Berita Lain
-
Rabu, 16/05/2012 16:10 WIB
Jatuh 65 Poin, IHSG Tinggalkan Level 4.000 -
Rabu, 16/05/2012 15:25 WIB
Politik Eropa Bergejolak, Nilai Tukar Euro 'Tiarap' -
Rabu, 16/05/2012 13:45 WIB
SBY Nilai Paper & Money Trading Kacaukan Harga Pangan -
Rabu, 16/05/2012 12:22 WIB
ABM Jual 360,000 MT Batubara ke China dan Thailand -
Rabu, 16/05/2012 12:08 WIB
Sesi I
Terjun Bebas 99 Poin, IHSG Pulang ke Level 3.900 -
Rabu, 16/05/2012 11:45 WIB
Perusahaan Energi Grup Bakrie Cari Tambahan Modal Rp 750 Miliar
Indeks Berita
Rumor Saham
Sumitomo Minati INCO, Target Rp 4000?
Salah satu pelaku pasar mengatakan bahwa Sumitomo Corp dari Jepang akan menambah kepemilikan dalam PT Vale Indonesia Tbk (INCO). Kabar yang....
2 Komentar | Balas Tanggapan
2 Komentar | Balas Tanggapan
Peluang Usaha
Bisnis Lampu Beromzet Jutaan Rupiah Ini Berawal dari Hobi
Menggeluti sebuah bisnis tak jarang dimulai dari sebuah hobi ataupun kesukaan seseorang. Misalnya usaha lampu hias unik yang ditekuni oleh Kuntoro, asal Surabaya.
Sosok Dan Peristiwa
Siapakah Rudy Setyopurnomo, Sang Bos Baru Merpati?
Menteri BUMN Dahlan Iskan menunjuk Rudy Setyopurnomo sebagai Direktur Utama Merpati. Siapa sebenarnya Rudy?
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,771.000
Forum Finance register | login
Thread Pilihan
Rabu, 16/05/2012 14:04 WIB
Miris! Tahun Depan Gaji PNS Cuma Naik 7%
Posted by: kaptenDF
Kamis, 23/02/2012 18:58 WIB
Laba Perusahaan di Bursa Tembus Rp 200 Triliun
Whery Enggo Prayogi - detikFinance
"Kami perkirakan earning sampai akhir tahun ini bisa tembus Rp 200 triliun. Pencapaian ini akan melebihi dari tahun 2010 Rp 173 triliun. Per September (triwulan III) tahun lalu saja, sudah melebihi pencapaian satu tahun di 2010," kata Direktur Utama BEI, Ito Warsito di kampus FE UI, Depok, Kamis (23/2/2012).
Tren kenaikan total laba emiten telah terjadi beberapa tahun kebelakang. Berdasarkan catatan Ito, pencapaian laba 2010 saja mengalami pertumbuhan 39% dibandingkan 2009. Hampir seluruh emiten di segala sektor mencatatkan pertumbuhan laba.
"Semua sektor, pertambangan, keuangan, dan tentunya konsumer. Namun realisasinya belum, karena kami masih tunggu laporan keuangan Desember," paparnya.
Sepanjang 2012 tren pertumbuhan laba juga akan terjadi. Ito memprediksi total earning emiten tahun ini minimal mencapai 20%.
Dengan kondisi pasar modal yang semakin seksi ini tentu akan menarik lebig banyak investor asing. Apalagi, Indonesia telah menyandang peringkat Investment Grade dan tidak banyak pilihan wadah investasi ditengah kondisi global yang krisis.
"Asing telah meningkatkan investasi di pasar saham Indonesia dalam enam tahun terakhir. Apalagi dengan peringkat utang dari Fitch, akan semakin memicu. Meski peringkat ini sedikit terlambat. Pemberian investment grade karena pemerintah berhasil dalam menjual obligasi sukuk di Timur Tengah dengan yield (imbal hasil) 4%," jelas Ito.
Atas dasar tersebut, Ito menilai wajar jika valuasi saham-saham di Indonesia berkategori premium, atau relatif mahal dibanding bursa lain di Asia. "Memang bisa dibilang harga saham kita sudah premium. Tetapi jika dibandingkan dengan kemampuan emiten dalam mencetak laba, itu wajar saja," imbuhnya.
(wep/dru)
Ketik REG FIN kirim ke 3845 (khusus pelanggan Indosat Rp.1300/hari)
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Baca Juga :
Komentar terkini (0 Komentar) ·
Follower Komentar
Berita Terpopuler
-
Rabu, 16/05/2012 13:18 WIB
Bos Kereta Api Pamer Stasiun Gambir Lebih Kinclong daripada Bandara Cengkareng -
Rabu, 16/05/2012 15:55 WIB
Wow! Sri Mulyani Masuk Daftar 'The Most Powerful Woman You've Never Heard Of' -
Rabu, 16/05/2012 11:20 WIB
Duh, Gaji PNS Cuma Naik 7% di 2013 -
Rabu, 16/05/2012 11:58 WIB
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI -
Rabu, 16/05/2012 12:35 WIB
Siapakah Rudy Setyopurnomo, Sang Bos Baru Merpati?
Komentar Terpopuler
-
Senin, 14/05/2012 - 11:31
Dahlan Iskan: Pesimisme, RI Seolah-olah Bangkrut Minggu Depan -
Kamis, 17/05/2012 - 03:04
Berhasil Jaga Inflasi, Jokowi Dapat Penghargaan SBY dan BI -
Rabu, 16/05/2012 - 19:32
Dahlan: Ada yang Tersembunyi di Balik Utang Pemerintah Rp 1.859 Triliun -
Rabu, 16/05/2012 - 21:38
Tolak Dirut Baru, Pejabat Merpati Ramai-ramai Resign -
Rabu, 16/05/2012 - 21:51
Perlukah Ada Penyatuan Zona Waktu di Indonesia?
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com






Sending your message




