI) menunjukkan 'partai' massa mengambang alias belum tahu akan memilih partai apa, menduduki peringkat tertinggi. Apa sebabnya?

Salah satunya adalah banyaknya kasus korupsi yang menjerat kader parpol.

Hasil survei nasional Lembaga Survei Indonesia (LSI) pada 1-12 Februari 2012 dengan pengambilan responden multistage random sampling dari 33 provinsi ini menjaring 2.050 orang. Margin error +/- 2,2 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Dengan metode wawancara tatap muka, pada pertanyaan bila Pileg anggota DPR dilakukan pada Februari 2012, dari 38 pilihan partai dan lainnya (merujuk jumlah parpol pada Pileg 2009), maka hasilnya menurut prosentase adalah:

1. Golkar 15,5 persen
2. PD 13,7 persen
3. PDIP 13,6 persen
4. Gerindra 4,9 persen
5. PPP 4,9 persen
6. PKB 4,6 persen
7. PAN 4,1 persen
8. PKS 3,7 persen
9. Hanura 1,2 persen
10. Lainnya 5,1
11. Belum tahu 28,9 persen

Menurut peneliti Burhanudin Muhtadi, suara PD turun paling signifikan, dari Pemilu 2009 dari 21 persen menjadi 13,7 persen. Suara PD itu disinyalir lari ke 'Belum tahu'. Karena suara parpol lain masih dalam kisaran margin of error +/- 2,2 persen dari suara Pemilu 2009 lalu.

Nah, dari 2.050 responden yang menghasilkan prosentase pilihan parpol di atas itu kemudian ditanya kembali, apakah dia memilih dengan mantap, memilih namun belum mantap atau belum memilih.Next

Halaman 123
(nwk/gun)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut