Pangkas Perjalanan dan Mobil Dinas, Pemerintah Ingin Hemat Rp 22 Triliun
Selasa, 28/02/2012 21:01 WIB
Jakarta - Pemerintah berencana untuk menghemat anggaran Rp 22 triliun di tengah tingginya harga minyak yang membuat subsidi bengkak. Anggaran perjalanan dan mobil dinas bakal dipangkas.
Demikian disampaikan oleh Menko Perekoomian Hatta Rajasa di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (28/2/2012).
"Seluruh belanja yang kita rasakan masih bisa ditunda seperti belanja perbaikan kantor, belanja mobil, dan sebagainya itu kita potong, kita hemat termasuk biaya perjalanan dinas yang akan diprioritaskan," ujarnya.
Namun, lanjut Hatta, defisit anggaran tahun ini diperkirakan naik menjadi 2,2%, akibat bobolnya anggaran karena kenaikan harga minyak.
Hatta mengakui kenaikan harga minyak yang saat ini berada pada kisaran US$ 118 per barel memberikan tekanan pada APBN. Namun, agar dampak tersebut tidak mengganggu anggaran belanja modal, maka pemerintah akan melakukan penghematan anggaran belanja Kementerian/Lembaga non prioritas.
"Kita bisa melakukan penghematan yang cukup sehingga dalam situasi di mana kita harus melakukan adjustment terhadap harga minyak yang tinggi ini ada sharing the pain bagi K/L (kementerian/lembaga) yang masih bisa ditunda atau dipotong karena tidak mengganggu sama sekali unsur output dan outcome dari rencana kerja dan rencana belanja K/L," papar Hatta.
Namun, lanjut Hatta, penghematan anggaran ini tidak berlaku untuk TNI/Polri. Pasalnya, pengurangan anggaran ini dikhawatirkan dapat mengganggu operasional pengamanan negara.
"Kalau TNI Polri jangan sampai mengurangi biaya perawatan dan operasional daripada polisi kita untuk pengamanan," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar menyatakan defisit pun akan bertambah menjadi 2,2%. Padahal, dalam APBN 2012, defisit dipatok sebesar Rp 124 triliun atau 1,5%.
"Penyebab utama jelas karena kenaikan harga BBM. Kalau itu memang harus ada ekstra (penghematan), kalau tidak yang 3 persen akan kena (terlampaui)," tegasnya.
Untuk asumsi lain yang akan diajukan dalam RAPBN-P 2012, Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menyebutkan pertumbuhan ekonomi akan diturunkan dari 6,7% menjadi 6,5%. Sementara inflasi akan berada pada kisaran 6-7%, meskipun target kemiskinan masih dipatok pada kisaran 10,5-11,5%.
"Kalau di pemeritah outlook-nya 6,5% ya, apakah itu yang diajukan nanti Menkeu kan saya bukan Menkeu loh, tapi pemerintah kan satu suara," paparnya.
Rencananya, RAPBN-P 2012 akan diajukan sekitar 1-2 hari ini sehingga dalam waktu 30 haru maka dalam waktu 30 hari maka APBN-P 2012 dapat disahkan.
"Tadi dipaparkan wamenkeu dan bappenas tentang rencana-rencana kita di dalam RAPBN-P 2012 yang segera akan kita ajukan paling lambat 1 Maret sehingga kita harapkan sebelum Maret berakhir dan sebelum masuk April kita sudah dapat APBN-P 2012," pungkasnya.
(nia/dnl)
Demikian disampaikan oleh Menko Perekoomian Hatta Rajasa di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (28/2/2012).
"Seluruh belanja yang kita rasakan masih bisa ditunda seperti belanja perbaikan kantor, belanja mobil, dan sebagainya itu kita potong, kita hemat termasuk biaya perjalanan dinas yang akan diprioritaskan," ujarnya.
Namun, lanjut Hatta, defisit anggaran tahun ini diperkirakan naik menjadi 2,2%, akibat bobolnya anggaran karena kenaikan harga minyak.
Hatta mengakui kenaikan harga minyak yang saat ini berada pada kisaran US$ 118 per barel memberikan tekanan pada APBN. Namun, agar dampak tersebut tidak mengganggu anggaran belanja modal, maka pemerintah akan melakukan penghematan anggaran belanja Kementerian/Lembaga non prioritas.
"Kita bisa melakukan penghematan yang cukup sehingga dalam situasi di mana kita harus melakukan adjustment terhadap harga minyak yang tinggi ini ada sharing the pain bagi K/L (kementerian/lembaga) yang masih bisa ditunda atau dipotong karena tidak mengganggu sama sekali unsur output dan outcome dari rencana kerja dan rencana belanja K/L," papar Hatta.
Namun, lanjut Hatta, penghematan anggaran ini tidak berlaku untuk TNI/Polri. Pasalnya, pengurangan anggaran ini dikhawatirkan dapat mengganggu operasional pengamanan negara.
"Kalau TNI Polri jangan sampai mengurangi biaya perawatan dan operasional daripada polisi kita untuk pengamanan," ujarnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Keuangan Mahendra Siregar menyatakan defisit pun akan bertambah menjadi 2,2%. Padahal, dalam APBN 2012, defisit dipatok sebesar Rp 124 triliun atau 1,5%.
"Penyebab utama jelas karena kenaikan harga BBM. Kalau itu memang harus ada ekstra (penghematan), kalau tidak yang 3 persen akan kena (terlampaui)," tegasnya.
Untuk asumsi lain yang akan diajukan dalam RAPBN-P 2012, Menteri PPN/Kepala Bappenas Armida Alisjahbana menyebutkan pertumbuhan ekonomi akan diturunkan dari 6,7% menjadi 6,5%. Sementara inflasi akan berada pada kisaran 6-7%, meskipun target kemiskinan masih dipatok pada kisaran 10,5-11,5%.
"Kalau di pemeritah outlook-nya 6,5% ya, apakah itu yang diajukan nanti Menkeu kan saya bukan Menkeu loh, tapi pemerintah kan satu suara," paparnya.
Rencananya, RAPBN-P 2012 akan diajukan sekitar 1-2 hari ini sehingga dalam waktu 30 haru maka dalam waktu 30 hari maka APBN-P 2012 dapat disahkan.
"Tadi dipaparkan wamenkeu dan bappenas tentang rencana-rencana kita di dalam RAPBN-P 2012 yang segera akan kita ajukan paling lambat 1 Maret sehingga kita harapkan sebelum Maret berakhir dan sebelum masuk April kita sudah dapat APBN-P 2012," pungkasnya.
(nia/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Senin, 20/05/2013 21:31 WIB
Ke Mana Darmin Nasution Setelah Pensiun dari BI?
-
Senin, 20/05/2013 21:07 WIB
Chatib Menkeu Baru, Hatta Berharap Proyek Jembatan Selat Sunda Jadi Lancar
-
Senin, 20/05/2013 20:53 WIB
Pengalaman Darmin Nasution Tangani Bank Bermasalah Saat Jadi Gubernur BI
-
Senin, 20/05/2013 20:21 WIB
Pesan Hatta ke Menkeu Chatib: Tak Ada Waktu Untuk Belajar
-
Senin, 20/05/2013 20:14 WIB
Darmin Nasution Buka Rahasia di Balik Akuisisi BTPN oleh Bank Jepang
-
Senin, 20/05/2013 21:03 WIB
Chatib Menkeu Baru, Hatta Berharap Proyek Jembatan Selat Sunda Jadi Lancar
-
Senin, 20/05/2013 21:26 WIB
Ke Mana Darmin Nasution Setelah Pensiun dari BI?
-
Senin, 20/05/2013 20:09 WIB
Darmin Nasution Buka Rahasia di Balik Akuisisi BTPN oleh Bank Jepang
-
Senin, 20/05/2013 20:16 WIB
Pesan Hatta ke Menkeu Chatib: Tak Ada Waktu Untuk Belajar
-
Senin, 20/05/2013 20:53 WIB
Pengalaman Darmin Nasution Tangani Bank Bermasalah Saat Jadi Gubernur BI
-
68 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
38 Komentar
-
27 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Senin, 20/05/2013 19:32 WIB
Pensiun dari BI, Darmin Nasution Bikin Buku 'Bank Sentral Harus Membumi'
Masa jabatan Darmin Nasution sebagai Gubernur Bank Indonesia (BI) akan berakhir di 22 Mei 2013. Sebelum meninggalkan BI, Darmin meluncurkan buku tentang bank sentral.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 16:44 WIB WIB
30 Tahun Diincar, Apakah Inalum 100% Jadi Milik Indonesia 30 Oktober?
-
Senin, 20/05/2013 16:41 WIB WIB
Cerita Industri Unggas China Rugi Rp 1 T/Hari Gara-gara Flu Burung
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










