detikfinance

Ruang Perkantoran Kelas Premium di Jakarta Makin Laris

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Rabu, 29/02/2012 15:23 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/02/29/1016/kantor2.jpg
Jakarta - Pasar perkantoran di ibukota Jakarta, khususnya kawasan Central Business District (CBD) terus bertumbuh. Permintaan ruang perkantoran khususnya grade A atau kelas atas semakin laris manis.

Demikian disampaikan Executive Director Cushman and Wakefield Indonesia Handa Sulaiman, usai toping off tower one The City Center Batavia (TCC) milik PT Greenwood Sejahtera Tbk (GWSA), di Jakarta, Rabu (29/2/2012).

"Sampai dengan akhir 2012 vacancy (perkantoran) rendah. Dibawah 10%. Kalau kita lihat gedung-gedung baru grade A, demand-nya sangat sehat," katanya.

Ia menambahkan, permintaan ruang perkantoran cenderung melebihi ketersediaan di lapangan. Sepanjang 2011 permintaan perkantoran CBD mencapai 320 ribu m2. "Padahal suplainya kurang dari itu," tambah Handa.

Di tahun ini, permintaan ruang kantor akan meningkat hingga 350 ribu m2, padahal suplai yang tersedia diperkirakan hanya 320 ribu m2. "Dengan suplai tahun ini dan tahun depan saja mencapai 550 ribu m2. Permintaan ini seiring dengan perkiraan pertumbuhan GDP yang rata-rata mencapai 6%," tuturnya.

Sebelumnya, Associate Director Cushman & Wakefield, Arief Rahardjo menerangkan banyaknya permintaan ruang perkantoran membawa dampak positif pada harga. Terjadi kenaikan sekiar 5%-7,5% tiap tahun. Sedangkan tarif ruang kantor non CBD juga naik pada kisaran 10%.

Dengan tren perkantoran akan laris di 2012, pengembang pun memperbanyak suplai. Dimana tahun depan akan hadir 336.300 meter persegi perkantoran baru di Jakarta. Angka ini naik signifikan dibanding perkantoran baru di 2011 yang hanya 117.100 meter persegi. Sewa perkantoran berada dikisaran Rp 129.600 per meter persegi (kelas C) hingga Rp 242.200 (kelas A premiun).

Sedangkan pasar perkantoran non CBD, masih didominasi oleh kawasan Selatan Jakarta. Permintaan baru di 2011 mencapai 145.100 meter persegi, dengan suplai kantor 140.100 meter persegi. Ketidakseimbangan suplai dan deman baru ini terkait masih tersedianya perkantoran lama yang belum terhuni.



(wep/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
      Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
      Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA
    MustRead close