Perjalanan Dinas Fiktif Marak Akibat Gaji PNS 'Pas-pasan'
Rabu, 28/03/2012 09:57 WIB
Jakarta - Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) banyak menemukan perjalanan dinas fiktif yang dilakukan pejabat negara di Kementerian/Lembaga (K/L) maupun Pegawai Negari Sipil (PNS). Apa sebabnya?
Auditor Negara ini menyebutkan salah satu faktor banyak oknum yang mengambil kesempatan ini dikarenakan gaji yang memang pas-pasan.
"Ini akar masalahnya selain memang ada oknum tak bertanggung tetapi memang dari gaji yang kurang mencukupi jadi faktor," ungkap Wakil Ketua BPK, Hasan Bisri kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (28/3/2012).
"Tidak semua K/L dapat remunerasi akibatnya cari tambahan uang dari perjalanan dinas itu," imbuhnya.
Oleh sebab itu, BPK menemukan banyak perjalanan dinas fiktif dalam laporan auditnya.
"Ini kan sama saja kerugian bagi negara. Kita minta Polisi bergerak kejar biro-biro jasa yang mampu memalsukan bukti pembayaran seperti tiket dan hotel," kata hasan.
BPK memang menyebutkan banyak oknum yang bermain seperti biro perjalanan yang mampu membuat laporan hingga bukti perjalanan palsu.
"Dari tiket pesawat, hotel, sampai nota palsu makan di restoran bisa dipalsukan," tutur Hasan.
(dru/dnl)
Auditor Negara ini menyebutkan salah satu faktor banyak oknum yang mengambil kesempatan ini dikarenakan gaji yang memang pas-pasan.
"Ini akar masalahnya selain memang ada oknum tak bertanggung tetapi memang dari gaji yang kurang mencukupi jadi faktor," ungkap Wakil Ketua BPK, Hasan Bisri kepada detikFinance di Jakarta, Rabu (28/3/2012).
"Tidak semua K/L dapat remunerasi akibatnya cari tambahan uang dari perjalanan dinas itu," imbuhnya.
Oleh sebab itu, BPK menemukan banyak perjalanan dinas fiktif dalam laporan auditnya.
"Ini kan sama saja kerugian bagi negara. Kita minta Polisi bergerak kejar biro-biro jasa yang mampu memalsukan bukti pembayaran seperti tiket dan hotel," kata hasan.
BPK memang menyebutkan banyak oknum yang bermain seperti biro perjalanan yang mampu membuat laporan hingga bukti perjalanan palsu.
"Dari tiket pesawat, hotel, sampai nota palsu makan di restoran bisa dipalsukan," tutur Hasan.
(dru/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Senin, 20/05/2013 15:30 WIB
Apa Alasan SBY Pilih Chatib Basri Jadi Menkeu?
-
Senin, 20/05/2013 15:16 WIB
Kosmetik Martha Tilaar Rambah Pasar New York Hingga Tokyo
-
Senin, 20/05/2013 15:12 WIB
Direksi Angkasa Pura II Ikutan 'Turun Gunung' Jadi Guru Dadakan
-
Senin, 20/05/2013 15:11 WIB
Jadi Guru Dadakan di Kampung Halaman, Direktur BRI Bagi-bagi Duit
-
Senin, 20/05/2013 14:55 WIB
Kecurangan Pengadaan Barang Masih Marak, Dari Mesin Jahit Sampai Daging Sapi
-
Senin, 20/05/2013 14:48 WIB
Ini Satu-satunya Orang Arab yang Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia
-
Senin, 20/05/2013 14:20 WIB
Chatib Basri Jadi Menkeu, Bos Pertamina dan Kepala BKPM Diisi Orang Baru?
-
Senin, 20/05/2013 14:39 WIB
Premium Jadi Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500, Pemerintah Berharap Utang Menurun
-
Senin, 20/05/2013 14:13 WIB
SBY: Chatib Basri Jadi Menkeu Baru Gantikan Agus Marto
-
Senin, 20/05/2013 14:23 WIB
Selain Jadi Penjahit Zara, Sritex Pasok Baju Uniqlo Senilai US$ 30 Juta
-
67 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
38 Komentar
-
27 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Senin, 20/05/2013 15:11 WIB
Jadi Guru Dadakan di Kampung Halaman, Direktur BRI Bagi-bagi Duit
Direktur UMKM PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Djarot Kusumayekti menjadi guru dadakan di SMA Negeri 1 Pangkah, Kabupaten Tegal. Apa yang dilakukan Djarot?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 13:43 WIB WIB
Setop Impor dari China, PLN Mulai Gunakan Alat Listrik Made In RI
-
Senin, 20/05/2013 13:32 WIB WIB
Curhatan Pegawai Pajak Soal Penerimaan yang Tak Pernah Capai Target
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










