Golkar Dukung SBY Naikkan Harga BBM, PDIP Tolak
Kamis, 23/02/2012 10:25 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan harga BBM mau tidak mau harus naik. Hal ini menimbulkan pro dan kontra dikalangan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).
Anggota DPR Komisi XI dari Fraksi PDIP Arif Budimanta menilai kenaikan harga minyak dunia pastinya memiliki dampak terhadap pengeluaran negara, tetapi bukan serta-merta dapat membenarkan pemerintah untuk menaikan harga BBM bersubsidi.
"Meningkatnya besaran subsidi energi khususnya BBM akibat naiknya harga minyak dunia seharusnya masih bisa ditanggulangi mengingat, pemerintah masih memiliki Sisa Hasil Penggunaan Anggaran (SILPA) tahun lalu sebesar Rp 32,2 triliun," ungkap Arif saat berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Selain itu, Arif mengatakan pemerintah harus fair menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak dunia tidak hanya mengakibatkan naiknya belanja pemerintah (khususnya beban subsidi) tetapi juga meningkatkan pendapatan migas. Seperti yang dipaparkan Tim Konsorsium Peneliti Perguruan TInggi (UI-UGM-ITB) bahwa jika terjadi kenaikan harga minyak dunia rata-rata 10% maka akan meningkatkan pendapatan migas sebesar Rp3,5 Triliun.
"Kenaikan tersebut juga akan meningkatkan beban subsidi sebesar Rp 2,6 triliun, subsidi listrik Rp 0,3 triliun, DBH (dana bagi hasil) Migas Rp 0,5 triliun dan anggaran pendidikan sebesar Rp 0,8 triliun. Artinya, jika anggaran pendidikan boleh tidak mengikuti kenaikan belanja negara akibat kenaikan harga minyak dunia, sesungguhnya kenaikan harga minyak dunia justru mengurangi defisit," tutur Arif.
"Jangan sampai karena ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola sumber daya nasional dan keuangan negara kemudian rakyat yang menjadi korban," imbuh Politisi PDIP ini.
Pada kesempatan terpisah, Wakil Ketua Komisi XI Fraksi Golkar Harry Azhar Azis mengatakan kebijakan kenaikan BBM bersubsidi yang diambil SBY merupakan langkah maju.
"Ya, saya kira itu langkah maju yang diambil oleh SBY, dulu pengumuman kenaikan harga selalu dilakukan oleh Pak JK, sekarang tidak ada di kabinet yang mau mengambil dan mengumumkan itu sehingga SBY terpaksa mengumumkan sendiri, saya kira ini satu kemajuan," tuturnya.
Hal ini menurut Harry berarti menunjukkan tidak ada yang berani atau mau mengambil resiko mengumumkan kenaikan BBM.
"Artinya, pak SBY telah menunjukkan keberaniannya," tutup Politisi Golkar ini.
Sebelumnya, Presiden SBY menyatakan harga BBM mau tidak mau harus naik. Setidaknya banyak faktor yang mendasari usulan Presiden tersebut. Salah satunya adalah terkait lonjakan harga minyak mentah dunia hingga jauh melebihi asumsi APBN.
(dru/hen)
Anggota DPR Komisi XI dari Fraksi PDIP Arif Budimanta menilai kenaikan harga minyak dunia pastinya memiliki dampak terhadap pengeluaran negara, tetapi bukan serta-merta dapat membenarkan pemerintah untuk menaikan harga BBM bersubsidi.
"Meningkatnya besaran subsidi energi khususnya BBM akibat naiknya harga minyak dunia seharusnya masih bisa ditanggulangi mengingat, pemerintah masih memiliki Sisa Hasil Penggunaan Anggaran (SILPA) tahun lalu sebesar Rp 32,2 triliun," ungkap Arif saat berbincang dengan detikFinance di Jakarta, Kamis (23/2/2012).
Selain itu, Arif mengatakan pemerintah harus fair menjelaskan bahwa kenaikan harga minyak dunia tidak hanya mengakibatkan naiknya belanja pemerintah (khususnya beban subsidi) tetapi juga meningkatkan pendapatan migas. Seperti yang dipaparkan Tim Konsorsium Peneliti Perguruan TInggi (UI-UGM-ITB) bahwa jika terjadi kenaikan harga minyak dunia rata-rata 10% maka akan meningkatkan pendapatan migas sebesar Rp3,5 Triliun.
"Kenaikan tersebut juga akan meningkatkan beban subsidi sebesar Rp 2,6 triliun, subsidi listrik Rp 0,3 triliun, DBH (dana bagi hasil) Migas Rp 0,5 triliun dan anggaran pendidikan sebesar Rp 0,8 triliun. Artinya, jika anggaran pendidikan boleh tidak mengikuti kenaikan belanja negara akibat kenaikan harga minyak dunia, sesungguhnya kenaikan harga minyak dunia justru mengurangi defisit," tutur Arif.
"Jangan sampai karena ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola sumber daya nasional dan keuangan negara kemudian rakyat yang menjadi korban," imbuh Politisi PDIP ini.
Pada kesempatan terpisah, Wakil Ketua Komisi XI Fraksi Golkar Harry Azhar Azis mengatakan kebijakan kenaikan BBM bersubsidi yang diambil SBY merupakan langkah maju.
"Ya, saya kira itu langkah maju yang diambil oleh SBY, dulu pengumuman kenaikan harga selalu dilakukan oleh Pak JK, sekarang tidak ada di kabinet yang mau mengambil dan mengumumkan itu sehingga SBY terpaksa mengumumkan sendiri, saya kira ini satu kemajuan," tuturnya.
Hal ini menurut Harry berarti menunjukkan tidak ada yang berani atau mau mengambil resiko mengumumkan kenaikan BBM.
"Artinya, pak SBY telah menunjukkan keberaniannya," tutup Politisi Golkar ini.
Sebelumnya, Presiden SBY menyatakan harga BBM mau tidak mau harus naik. Setidaknya banyak faktor yang mendasari usulan Presiden tersebut. Salah satunya adalah terkait lonjakan harga minyak mentah dunia hingga jauh melebihi asumsi APBN.
(dru/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 25/05/2012 22:03 WIB
Ngirit Anggaran, SBY Minta Menteri Menginap di Gedung Negara
-
Jumat, 25/05/2012 21:16 WIB
Berusia 20 Tahun, Bank Muamalat Ganti Logo
-
Jumat, 25/05/2012 21:10 WIB
Wah! SBY Rahasiakan Bentuk Mobil Listrik Made in Indonesia
-
Jumat, 25/05/2012 21:04 WIB
SBY Tak Mau Gas RI Diborong ke Luar Negeri
-
Jumat, 25/05/2012 20:56 WIB
Mulai 2013 Palu-Parigi Terhubung Jalan Lintas 35 Km
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Puluhan Merek Pakaian Kelas Dunia Ternyata Made in Bandung
-
Jumat, 25/05/2012 16:16 WIB
Penyatuan Zona Waktu Dimulai 28 Oktober 2012
-
Jumat, 25/05/2012 08:17 WIB
Pemerintah Jalankan Program Pensiun Dini PNS Tahun Ini
-
Jumat, 25/05/2012 07:09 WIB
Kisah Pertarungan Bandar & Penjudi Curang di Kasino Moderen
-
Jumat, 25/05/2012 13:03 WIB
Agus Marto: Hanya RI & Arab Saudi yang Mampu Hadapi Krisis Eropa
-
65 Komentar
-
55 Komentar
-
42 Komentar
-
40 Komentar
-
37 Komentar
-
Rabu, 23/05/2012 13:16 WIB
Wawancara Khusus MS Hidayat
Demi Ngirit, Mengejar Mimpi Produksi Mobil Hybrid
Pemerintah punya niatan mengembangkan mobil hybrid di dalam negeri. Berikut ini wawancara khusus detikFinance dengan Menperin MS Hidayat soal mobil hybrid.
-
Kamis, 26/04/2012 07:12 WIB
Mau Cepat Kaya? Berinvestasilah di 5 Instrumen Ini
Salah satu cara mendapatkan penghasilan tambahan tanpa perlu repot adalah berinvestasi. Sebuah investasi yang baik harus memuat banyak instrumen demi meminimalkan risiko.
-
Jumat, 25/05/2012 14:06 WIB
Milyuner AS Ini Tak Punya Rumah
Sebagai pemilik sederet perusahaan dan dot-com, milyuner Neil Patel bisa mendapatkan jenis hunian apa pun. Tapi ia memilih tak punya rumah, kenapa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Hidup Sehat · Obat & Penyakit · Ibu & Anak · Berita · Konsultasi · Bank Nama Bayi · Forum · Indeks
- detikTravel · ACI · Happy Holiday · Stories · Destination · Photos · d'Travelers · d'Trips · Hotels ·Flights · Deals · Directories · Index
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © 2012 detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer





(2)_2.gif)



.gif)



.gif)
