detikfinance

Bank Mega Minta Banding, Elnusa 'Ngotot' Rp 111 Miliar Segera Dibayar

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Senin, 26/03/2012 17:30 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/03/26/5/Mega1-dalam.jpg
Jakarta - Manajemen PT Elnusa Tbk (ELSA) berharap dana deposito Rp 111 miliar segera dikembalikan, meski PT Bank Mega Tbk (MEGA) mengajukan banding atas putusan PN Jakarta Selatan. Dana ini juga masih ditambah bunga 6% yang belum dibayar sejak kasus terungkap.

"Kalau bisa secepatnya dikembalikan. Kalau bisa besok, besok! Meski banding dan ada waktu, siapa tahu mereka mau bayar," kata Corporate Legal Elnusa, Imansyah Syamsoeddin di Jakarta, Senin (26/3/2012).

Corporate Secretary ELSA, Heru Samodra menambahkan, keputusan Pengadilan pekan lalu memperlihatkan semua bukti advis deposito dokumentasi dan fakta yang diajukan perseroan adalah benar dan memiliki kekuatan hukum.

"Elnusa telah berada di jalur yang benar," katanya di Jakarta, Senin (26/3/2012).

"Majelis Hakim yang memeriksa perkara ini tertuang di dalam amar putusan mendalilkan pentingnya perwujudan hubungan yang baik antara Bank dengan nasabah. Dimana nasabah harus dilindungi atas hak-haknya dan Bank wajib melindungi atas hak-hak nasabahnya," jelas Imansyah.

Seperti disampaikan pekan lalu, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Elnusa terhadap Bank Mega. Bank Mega harus mengembalikan dana deposito Elnusa sebesar Rp 111 miliar.

Dalam pertimbangannya, Majelis Hakim mengakui telah ada pembobolan dana yang merupakan milik Elnusa selaku penggugat. "Adanya pembobolan dana yang dimiliki penggugat bisa dibuktikan dengan adanya putusan pidana yang mengakibatkan kerugian sehingga tidak menghapuskan hak keperdataan oleh penggugat," terangnya.

Atas putusan hakim tersebut, Bank Mega akan ajukan banding. Kasus Elnusa kembali menghangat. Terdapat dana Elnusa Rp 161 miliar berbentuk Deposito On Call (DOC) di Bank Mega cabang Jababeka. Dana sebanyak itu ditempatkan emiten berkode ELSA itu dalam lima tahap
.
Elnusa sempat mencairkan dana depositonya sebesar Rp 50 miliar, sisanya Rp 111 miliar tidak pernah diganggu gugat. Namun ternyata, sisa deposito Elnusa tersebut raib tanpa diketahui sebelumnya.


(wep/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
      Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
      Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA