Ini Alasan PPI Ditunjuk Sebagai Importir Tunggal Gula 240.000 Ton
Selasa, 06/03/2012 18:57 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) telah ditunjuk oleh Menteri Perdagangan Gita Wirjawan sebagai importir gula mentah atau raw sugar sebanyak 240.000 ton.
Alasannya dengan penunjukan BUMN perdagangan ini sebagai importir tunggal maka posisi tawar akan lebih tinggi dengan negara pengekspor gula sehingga harga lebih murah.
"Satu pintu, akan bisa bargain posisi tawarnya akan lebih tinggi dibanding pabrik gula melakukan importasi sendiri-sendiri," kata Menteri Pertanian, Suswono dalam acara Konferensi Pers di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Selasa (6/3/2012).
Ia mengatakan awalnya Dewan Gula Indonesia (DGI) menganjurkan agar pelaku importir raw sugar itu dikelola oleh pabrik gula berbasis tebu, namun berdasarkan hasil rapat, kementerian perdagangan memutuskan agar pelaku impor raw sugar adalah PPI dan akan mendistribusikan kepada pabrik-pabrik gula.
"Kami sudah melakukan laporan kepada kementerian perdagangan terkait dengan impor gula, dimana rekomendasi dewan gula pelaku impor adalah pabrik gula berbasis tebu, tapi dalam keputusan rapat dipimpin menteri perdaganagan menunjuk PPI sebagai importir raw sugar, yang nanti akan didistribusikan ke pabrik-pabrik gula," katanya.
Suswono menambahkan bahwa Indonesia kekurangan sebanyak 220.000 ton gula kristal putih yang setara hasil konversi olahan 240.000 ton raw sugar. Proses pengalokasian dan pengolahan impor gula ini paling lambat akan selesai akhir April tahun 2012, untuk penggunaan bulan Mei dan hanya di wilayah Indonesia Timur.
"Proses pengolahannya paling lambat akhir April 2012 harus sudah selesai dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan bulan Mei khususnya untuk wilayah Indonesia timur, tidak ditetapkan untuk diedarkan di Jawa maupun di Sumatra," katanya
Sementara itu Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Deddy Saleh menambahkan pemilihan hanya satu importir bertujuan untuk meningkatkan daya tawar, dan apabila banyak importir gula akan menyebabkan bargain posisi menjadi lemah dan harganya akan melambung tinggi.
"Dengan berbagai pertimbangan kemudian kita menunjuk hanya satu importir untuk meningkatkan daya tawar dari importasi tersebut, jadi nanti kalau banyak importir yang ditunjuk itu akan menyebabkan bargain posisinya akan lemah dan harga akan semakin naik lagi, jadi usaha pemerintah untuk menjaga stabilitas harga itu tidak akan tercapai," Jelas Deddy.
Sebelumnya Dewan Gula Indonesia merekomendasikan agar pemerintah mengimpor raw sugar (gula mentah) sebanyak 240.000 ton. Rekomendasi ini untuk menutupi kekurangan gula kristal putih (GKP) pada Mei 2012.
Dewan Gula telah menyelesaikan audit ketersediaan gula nasional. Hasil dari audit disimpulan perlu ada tambahan gula hingga 261.068 ton gula kristal putih (GKP) di awal 2012. Adapun impor gula kristal putih sebanyak 240.000 ton itu akan diolah di dalam negeri sehingga bisa menutupi kebutuhan GKP.
Akhir tahun 2010 Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan izin impor gula kristal putih (GKP) sebanyak 450.000 ton. Izin impor ini diberikan kepada importir terdaftar (IT) sebanyak 6 BUMN untuk tambahan memenuhi kebutuhan gula 2011.
(hen/hen)
Alasannya dengan penunjukan BUMN perdagangan ini sebagai importir tunggal maka posisi tawar akan lebih tinggi dengan negara pengekspor gula sehingga harga lebih murah.
"Satu pintu, akan bisa bargain posisi tawarnya akan lebih tinggi dibanding pabrik gula melakukan importasi sendiri-sendiri," kata Menteri Pertanian, Suswono dalam acara Konferensi Pers di Kementerian Pertanian, Ragunan, Jakarta, Selasa (6/3/2012).
Ia mengatakan awalnya Dewan Gula Indonesia (DGI) menganjurkan agar pelaku importir raw sugar itu dikelola oleh pabrik gula berbasis tebu, namun berdasarkan hasil rapat, kementerian perdagangan memutuskan agar pelaku impor raw sugar adalah PPI dan akan mendistribusikan kepada pabrik-pabrik gula.
"Kami sudah melakukan laporan kepada kementerian perdagangan terkait dengan impor gula, dimana rekomendasi dewan gula pelaku impor adalah pabrik gula berbasis tebu, tapi dalam keputusan rapat dipimpin menteri perdaganagan menunjuk PPI sebagai importir raw sugar, yang nanti akan didistribusikan ke pabrik-pabrik gula," katanya.
Suswono menambahkan bahwa Indonesia kekurangan sebanyak 220.000 ton gula kristal putih yang setara hasil konversi olahan 240.000 ton raw sugar. Proses pengalokasian dan pengolahan impor gula ini paling lambat akan selesai akhir April tahun 2012, untuk penggunaan bulan Mei dan hanya di wilayah Indonesia Timur.
"Proses pengolahannya paling lambat akhir April 2012 harus sudah selesai dan digunakan untuk memenuhi kebutuhan bulan Mei khususnya untuk wilayah Indonesia timur, tidak ditetapkan untuk diedarkan di Jawa maupun di Sumatra," katanya
Sementara itu Dirjen Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Deddy Saleh menambahkan pemilihan hanya satu importir bertujuan untuk meningkatkan daya tawar, dan apabila banyak importir gula akan menyebabkan bargain posisi menjadi lemah dan harganya akan melambung tinggi.
"Dengan berbagai pertimbangan kemudian kita menunjuk hanya satu importir untuk meningkatkan daya tawar dari importasi tersebut, jadi nanti kalau banyak importir yang ditunjuk itu akan menyebabkan bargain posisinya akan lemah dan harga akan semakin naik lagi, jadi usaha pemerintah untuk menjaga stabilitas harga itu tidak akan tercapai," Jelas Deddy.
Sebelumnya Dewan Gula Indonesia merekomendasikan agar pemerintah mengimpor raw sugar (gula mentah) sebanyak 240.000 ton. Rekomendasi ini untuk menutupi kekurangan gula kristal putih (GKP) pada Mei 2012.
Dewan Gula telah menyelesaikan audit ketersediaan gula nasional. Hasil dari audit disimpulan perlu ada tambahan gula hingga 261.068 ton gula kristal putih (GKP) di awal 2012. Adapun impor gula kristal putih sebanyak 240.000 ton itu akan diolah di dalam negeri sehingga bisa menutupi kebutuhan GKP.
Akhir tahun 2010 Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah mengeluarkan izin impor gula kristal putih (GKP) sebanyak 450.000 ton. Izin impor ini diberikan kepada importir terdaftar (IT) sebanyak 6 BUMN untuk tambahan memenuhi kebutuhan gula 2011.
(hen/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 20:36 WIB
Chatib Basri Angkat Bicara Soal Nasib Jembatan Selat Sunda
-
Selasa, 21/05/2013 20:23 WIB
Jero Wacik: Jika Tak Impor BBM, Antrean Kendaraan di SPBU Bisa 10 Km
-
Selasa, 21/05/2013 20:11 WIB
Pemerintah Masih Tunggu Investigasi Runtuhnya Tambang Bawah Tanah Freeport
-
Selasa, 21/05/2013 20:04 WIB
Usai Dilantik Jadi Menkeu, Chatib Temui Agus Marto
-
Selasa, 21/05/2013 20:48 WIB
Pesawat Perdana Buatan Honda Lolos Uji FAA
-
Selasa, 21/05/2013 20:26 WIB
Chatib Basri Angkat Bicara Soal Nasib Jembatan Selat Sunda
-
Selasa, 21/05/2013 18:46 WIB
Pemilik Kendaraan yang Tak Pakai RFID Bakal Ditolak Beli BBM Subsidi
-
Selasa, 21/05/2013 20:00 WIB
Usai Dilantik Jadi Menkeu, Chatib Temui Agus Marto
-
Selasa, 21/05/2013 20:13 WIB
Jero Wacik: Jika Tak Impor BBM, Antrean Kendaraan di SPBU Bisa 10 Km
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 21/05/2013 12:25 WIB WIB
Izin Belum Keluar, BlackBerry Q10 dan Z10 Dilarang Beredar di Indonesia
-
Selasa, 21/05/2013 11:59 WIB WIB
Gita Wirjawan: Karen Agustiawan Cocok Jadi Kepala BKPM
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







