detikfinance

Phillip Securities: IHSG Diprediksi Rebound, Memanfaatkan Penurunan

Phillip Securities Indonesia - detikfinance
Kamis, 08/03/2012 09:50 WIB
Jakarta -IHSG kembali melemah pada perdagangan hari Rabu (07/03). Indeks komposit saham-saham Indonesia tersebut ditutup turun 24.559 poin atau 0.62% menjadi 3,942.517. Penurunan terbesar terjadi dengan saham-saham di sektor finansial yang turun 1.61%, sektor infrastruktur turun 0.99% dan sektor pertambangan turun 0.69%. Sementara sektor properti dan konstruksi berhasil mencatat kenaikan 1.38% dan sektor perdagangan dan jasa naik 0.36%. LQ 45 juga melemah kemarin, tergerus 7.252 poin atau 1.06% menjadi 678.975. Turunnya IHSG terjadi seiring melemahnya indeks bursa-bursa regional Asia pada hari Rabu, dimana saham-saham sektor finansial dan sumber daya alam mengalami penurunan tertajam. Sentimen pasar Asia yang negatif dipicu oleh kekhawatiran gagal bayar (default) Yunani dan perlambatan pertumbuhan ekonomi dunia. Kekhawatiran tentang restrukturisasi utang Yunani memicu turunnya indeks-indeks bursa AS pada hari Selasa. Sentimen negatif tersebut disertai dengan perkiraan pertumbuhan ekon omi yang akan melambat di beberapa negara, seperti China dan Australia. Perdagangan di pasar reguler IHSG sendiri pada hari Rabu tercatat sebanyak 2.441 miliar lembar saham senilai Rp 3.16 triliun. Investor asing membukukan aksi jual bersih senilai Rp 292.093 triliun.Sebanyak 128 saham emiten mengalami penurunan, 96 saham naik dan sisanya 91 saham stagnan. Saham-saham yang termasuk jajaran top losers Rabu antara lain Hero Supermarket (HERO) turun 2,500 poin atau 13.89% menjadi Rp 15,500, Gudang Garam (GGRM) turun 1,950 poin atau 3.45% ke Rp 54,550, Indo Tambangraya Megah (ITMG) melemah 750 poin atau 1.78% ke Rp 41,400, Astra International (ASII) turun 300 poin atau 0.43% menjadi Rp 69,150 dan Astra Agro Lestari (AALI) turun 300 poin atau 1.34% ke Rp 22,050. Sementara saham-saham yang mencatat kenaikan terbanyak antara lain Multibreeder Adirama Indonesia (MBAI) naik 800 poin atau 6.15% ke Rp 13,800, Mayora Indah (MYOR) menguat 750 poin atau 4.75% ke Rp 16,550, Elang Mahkota Teknol ogi (EMTK) naik 400 poin atau 9.76% ke Rp 4,500, Roda Vivatex (RDTX) menguat 200 poin atau 10.00% ke Rp 2,200, Unilever Indonesia (UNVR) naik 150 poin atau 0.80% ke Rp 18,800.

Saham-saham AS pada hari Rabu (07/03) pulih dari penurunan hari sebelumnya, didorong oleh data ketenagakerjaan AS dan laporan bahwa bank sentral AS, the Fed, kemungkinan dapat mengambil kebijakan pembelian obligasi negara AS jika ekonomi negara tersebut melemah. Indeks Dow Jones Industrial Average menguat 78.18 poin atau 0.6% ke 12,837.33, dipimpin oleh saham Bank of America Corp (BAC) yang naik 4%. Sebanyak 23 dari 30 komponen Dow menguat. Indeks S&P 500 naik 9.27 poin atau 0.7% ke 1,352.63, dengan sektor finansial dan industri memimpin kenaikan indeks. Indeks Nasdaq Composite naik 25.37 point atau 0.9% menjadi 2,935.69.

IHSG hari ini kami perkirakan akan mengalami rebound setelah mengalami penurunan dua hari berturut-turut pekan ini. Kenaikan IHSG hari ini akan berjalan seiring dengan menguatnya bursa-bursa Asia dan AS yang didorong oleh optimisme terhadap situasi ekonomi AS.

Technical Pick:
ITMG (41,400) – SELL
GGRM (54,550) – SELL
CPIN (2,625) – Spec. Buy
BBRI (6,450) – Spec. Sell

(ang/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut