Direktur PGN Masih Bingung karena Alasan Pemecatan Tak Jelas
Senin, 05/03/2012 19:53 WIB
Jakarta - Michael Baskoro resmi dipecat jadi Direktur Pengusahaan PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB). Michael bingung alasan pemecatan dirinya.
"Menurut saya, apa yang terjadi. Kenapa saya itu, tidak clear. Semua membingungkan atas alasan kenapa saya harus mundur," papar Michael di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (5/3/2012).
Dikatakan Michael, tindakan memarahi anak buah di lapangan, merupakan hal yang wajar apabila terjadi kesalahan tindakan operasional, dan sewajarnya petugas di lapangan ditegurnya. Jadi tak bisa dijadikan alasan pemecatan.
"Cerita yang saya marahi petugas, itu karena pipa bocor. Tepatnya, ada kebocoran pipa gas di daerah Muara Karang. Berdasarkan SOP perusahaan, valve (pipa induk) harus ditutup dan dilakukan pemotongan kemudian diganti," paparnya.
"Setelah dapat laporan pengerjaan telah dilakukan, setelah saya lihat, itu tidak dilakukan. Kebocoran hanya di-rapping (lem/rekatkan) dengan polyethelyn supaya air laut tidak masuk. Karena tidak dilakukan, saya tegur dong," tegas Baskoro.
Pemberhentian Michael pun tidak dilakukan melalui prosedur yang wajar. Artinya tidak ada peringatan pertama sampai peringatan ketiga. "Tadi pemberhentian langsung, tanpa ada peringatan. Kalau prosedur sebelumnya, memang pakai peringatan, saya kurang tahu kenapa saya," jelasnya.
Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusuf di tempat yang sama menyatakan, keputusan RUPSLB ini adalah sama seperti yang disampaikan Dewan Komisaris. Michael Baskoro dicopot dari jabatannya karena lalai menjalankan tugas. Michael juga dianggap otoriter terhadap stafnya dengan memarahi petugas di lapangan.
Seperti diketahui, PGN memberhentikan sementara Michael Baskoro sejak 20 Januari 2012. Saat itu juga belum jelas apa yang menjadi penyebab pemberhentian sementara ini.
"Terhitung mulai 20 Januari 2012, Dewan Komisaris memberhentikan sementara Sdr. Michael Baskoro Palwo Nugroho sebagai Direktur Pengusahaan PGN," tulis Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup.
PGN dimiliki oleh pemerintah dengan porsi saham mencapai 56,96%. Sedangkan kepemilikan publik mencapai 43,04%. PGN dipimpin oleh Direktur Utama Hendi Prio Santoso dengan Komisaris Utama Tengku Nathan Machmud.
(dnl/hen)
"Menurut saya, apa yang terjadi. Kenapa saya itu, tidak clear. Semua membingungkan atas alasan kenapa saya harus mundur," papar Michael di Hotel Mulia, Senayan, Jakarta, Senin (5/3/2012).
Dikatakan Michael, tindakan memarahi anak buah di lapangan, merupakan hal yang wajar apabila terjadi kesalahan tindakan operasional, dan sewajarnya petugas di lapangan ditegurnya. Jadi tak bisa dijadikan alasan pemecatan.
"Cerita yang saya marahi petugas, itu karena pipa bocor. Tepatnya, ada kebocoran pipa gas di daerah Muara Karang. Berdasarkan SOP perusahaan, valve (pipa induk) harus ditutup dan dilakukan pemotongan kemudian diganti," paparnya.
"Setelah dapat laporan pengerjaan telah dilakukan, setelah saya lihat, itu tidak dilakukan. Kebocoran hanya di-rapping (lem/rekatkan) dengan polyethelyn supaya air laut tidak masuk. Karena tidak dilakukan, saya tegur dong," tegas Baskoro.
Pemberhentian Michael pun tidak dilakukan melalui prosedur yang wajar. Artinya tidak ada peringatan pertama sampai peringatan ketiga. "Tadi pemberhentian langsung, tanpa ada peringatan. Kalau prosedur sebelumnya, memang pakai peringatan, saya kurang tahu kenapa saya," jelasnya.
Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusuf di tempat yang sama menyatakan, keputusan RUPSLB ini adalah sama seperti yang disampaikan Dewan Komisaris. Michael Baskoro dicopot dari jabatannya karena lalai menjalankan tugas. Michael juga dianggap otoriter terhadap stafnya dengan memarahi petugas di lapangan.
Seperti diketahui, PGN memberhentikan sementara Michael Baskoro sejak 20 Januari 2012. Saat itu juga belum jelas apa yang menjadi penyebab pemberhentian sementara ini.
"Terhitung mulai 20 Januari 2012, Dewan Komisaris memberhentikan sementara Sdr. Michael Baskoro Palwo Nugroho sebagai Direktur Pengusahaan PGN," tulis Sekretaris Perusahaan PGN Heri Yusup.
PGN dimiliki oleh pemerintah dengan porsi saham mencapai 56,96%. Sedangkan kepemilikan publik mencapai 43,04%. PGN dipimpin oleh Direktur Utama Hendi Prio Santoso dengan Komisaris Utama Tengku Nathan Machmud.
(dnl/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Minggu, 19/05/2013 15:25 WIB
Tak Mau Kalah Saing dengan Batik Air, Bos Garuda Siap Pasang WiFi di Pesawat
-
Minggu, 19/05/2013 15:03 WIB
Nasib 'BUMN Dhuafa' Ditentukan Akhir Tahun Ini
-
Minggu, 19/05/2013 14:42 WIB
Jadi Guru Dadakan, Bos Garuda 'Terbang' ke Kampung Halaman
-
Minggu, 19/05/2013 14:27 WIB
Dahlan Tolak Berpidato Saat Kumpul Bareng dengan Bos-bos BUMN
-
Minggu, 19/05/2013 14:12 WIB
Dahlan Kumpul dengan Para Bos BUMN Bahas 'Guru Dadakan' & Outsourcing
-
Minggu, 19/05/2013 15:15 WIB
Tak Mau Kalah Saing dengan Batik Air, Bos Garuda Siap Pasang WiFi di Pesawat
-
Minggu, 19/05/2013 14:34 WIB
Jadi Guru Dadakan, Bos Garuda 'Terbang' ke Kampung Halaman
-
Minggu, 19/05/2013 14:21 WIB
Dahlan Tolak Berpidato Saat Kumpul Bareng dengan Bos-bos BUMN
-
Minggu, 19/05/2013 14:53 WIB
Nasib 'BUMN Dhuafa' Ditentukan Akhir Tahun Ini
-
Minggu, 19/05/2013 14:12 WIB
Dahlan Kumpul dengan Para Bos BUMN Bahas 'Guru Dadakan' & Outsourcing
-
67 Komentar
-
65 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 18/05/2013 11:27 WIB
Pagi-pagi, Gita Wirjawan Beri Kuliah Mahasiswa dan Alumni IPB di Hotel Hyatt
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di pagi in imemberi kuliah umum kepada mahasiswa dan alumni program pasca sarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:44 WIB WIB
Cerita Gita Wirjawan Temui Hillary Clinton Karena Sawit RI Ditolak AS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








