detikfinance

Dicari! 1245 PNS Lulusan STAN untuk Ditjen Pajak dan Bea Cukai

Ramdhania El Hida - detikfinance
Minggu, 01/04/2012 17:30 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/01/4/demo-PNS.jpg
Jakarta - Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan sebanyak 1607 lulusan D1 dan D3 Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) siap didaulat menjadi Calon PNS Kemenkeu.

"PNS yang bersumber dari lulusan STAN yang sudah disetujui formasinya 1607 orang," ujar Sekretaris Jenderal Kemenkeu, Kiagus Achmad Badaruddin kepada detikFinance, Minggu (1/4/2012).

Badaruddin menyebutkan untuk penempatan lulusan STAN tersebut, sebanyak 485 lulusan D3 ditempatkan di Ditjen Pajak, 107 orang ditempatkan di Ditjen Bea Cukai ditambah dengan lulusan dari D1 sebanyak 653 orang.

"Untuk D1 STAN DJBC 653 orang," jelasnya.

Sementara sebanyak 101 lulusan D3 STAN akan ditempatkan Ditjen Perbendaharaan, 83 orang di Sekretariat Jenderal, DJKN akan merekrut sebanyak 58 orang, Inspektorat Jenderal sebanyak 30 orang, Badan Pendidikan dan Pelatihan Keuangan (BPPK) sebanyak 30 orang,

"Ditjen Anggaran sebanyak 18 orang, Bapepam LK 20 orang, Badan Kebijakan Fiskal sebanyak 17 orang, Ditjen Pengelolaan Utang 5 orang. Sementara Ditjen Perimbangan Keuangan tidak merekrut pegawai baru," pungkasnya.

Sebelumnya, Badaruddin menyampaikan akan merekrut juga sekitar 1392 CPNS dari kalangan umum sehingga total penerimaan CPNS Kemenkeu sebanyak 2999 orang. Namun untuk 999 orang ini masih menunggu izin dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB).


(nia/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    BeritaTerbaru Index »
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy

    Deskripsi Online Trading Academy. Silakan membuka http://jahex.detik.com/statik/createstatic untuk mengupdate deskripsi ini.

    REGISTRASI OTA