Laporan dari Moskow
Dubes Djauhari Targetkan Perdagangan RI-Rusia US$ 5 Miliar
Kamis, 08/03/2012 15:45 WIB
Moskow - Potensi RI-Rusia belum sepenuhnya digarap maksimal. Volume perdagangan saat ini hanya US$ 2 miliar dianggap masih terlalu kecil. Target US$ 5 miliar dalam tiga tahun ke depan dapat dicapai dengan kerja keras dan kerjasama antara semua pemangku kepentingan.
Demikian disampaikan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus Djauhari Oratmangun dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan Rusia di Kantor Berita Rusia Ria Novosti (7/03/2012).
Dubes yang baru tiba di Moskow awal Pebruari itu menyampaikan beberapa target utama dalam hubungan bilateral RI-Rusia dalam tiga tahun ke depan. Target-target tersebut yaitu kemitraan di bidang politik, peningkatan perdagangan dan investasi, pariwisata dan pendidikan.
Dengan menggelindingnya Perestroika di Rusia dan Reformasi di Indonesia, secara perlahan hubungan dagang kedua negara mulai naik. Kini, Rusia merupakan pasar potensial bagi produk- produk Indonesia dan juga sebaliknya.
Perekonomian kedua negara yang relatif stabil dan membaik di tengah krisis ekonomi global merupakan faktor penting bagi peningkatan kerjasama bidang ekonomi, perdagangan dan investasi.
Tidak sedikit pengusaha atau investor Rusia yang sudah melirik Indonesia untuk berbisnis dan berinvestasi, seperti di sektor infrastruktur, pertambangan dan migas. Sekarang tinggal bagaimana kedua belah pihak memanfaatkan peluang-peluang yang ada.
Jika semua pihak mampu memanfaatkan peluang yang ada, maka angka US$ 5 miliar tidak akan sulit dicapai, ujar Dubes seperti disampaikan Koordinator Fungsi Pensosbud dan Pendidikan M. Aji Surya dalam keterangan pers hari ini.
Di bidang pariwisata, Indonesia menjadi salah satu primadona destinasi wisata warga Rusia. Jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia mencapai hampir 100 ribu orang (2011) dengan lama tinggal rata- rata 2 pekan. Jumlah tersebut dapat lebih ditingkatkan lagi mengingat sekitar 15 juta warga Rusia melancong ke luar negeri setiap tahunnya.
Menurut Dubes, tujuan-tujuan wisata tersebar luas di seluruh Indonesia dan tidak hanya di Bali, tetapi juga di wilayah-wilayah lainnya seperti Lombok, Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Maluku. Peranan media sangat penting untuk turut serta memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Rusia.
Sementara itu, di bidang pendidikan, Rusia yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi dengan biaya pendidikan relatif murah dapat menjadi salah satu alternatif bagi mahasiswa- mahasiswa Indonesia untuk memperdalam ilmu pengetahuannya.
Jumlah 128 mahasiswa Indonesia di Rusia saat ini belum menunjukan jumlah maksimal dari jumlah warga negara Indonesia secara keseluruhan.
Ditekankan juga bahwa pasca kepemimpinan Indonesia tahun lalu, ASEAN kini memiliki kedekatan tersendiri dengan Rusia. Keadaan ini diperkirakan akan mendongkrak kerjasama di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya.
Bersama-sama dengan Indonesia, Rusia dapat berkontribusi pada stabilitas politik dan keamanan di Asia Pasifik dan Asia Timur untuk keamanan, kestabilan dan kemakmuran bersama.
(es/es)
Demikian disampaikan Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus Djauhari Oratmangun dalam pertemuan dengan sejumlah wartawan Rusia di Kantor Berita Rusia Ria Novosti (7/03/2012).
Dubes yang baru tiba di Moskow awal Pebruari itu menyampaikan beberapa target utama dalam hubungan bilateral RI-Rusia dalam tiga tahun ke depan. Target-target tersebut yaitu kemitraan di bidang politik, peningkatan perdagangan dan investasi, pariwisata dan pendidikan.
Dengan menggelindingnya Perestroika di Rusia dan Reformasi di Indonesia, secara perlahan hubungan dagang kedua negara mulai naik. Kini, Rusia merupakan pasar potensial bagi produk- produk Indonesia dan juga sebaliknya.
Perekonomian kedua negara yang relatif stabil dan membaik di tengah krisis ekonomi global merupakan faktor penting bagi peningkatan kerjasama bidang ekonomi, perdagangan dan investasi.
Tidak sedikit pengusaha atau investor Rusia yang sudah melirik Indonesia untuk berbisnis dan berinvestasi, seperti di sektor infrastruktur, pertambangan dan migas. Sekarang tinggal bagaimana kedua belah pihak memanfaatkan peluang-peluang yang ada.
Jika semua pihak mampu memanfaatkan peluang yang ada, maka angka US$ 5 miliar tidak akan sulit dicapai, ujar Dubes seperti disampaikan Koordinator Fungsi Pensosbud dan Pendidikan M. Aji Surya dalam keterangan pers hari ini.
Di bidang pariwisata, Indonesia menjadi salah satu primadona destinasi wisata warga Rusia. Jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia mencapai hampir 100 ribu orang (2011) dengan lama tinggal rata- rata 2 pekan. Jumlah tersebut dapat lebih ditingkatkan lagi mengingat sekitar 15 juta warga Rusia melancong ke luar negeri setiap tahunnya.
Menurut Dubes, tujuan-tujuan wisata tersebar luas di seluruh Indonesia dan tidak hanya di Bali, tetapi juga di wilayah-wilayah lainnya seperti Lombok, Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Maluku. Peranan media sangat penting untuk turut serta memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Rusia.
Sementara itu, di bidang pendidikan, Rusia yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi tinggi dengan biaya pendidikan relatif murah dapat menjadi salah satu alternatif bagi mahasiswa- mahasiswa Indonesia untuk memperdalam ilmu pengetahuannya.
Jumlah 128 mahasiswa Indonesia di Rusia saat ini belum menunjukan jumlah maksimal dari jumlah warga negara Indonesia secara keseluruhan.
Ditekankan juga bahwa pasca kepemimpinan Indonesia tahun lalu, ASEAN kini memiliki kedekatan tersendiri dengan Rusia. Keadaan ini diperkirakan akan mendongkrak kerjasama di bidang politik, ekonomi dan sosial budaya.
Bersama-sama dengan Indonesia, Rusia dapat berkontribusi pada stabilitas politik dan keamanan di Asia Pasifik dan Asia Timur untuk keamanan, kestabilan dan kemakmuran bersama.
(es/es)
Baca Juga
Foto Video Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 20/06/2013 18:29 WIB
Dubes: Saatnya UE Melihat RI Sebagai Mitra Penting
-
Kamis, 20/06/2013 18:08 WIB
Balsem Rawan Penyelewengan dan Salah Sasaran
-
Kamis, 20/06/2013 18:05 WIB
Kebab Baba Rafi Bakal Ekspansi Sampai ke Eropa
-
Kamis, 20/06/2013 18:02 WIB
Operasi Pasar Dibutuhkan Segera
-
Kamis, 20/06/2013 17:55 WIB
Damri Buka Peluang Rute Baru Kupang-Timor Leste di Tahun Ini
-
Kamis, 20/06/2013 17:35 WIB
Mobil Dinas Terobos Jalur TransJakarta, Wamen ESDM Minta Sopirnya Ditilang
-
Kamis, 20/06/2013 18:05 WIB
Kebab Baba Rafi Bakal Ekspansi Sampai ke Eropa
-
Kamis, 20/06/2013 15:42 WIB
Ada Kabar Baik yang Disampaikan SBY Saat Buka Rapat BBM dan Balsem
-
Kamis, 20/06/2013 16:59 WIB
Di ASEAN, Hanya RI Yang Jual BBM Murah dan Masih Disubsidi
-
Kamis, 20/06/2013 17:14 WIB
Anggaran Lumpur Lapindo Tahun Ini Ternyata Rp 2,05 Triliun
-
80 Komentar
-
74 Komentar
-
68 Komentar
-
64 Komentar
-
55 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Kamis, 20/06/2013 17:41 WIB
Mobil Dinas Terobos Jalur TransJakarta, Wamen ESDM Minta Sopirnya Ditilang
Wakil Menteri ESDM Susilo Siswoutomo memerintahkan sopir mobil dinasnya Toyota Camry bernopol RI 112 yang sempat menerobos jalur TranJakarta (TransJ) kemarin (19/6/2013) mendatangi Polda Metro untuk ditilang.
200 USD
Rp 275.000,-
How To Make Money in "Capital market"
Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?
Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
BUKTIKAN SENDIRI!
MustRead
close
-
Kamis, 20/06/2013 12:43 WIB WIB
MS Hidayat: 2,5 Tahun Lagi, Saya Berjanji HP Diproduksi di Indonesia
-
Kamis, 20/06/2013 12:01 WIB WIB
Chairul Tanjung: Negara Harus Paksa Orang Miskin Sekolah Tinggi
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer



