detikfinance

Harga BBM Bisa Naik Mulai Mei 2012

Ahmad Toriq - detikfinance
Selasa, 28/02/2012 12:55 WIB
//images.detik.com/content/2012/02/28/1034/spbu3-dalam.jpg Foto: dok.detikFinance
Jakarta -Pemerintah belum secara resmi mengajukan APBN Perubahan (APBN-P) 2012 untuk menaikkan harga BBM. Jika APBN-P diajukan Maret, maka pada Mei 2012 kenaikan harga BBM subsidi bisa dilakukan.

Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Anggota Komisi XI DPR Achsanul Qasasi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (28/2/2012).

"Mungkin Maret (APBN-P) akan diajukan kepada kita. Menkeu sudah mengusulkan, awal Maret akan diusulkan APBN-P. Dan ini lebih cepat dari biasanya. Biasanya kita terima pengajuan itu Juni atau Juli. Saya kira ini bagus," ujar Achsanul.

Politisi Partai Demokrat ini menyatakan, kenaikan harga BBM subsidi bisa dilakukan asal pemerintah mengajukan APBN-P 2012.

"Jadi kalau Maret, paling lama satu bulan setelah diajukan, Mei sudah bisa dijalankan (kenaikan BBM). Makanya kami minta teman-teman Komisi XI dan komisi lainnya untuk tidak mengagendakan agenda perjalanan dan fokus pada APBN-P ini," tutur Achsanul.

Sebelumnya Presiden SBY memang menyatakan, mau tidak mau harga BBM harus dinaikkan karena harga minyak dunia rata-rata sudah menyentuh US$ 115 per barel atau di atas perhitungan anggaran pemerintah US$ 90 per barel.

Besaran kenaikan harga yang beredar saat ini adalah antara Rp 500-Rp 2.000 per liter. Ini masih harus dirundingkan antara pemerintah dengan Komisi VII DPR.

Partai Golkar mendukung keputusan pemerintah terhadap keinginan menaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Bahkan partai berlogo pohon beringin tersebut menyarankan premium naik Rp 2.000 atau menjadi Rp 6.500/liter.

Menurut sekjen DPP Partai Golkar, Satya W Yudha, kenaikan Rp 2.000 kata para pengamat perminyakan bisa menghemat anggaran negara mencapai sekitar Rp 57 triliun.


(dnl/hen)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut