Wuih! Kurang dari 2 Bulan Ekspor Rotan Olahan Capai US$ 27 Juta
Selasa, 21/02/2012 13:18 WIB
Mamuju - Kebijakan larangan ekspor bahan mentah rotan diklaim berhasil meningkatkan nilai ekspor rotan olahan sangat signifikan. Selama kurang dari 2 bulan, nilai ekspor rotan olahan sudah tembus US$ 27 juta (Rp 243 miliar) atau 84% dari nilai ekspor rotan mentah selama setahun.
"Dalam 1 bulan 19 hari kita larang ekpor bahan baku mentah rotan, ternyata menghasilkan nilai ekspor rotan jadi senilai US$ 27 juta," ujar Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, di acara Kunjungan Kerja dan Tatap Muka dengan Pemerintah dan Masyarakat Provinsi Sulawesi Barat di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (21/2/2012).
Gita memaparkan nilai ekspor olahan mentah kurang dari 2 bulan hampir sebanding dengan nilai ekspor rotan mentah selama 12 bulan di 2011 yang mencapai US$ 32 juta.
"Jadi 1 bulan 19 hari kita bisa menghasilkan US$ 27 juta dari ekspor rotan jadi, sementara tahun lalu selama 12 bulan kita ekspor rotan mentah hanya menghasilkan US$ 32 juta," ungkap Gita.
Capaian ini semakin memastikan langkah dirinya memutuskan untuk melarang ekpor bahan baku mentah rotan sudah tepat. "Bukan saya anti ekspor, namun kalau nilainya jauh lebih tinggi jika kita mengekspor rotan jadi dari pada rotan mentah, kenapa tidak kita larang ekspor bahan mentahnya," ujar Gita.
Gita tidak ingin sebagai negara yang memasok bahan baku rotan dunia sebesar 85% saja, namun Indonesia tak mampu bersaing menjadi negara pengekspor produk rotan jadi di dunia.
"Untuk itu bagaimana kita bisa mengubah desain-desain produk rotan sesuai permintaan dunia, dimana saat ini desain produk rotan dunia sudah berubah sementara kita tetap pada buat produk rotan dengan desain yang lama," jelas Gita.
Menurutnya ada 4 alasan ia melarang suatu bahan untuk diekspor. "Pertama, penyerapan bahan baku bisa dilakukan di daerah-daerah Indonesia bukan negara lain, kedua, pembangunan sentra produksi didekat daerah penghasil bukan di negara lain, ketiga, kepekaan pengrajin kita bisa mengikuti perkembangan permintaan desain produk, dan terakhir, bagaimana produksi bahan baku tersebut dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan, sehingga bisa terus diproduksi," tandas Kepala BKPM ini.
Seperti diketahui Menteri Perdagangan Gita Wirjawan telah menerbitkan beberapa kebijakan terkait pengaturan mengenai ketentuan ekspor rotan dan produk rotan, yang berlaku 1 Januari 2012 yaitu:
(hen/hen)
"Dalam 1 bulan 19 hari kita larang ekpor bahan baku mentah rotan, ternyata menghasilkan nilai ekspor rotan jadi senilai US$ 27 juta," ujar Menteri Perdagangan Gita Wirjawan, di acara Kunjungan Kerja dan Tatap Muka dengan Pemerintah dan Masyarakat Provinsi Sulawesi Barat di Kantor Gubernur Sulbar, Selasa (21/2/2012).
Gita memaparkan nilai ekspor olahan mentah kurang dari 2 bulan hampir sebanding dengan nilai ekspor rotan mentah selama 12 bulan di 2011 yang mencapai US$ 32 juta.
"Jadi 1 bulan 19 hari kita bisa menghasilkan US$ 27 juta dari ekspor rotan jadi, sementara tahun lalu selama 12 bulan kita ekspor rotan mentah hanya menghasilkan US$ 32 juta," ungkap Gita.
Capaian ini semakin memastikan langkah dirinya memutuskan untuk melarang ekpor bahan baku mentah rotan sudah tepat. "Bukan saya anti ekspor, namun kalau nilainya jauh lebih tinggi jika kita mengekspor rotan jadi dari pada rotan mentah, kenapa tidak kita larang ekspor bahan mentahnya," ujar Gita.
Gita tidak ingin sebagai negara yang memasok bahan baku rotan dunia sebesar 85% saja, namun Indonesia tak mampu bersaing menjadi negara pengekspor produk rotan jadi di dunia.
"Untuk itu bagaimana kita bisa mengubah desain-desain produk rotan sesuai permintaan dunia, dimana saat ini desain produk rotan dunia sudah berubah sementara kita tetap pada buat produk rotan dengan desain yang lama," jelas Gita.
Menurutnya ada 4 alasan ia melarang suatu bahan untuk diekspor. "Pertama, penyerapan bahan baku bisa dilakukan di daerah-daerah Indonesia bukan negara lain, kedua, pembangunan sentra produksi didekat daerah penghasil bukan di negara lain, ketiga, kepekaan pengrajin kita bisa mengikuti perkembangan permintaan desain produk, dan terakhir, bagaimana produksi bahan baku tersebut dilakukan dengan cara yang ramah lingkungan, sehingga bisa terus diproduksi," tandas Kepala BKPM ini.
Seperti diketahui Menteri Perdagangan Gita Wirjawan telah menerbitkan beberapa kebijakan terkait pengaturan mengenai ketentuan ekspor rotan dan produk rotan, yang berlaku 1 Januari 2012 yaitu:
- Permendag Nomor 35/M-DAG/PER/11/2011 tentang Ketentuan Ekspor Rotan dan Produk Rotan
- Permendag Nomor 36/M-DAG/PER/11/2011 tentang Pengangkutan Rotan Antar Pulau
- Permendag Nomor 37/M-DAG/PER/11/2011 tentang Barang yang Disimpan di Gudang Dalam Penyelenggaraan Resi Gudang.
(hen/hen)
Baca Juga
- Pabrik Baja Krakatau-Posco Dapat Pasokan Listrik PLN
- Kena Banjir Thailand, Perusahaan Singapura Relokasi ke Banyuwangi
- Produsen Terigu Gugat Agus Marto di PTUN Soal Dumping Turki
- Jepang Ingkar Janji Soal Program Transfer Teknologi Industri
- MS Hidayat Boyong Desainer Italia ke Sentra Sepatu Cibaduyut & Sidoarjo
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
