Hotel Berbintang Dua, Tiga dan Empat Tumbuh Pesat
Selasa, 21/02/2012 14:02 WIB
Jakarta - Pertumbuhan hotel berbintang dua hingga empat saat ini melaju pesat mengimbangi permintaan pasar. Hotel berbintang segmen ini lebih banyak menyasar pasar turis domestik yang diperkirakan tumbuh 4 juta orang tahun ini.
Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu ketika ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (21/2/2012).
"Di pertumbuhan secara total jika kita bicara dengan pelaku industri pariwisata, seperti hotel, mereka melihat pertumbuhan yang tinggi dari domestic tourist, jadi banyak kita lihat ekspansi hotel-hotel. Kemarin membuka hotel juga yang lokal dan semuanya targetnya domestic tourism yang bintang 2,3,4 banyak pertumbuhan," paparnya.
Melihat tren ini, Mari menyatakan adanya pergeseran minat investor yang kini lebih tertarik dengan pembangunan hotel di pusat pariwisata untuk kelas menengah.Dengan demikian, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor pariwisata juga akan tumbuh.
"Itu sangat menguntungkan banyak daerah yang kecil-kecil karena mereka selalu mencari daerah baru dan itu juga dimana ada lokasi wisata, mereka juga bisa berkembang karena mereka yang sediakan suvenir dan mereka menyuplai bagi hotel-hotel. Ini tugas kita ke depan dimana pun UMKM berkembang, kualitasnya harus berkembang," pungkasnya.
Ia senang banyak masyarakat Indonesia yang perpanjang masa tugas keluar kota untuk jalan-jalan. Dia menilai hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan wisatawan domestik di tanah air.
"Angka dalam negeri menarik, wisatawan nusantara itu yang stay-nya paling lama, 8 hari lho stay-nya, itu biasanya karena menghadiri pelatihan atau seminar," ungkap Mari k
Selain itu, Mari menambahkan banyaknya perusahaan yang memberikan insentif kepada para pegawainya berupa paket perjalanan.
"Pokoknya seperti asuransi itu kan banyak sales forced, bank juga. Pokoknya yang banyak melakukan sales forced biasanya insentifnya jalan-jalan dan itu bisa ribuan orang. agent asuransi kan banyak, bank. semua punya program jalan-jalan atas keberhasilan dari timnya," jelasnya.
Mari menyatakan target penambahan wisatawan domestik pada tahun ini bisa mencapai 4 juta pada tahun ini."Untuk wisatawan nusantara 127 juta dibanding 123 juta tahun lalu," jelasnya.
(nia/hen)
Hal ini disampaikan oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Mari Elka Pangestu ketika ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (21/2/2012).
"Di pertumbuhan secara total jika kita bicara dengan pelaku industri pariwisata, seperti hotel, mereka melihat pertumbuhan yang tinggi dari domestic tourist, jadi banyak kita lihat ekspansi hotel-hotel. Kemarin membuka hotel juga yang lokal dan semuanya targetnya domestic tourism yang bintang 2,3,4 banyak pertumbuhan," paparnya.
Melihat tren ini, Mari menyatakan adanya pergeseran minat investor yang kini lebih tertarik dengan pembangunan hotel di pusat pariwisata untuk kelas menengah.Dengan demikian, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di sektor pariwisata juga akan tumbuh.
"Itu sangat menguntungkan banyak daerah yang kecil-kecil karena mereka selalu mencari daerah baru dan itu juga dimana ada lokasi wisata, mereka juga bisa berkembang karena mereka yang sediakan suvenir dan mereka menyuplai bagi hotel-hotel. Ini tugas kita ke depan dimana pun UMKM berkembang, kualitasnya harus berkembang," pungkasnya.
Ia senang banyak masyarakat Indonesia yang perpanjang masa tugas keluar kota untuk jalan-jalan. Dia menilai hal ini dapat meningkatkan pertumbuhan wisatawan domestik di tanah air.
"Angka dalam negeri menarik, wisatawan nusantara itu yang stay-nya paling lama, 8 hari lho stay-nya, itu biasanya karena menghadiri pelatihan atau seminar," ungkap Mari k
Selain itu, Mari menambahkan banyaknya perusahaan yang memberikan insentif kepada para pegawainya berupa paket perjalanan.
"Pokoknya seperti asuransi itu kan banyak sales forced, bank juga. Pokoknya yang banyak melakukan sales forced biasanya insentifnya jalan-jalan dan itu bisa ribuan orang. agent asuransi kan banyak, bank. semua punya program jalan-jalan atas keberhasilan dari timnya," jelasnya.
Mari menyatakan target penambahan wisatawan domestik pada tahun ini bisa mencapai 4 juta pada tahun ini."Untuk wisatawan nusantara 127 juta dibanding 123 juta tahun lalu," jelasnya.
(nia/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
