Jero Wacik: Rakyat Indonesia Sudah Biasa BBM Naik
Rabu, 22/02/2012 18:40 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah menyatakan rakyat sudah terbiasa dengan kenaikan harga BBM subsidi, karena selama pemerintahan Presiden SBY harga BBM subsidi sudah naik 3 kali.
Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Jero Wacik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/2/2012).
"Rakyat Indonesia sudah biasa lah, dulu naik 3 kali dan banyak-banyak naiknya. Di 2008 pernah turun tapi sedikit-sedikit. Menurut saya rakyat sekarang sudah biasa lah," tegas Jero.
Dikatakan Jero saat ini harga minyak mencapai US$ 115 per barel, atau lebih tinggi dari asumsi perhitungan APBN 2012 yang mencapai US$ 90 per barel dan kecenderungannya akan terus naik.
"Menkeu akan mengajukan APBN-Perubahan nanti di situlah akan bertemu, kita harapkan bisa cepat proses itu sehingga rakyat Indonesia cepat dapat kesimpulan," jelas Jero.
Karena itu, Jero meminta masyarakat mengerti situasi ekonomi saat ini membuat pemerintah harus menaikkan harga BBM subsidi. "Kalau tidak terpaksa, nggak mungkinlah kita naikkan harga," imbuh Jero.
Ia ingin kenaikan harga BBM subsidi ini dilakukan lebih cepat dari 1 April 2012.
Sebelumnya, Presiden SBY mengatakan harga minyak dunia rata-rata saat ini sudah mencapai US$ 115 per barel. Pemerintah menyatakan terpaksa akan menaikkan harga BBM subsidi untuk menekan anggaran subsidi yang bakal bengkak.
(dnl/hen)
Hal ini disampaikan oleh Menteri ESDM Jero Wacik di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/2/2012).
"Rakyat Indonesia sudah biasa lah, dulu naik 3 kali dan banyak-banyak naiknya. Di 2008 pernah turun tapi sedikit-sedikit. Menurut saya rakyat sekarang sudah biasa lah," tegas Jero.
Dikatakan Jero saat ini harga minyak mencapai US$ 115 per barel, atau lebih tinggi dari asumsi perhitungan APBN 2012 yang mencapai US$ 90 per barel dan kecenderungannya akan terus naik.
"Menkeu akan mengajukan APBN-Perubahan nanti di situlah akan bertemu, kita harapkan bisa cepat proses itu sehingga rakyat Indonesia cepat dapat kesimpulan," jelas Jero.
Karena itu, Jero meminta masyarakat mengerti situasi ekonomi saat ini membuat pemerintah harus menaikkan harga BBM subsidi. "Kalau tidak terpaksa, nggak mungkinlah kita naikkan harga," imbuh Jero.
Ia ingin kenaikan harga BBM subsidi ini dilakukan lebih cepat dari 1 April 2012.
Sebelumnya, Presiden SBY mengatakan harga minyak dunia rata-rata saat ini sudah mencapai US$ 115 per barel. Pemerintah menyatakan terpaksa akan menaikkan harga BBM subsidi untuk menekan anggaran subsidi yang bakal bengkak.
(dnl/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
