Perkuat Listrik Jakarta, PLN 'Guyur' Rp 2 Triliun
Selasa, 27/03/2012 18:02 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - PT PLN (Persero) mengucurkan investasi US$ 226 juta atau sekitar Rp 2 triliun untuk membangun Gas Insulated Substation (GIS) 150 kV di beberapa lokasi di wilayah Jakarta.
Manajer Senior Komunikasi Korporat Bambang Dwiyanto mengatakan, PLN menggandeng PT Multi Fabrindo Gemilang untuk pembangunan GIS tersebut.
"Nota kerjasama ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Nur Pamudji dengan Presiden Direktur PT Multi Fabrindo Gemilang Zulkifli Nurdin. GIS 150 kV merupakan salah satu jenis Gardu Induk yang dibangun dalam satu bangunan/gedung tertutup. Biasanya gardu induk jenis ini, banyak dibangun di wilayah perkotaan," tutur Bambang dalam siaran pers, Selasa (27/3/2012).
Dikatakan Bambang, pembangunan GIS ini merupakan salah satu paket dari 8 paket penguatan kelistrikan Jakarta. Kedelapan paket tersebut meliputi pekerjaan penambahan interbus transformer (IBT) 500/150 kV, pekerjaan pembangunan kabel bawah tanah 150 kV dan pembangunan GIS 150 kV.
"Nilai investasi yang diperlukan untuk penguatan sistem kelistrikan Jakarta tadi, mencapai sekitar US$ 226 Juta. Diharapkan dengan adanya pekerjaan penguatan sistem kelistrikan ini, maka keandalan pasokan listrik di Jakarta menjadi semakin baik sehingga dapat memberikan dukungan pada perkembangan wilayah Jakarta, khususnya kehidupan perekonomian yang terus berkembang," kata Bambang.
Sekarang ini, ketersediaan pasokan daya pada sistem kelistrikan Jawa-Bali mencapai sekitar 30.000 MW dengan beban puncak (peak load) berkisar 20.000 MW.
Dengan demikian dari sisi pasokan daya, PLN sangat siap untuk melayani kebutuhan listrik yang diperlukan dari berbagai lapisan pelanggan, utamanya bagi kalangan bisnis dan industri yang terus mengalami pertumbuhan.
"Sistem kelistrikan Jawa-Bali disuplai dari sejumlah pembangkit yang tersebar di Jawa-Bali yang dihubungkan dengan jaringan interkoneksi transmisi 500 KV dan 150," tukas Bambang.
(dnl/hen)
Manajer Senior Komunikasi Korporat Bambang Dwiyanto mengatakan, PLN menggandeng PT Multi Fabrindo Gemilang untuk pembangunan GIS tersebut.
"Nota kerjasama ditandatangani oleh Direktur Utama PLN Nur Pamudji dengan Presiden Direktur PT Multi Fabrindo Gemilang Zulkifli Nurdin. GIS 150 kV merupakan salah satu jenis Gardu Induk yang dibangun dalam satu bangunan/gedung tertutup. Biasanya gardu induk jenis ini, banyak dibangun di wilayah perkotaan," tutur Bambang dalam siaran pers, Selasa (27/3/2012).
Dikatakan Bambang, pembangunan GIS ini merupakan salah satu paket dari 8 paket penguatan kelistrikan Jakarta. Kedelapan paket tersebut meliputi pekerjaan penambahan interbus transformer (IBT) 500/150 kV, pekerjaan pembangunan kabel bawah tanah 150 kV dan pembangunan GIS 150 kV.
"Nilai investasi yang diperlukan untuk penguatan sistem kelistrikan Jakarta tadi, mencapai sekitar US$ 226 Juta. Diharapkan dengan adanya pekerjaan penguatan sistem kelistrikan ini, maka keandalan pasokan listrik di Jakarta menjadi semakin baik sehingga dapat memberikan dukungan pada perkembangan wilayah Jakarta, khususnya kehidupan perekonomian yang terus berkembang," kata Bambang.
Sekarang ini, ketersediaan pasokan daya pada sistem kelistrikan Jawa-Bali mencapai sekitar 30.000 MW dengan beban puncak (peak load) berkisar 20.000 MW.
Dengan demikian dari sisi pasokan daya, PLN sangat siap untuk melayani kebutuhan listrik yang diperlukan dari berbagai lapisan pelanggan, utamanya bagi kalangan bisnis dan industri yang terus mengalami pertumbuhan.
"Sistem kelistrikan Jawa-Bali disuplai dari sejumlah pembangkit yang tersebar di Jawa-Bali yang dihubungkan dengan jaringan interkoneksi transmisi 500 KV dan 150," tukas Bambang.
(dnl/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 12:27 WIB
Premium Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500, Pemerintah Ajukan 'Balsem' Rp 11,6 T ke DPR
-
Rabu, 22/05/2013 12:10 WIB
Banyak Saham Rebound, IHSG Naik Lagi ke 5.200
-
Rabu, 22/05/2013 12:06 WIB
'Berdarah-darah' Hingga Minum Obat Darah Tinggi Akibat Rupiah Jeblok
-
Rabu, 22/05/2013 12:01 WIB
Produsen Bahan Kimia Asahimas Ekspansi Pabrik Rp 3,8 Triliun
-
Rabu, 22/05/2013 11:45 WIB
Pertamina: Untung Jual BBM Kecil, Banyak SPBU Mau Tutup
-
Rabu, 22/05/2013 11:11 WIB
Mau Jadi Pengusaha Sukses dan Kaya? Cek Dulu 10 Tips Ini
-
Rabu, 22/05/2013 10:50 WIB
Darmin Nasution dan Bank Sentral
Kisah Terhubungnya ATM BCA dan Mandiri Hanya dalam '5 Menit'
-
Rabu, 22/05/2013 11:01 WIB
Utang Merpati Rp 6 Triliun akan Lunas Juni 2013, Bagaimana Caranya?
-
Rabu, 22/05/2013 11:41 WIB
Pertamina: Untung Jual BBM Kecil, Banyak SPBU Mau Tutup
-
Rabu, 22/05/2013 10:56 WIB
Pesawat 'Pak Pos' Terbang Perdana dari Papua 5 Juni
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 10:14 WIB WIB
Yuk! Lihat 10 Merek Dagang Termahal di Dunia Ini (2)
-
Rabu, 22/05/2013 09:17 WIB WIB
Orang Indonesia Buru Hunian 'Ferrari' di Singapura
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







