Ditjen Pajak Butuh Banyak Pegawai Baru
Minggu, 19/02/2012 17:04 WIB
Jakarta - Direktorat Jenderal Pajak (Ditjen Pajak) mengharapkan rencana perekrutan 2.000 pegawai Kementerian Keuangan bisa ditempatkan pada bagian perpajakan. Pasalnya Ditjen Pajak masih butuh beberapa pegawai.
Direktur Penyuluhan Pelayanan Hubungan Masyarakat Direktoran Jenderal Pajak Dedi Rudaedi mengakui saat ini Ditjen Pajak masih kekurangan pegawai, terutama pada beberapa posisi tertentu.
"Ditjen Pajak masih sangat kekurangan untuk pemeriksa, account representative (AR), juru sita serta tenaga pendukung seperti tenaga penyuluh," ujarnya kepada detikFinance, Minggu (19/2/2012).
Untuk itu, lanjut Dedi, dengan adanya rencana Kemenkeu untuk merekrut sekitar 2.000 pegawai baru, pihaknya berharap mendapatkan porsi besar untuk dapat menerima pegawai baru.
"Kami berharap dapat alokasi yang besar," jelasnya.
Sayangnya, Dedi menyatakan untuk penerimaan pegawai baru ini bukanlah kewenangan pihaknya melainkan Kemenkau untuk keseluruhan direktorat.
"Kewenangan recruitment adalah di Kemenkeu, DJP hanya sebagai 'user'," pungkasnya.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menerima pegawai negeri sipil (PNS) baru sekitar 2.000 orang untuk tahun 2012 ini. Penerimaan PNS baru ini karena beberapa alasan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan kementeriannya membuka penerimaan pegawai baru guna mengisi kekosongan posisi akibat banyaknya yang pensiun. Namun, jumlah penerimaan tersebut tidak boleh melebihi jumlah pegawai yang pensiun atau 0% pertumbuhan.
Artinya penambahan PNS baru ini maksimal hanya mencapai jumlah pegawai Kemenkeu sebelum adanya PNS yang pensiun. Hal ini karena adanya ketentuan moratorium penerimaan PNS yang masih berlaku sampai 31 Desember 2012.
(nia/dru)
Direktur Penyuluhan Pelayanan Hubungan Masyarakat Direktoran Jenderal Pajak Dedi Rudaedi mengakui saat ini Ditjen Pajak masih kekurangan pegawai, terutama pada beberapa posisi tertentu.
"Ditjen Pajak masih sangat kekurangan untuk pemeriksa, account representative (AR), juru sita serta tenaga pendukung seperti tenaga penyuluh," ujarnya kepada detikFinance, Minggu (19/2/2012).
Untuk itu, lanjut Dedi, dengan adanya rencana Kemenkeu untuk merekrut sekitar 2.000 pegawai baru, pihaknya berharap mendapatkan porsi besar untuk dapat menerima pegawai baru.
"Kami berharap dapat alokasi yang besar," jelasnya.
Sayangnya, Dedi menyatakan untuk penerimaan pegawai baru ini bukanlah kewenangan pihaknya melainkan Kemenkau untuk keseluruhan direktorat.
"Kewenangan recruitment adalah di Kemenkeu, DJP hanya sebagai 'user'," pungkasnya.
Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan menerima pegawai negeri sipil (PNS) baru sekitar 2.000 orang untuk tahun 2012 ini. Penerimaan PNS baru ini karena beberapa alasan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Keuangan Kiagus Ahmad Badaruddin mengatakan kementeriannya membuka penerimaan pegawai baru guna mengisi kekosongan posisi akibat banyaknya yang pensiun. Namun, jumlah penerimaan tersebut tidak boleh melebihi jumlah pegawai yang pensiun atau 0% pertumbuhan.
Artinya penambahan PNS baru ini maksimal hanya mencapai jumlah pegawai Kemenkeu sebelum adanya PNS yang pensiun. Hal ini karena adanya ketentuan moratorium penerimaan PNS yang masih berlaku sampai 31 Desember 2012.
(nia/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 18/05/2013 17:35 WIB
Harga BBM Belum Naik, Harga Asbes, Cat, dan Pipa Sudah Naik
-
Sabtu, 18/05/2013 16:04 WIB
Gita Wirjawan: Jangan Sampai 20 Tahun Lagi Kita Masih Beli HP China
-
Sabtu, 18/05/2013 15:31 WIB
Hatta Rajasa Jamin 'Balsem' Rp 150 Ribu/Bulan Tidak Akan Salah Sasaran
-
Sabtu, 18/05/2013 15:16 WIB
Hatta: Minggu Depan Presiden Akan Lantik Menkeu Baru
-
Sabtu, 18/05/2013 15:06 WIB
Bunga Kredit di RI 10% Sementara Malaysia Hanya 2%, Pengusaha Sulit Bersaing
-
Sabtu, 18/05/2013 17:30 WIB
Harga BBM Belum Naik, Harga Asbes, Cat, dan Pipa Sudah Naik
-
Sabtu, 18/05/2013 15:55 WIB
Gita Wirjawan: Jangan Sampai 20 Tahun Lagi Kita Masih Beli HP China
-
Sabtu, 18/05/2013 15:27 WIB
Hatta Rajasa Jamin 'Balsem' Rp 150 Ribu/Bulan Tidak Akan Salah Sasaran
-
Sabtu, 18/05/2013 14:33 WIB
Gita Wirjawan: Mahasiswa Korea Masuk Harvard 700 Orang, RI Hanya 5 Orang
-
Sabtu, 18/05/2013 15:02 WIB
Bunga Kredit di RI 10% Sementara Malaysia Hanya 2%, Pengusaha Sulit Bersaing
-
68 Komentar
-
65 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 18/05/2013 11:27 WIB
Pagi-pagi, Gita Wirjawan Beri Kuliah Mahasiswa dan Alumni IPB di Hotel Hyatt
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di pagi in imemberi kuliah umum kepada mahasiswa dan alumni program pasca sarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:44 WIB WIB
Cerita Gita Wirjawan Temui Hillary Clinton Karena Sawit RI Ditolak AS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








