Jero Wacik: Kita Tunggu, Ketok Palu Kenaikan BBM!
Minggu, 25/03/2012 21:33 WIB
Jakarta - Menteri ESDM Jero Wacik mengaku sabar menghadapi perlawanan DPR terkait permintaan pemerintah untuk menaikan harga BBM. Bahkan ia rela rapat dengan badan anggaran (banggar) DPR-RI sampai jam 4 subuh dini hari.
"Kita lakukan kerja politik juga, saya juga mengajak parpol (partai politik) yang lain bersama-sama lah pemerintah untuk memulai dan menyelesaikan dengan lebih cepat karena rakyat menunggu, rakyat kita di luar kan menunggu ketok palunya. Jadi kalau naik, ya naik. Kalau nggak ya nggak," kata Jero Wacik dalam acara rapat banggar, Minggu malam (25/3/2012)
Jero berharap tidak perlu ada voting di rapat paripurna DPR-RI tanggal 27 Maret 2012 nanti terkait meminta persetujuan DPR soal kenaikan BBM. Ia berharap sebaiknya keputusan itu bisa diselesaikan di tingkat banggar.
"Kami harus sabar, wartawan harus Sabar, rakyat kita minta sabar, karena memang berbeda sekarang ini kita, di era demokrasi ini, sekarang yang sedang dibahas mengenai subsidi BBM dan listrik, dan malam ini kelihatannya sudah mengerucut," katanya.
Ia mengatakan sekarang situasi harga minya dunia sudah gawat sehingga harus ada kenaikan harga BBM subsidi. Namun kenyataany dalam UU No. 22 Tahun 2011 tentang APBN 2012 ada pasal (7 ayat 6) yang menyebutkan pemerintah di 2012 tidak boleh menaikkan harga BBM.
"Nah sehingga pasal itulah yang mengunci sehingga harus dilakukan dengan cara mengusulkan APBN Perubahan, ini yang sekarang sedang berproses, tidak boleh langsung menaikkan begitu, karena kalu langsung menaikkan, pemerintah melannggar undang-undang," katanya.
Jero menyadari kekuatan politik di DPR saat ini penuh kepentingan terkait permintaan pemerintah untuk menaikan harga BBM. Namun pemerintah komitmen akan menyelesaikan ini dengan proses yang tak melanggar undang-undang.
"Agak alot memang, karena banyak kepentingan ada 9 parpol semua memeliki aspirasi harus didengar semua, karena beliau beliau itu mewakili rakyat harus didengarkan harus dikombinasikan, nah ini lah yang membuat semua menjadi alot. Saudara tahu tadi malam kami sampai jam 4 pagi sampai subuh, memang poinnya harus sabar," katanya.
(hen/wep)
"Kita lakukan kerja politik juga, saya juga mengajak parpol (partai politik) yang lain bersama-sama lah pemerintah untuk memulai dan menyelesaikan dengan lebih cepat karena rakyat menunggu, rakyat kita di luar kan menunggu ketok palunya. Jadi kalau naik, ya naik. Kalau nggak ya nggak," kata Jero Wacik dalam acara rapat banggar, Minggu malam (25/3/2012)
Jero berharap tidak perlu ada voting di rapat paripurna DPR-RI tanggal 27 Maret 2012 nanti terkait meminta persetujuan DPR soal kenaikan BBM. Ia berharap sebaiknya keputusan itu bisa diselesaikan di tingkat banggar.
"Kami harus sabar, wartawan harus Sabar, rakyat kita minta sabar, karena memang berbeda sekarang ini kita, di era demokrasi ini, sekarang yang sedang dibahas mengenai subsidi BBM dan listrik, dan malam ini kelihatannya sudah mengerucut," katanya.
Ia mengatakan sekarang situasi harga minya dunia sudah gawat sehingga harus ada kenaikan harga BBM subsidi. Namun kenyataany dalam UU No. 22 Tahun 2011 tentang APBN 2012 ada pasal (7 ayat 6) yang menyebutkan pemerintah di 2012 tidak boleh menaikkan harga BBM.
"Nah sehingga pasal itulah yang mengunci sehingga harus dilakukan dengan cara mengusulkan APBN Perubahan, ini yang sekarang sedang berproses, tidak boleh langsung menaikkan begitu, karena kalu langsung menaikkan, pemerintah melannggar undang-undang," katanya.
Jero menyadari kekuatan politik di DPR saat ini penuh kepentingan terkait permintaan pemerintah untuk menaikan harga BBM. Namun pemerintah komitmen akan menyelesaikan ini dengan proses yang tak melanggar undang-undang.
"Agak alot memang, karena banyak kepentingan ada 9 parpol semua memeliki aspirasi harus didengar semua, karena beliau beliau itu mewakili rakyat harus didengarkan harus dikombinasikan, nah ini lah yang membuat semua menjadi alot. Saudara tahu tadi malam kami sampai jam 4 pagi sampai subuh, memang poinnya harus sabar," katanya.
(hen/wep)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 11:10 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Indonesia Bisa Maju Seperti Korsel, Apa Kuncinya?
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











