Harga Pertamax 'Selangit', Wajar Orang Pindah ke Premium
Senin, 02/04/2012 09:35 WIB
Jakarta - Harga Pertamax yang telah menyentuh Rp 10.200 per liter membuat para pengguna BBM tersebut berbondong-bondong pindah ke Premium. Hal ini dinilai wajar, pasalnya tidak ada larangan apalagi sanksi kepada seseorang dalam memilih jenis BBM yang digunakannya.
Hal ini ditegaskan oleh pengamat perminyakan Kurtubi ketika dihubungi detikFinance, Senin (2/3/2012).
Menurut Kurtubi, jarak harga yang tinggi antara Pertamax dan Premium sudah lebih dari 2 kali lipat bahkan nyaris 3 kali lipat. Hal ini membuat orang kaya pengguna mobil mewah atau mereka yang sudah menggunakan Pertamax akan beralih menggunakan Premium karena selisih harga yang tinggi.
“Jarak Pertamax dengan Premium tambah lebar sehingga pengguna Pertamax sekarang didorong untuk kembali menggunakan Premium karena harganya yang murah,” kata Kurtubi.
Harga Premium yang disubsidi pemerintah menjadi sebesar Rp 4.500 per liter, tentunya membuat siapapun yang telah menggunakan Pertamax akan berpikir rasional untuk menggunakan Premium daripada Pertamax yang harganya jauh lebih mahal.
“Dia (pengguna Pertamax) menggunakan prinsip rasionalitas karena mereka pilih yang murah, itu nggak ada kaitannya mampu atau tidak mampu, itu lebih pada rasionalitas ekonomi,” imbuhnya.
Selain itu upaya pencegahan untuk melarang para pengguna mobil mewah yang akan menggunakan Premium tidak akan berjalan karena tidak ada aturan yang jelas melarangnya.
“Nggak ada ketentuan sanksi, paling sebatas himbauan saja,” tambahnya.
Apakah anda pernah melihat mobil-mobil mewah menggunakan Premium? Ayo kirim foto dan keterangannya ke redaksi@detikfinance.com dengan subject Mobil Mewah Pakai Premium!
(feb/dru)
Hal ini ditegaskan oleh pengamat perminyakan Kurtubi ketika dihubungi detikFinance, Senin (2/3/2012).
Menurut Kurtubi, jarak harga yang tinggi antara Pertamax dan Premium sudah lebih dari 2 kali lipat bahkan nyaris 3 kali lipat. Hal ini membuat orang kaya pengguna mobil mewah atau mereka yang sudah menggunakan Pertamax akan beralih menggunakan Premium karena selisih harga yang tinggi.
“Jarak Pertamax dengan Premium tambah lebar sehingga pengguna Pertamax sekarang didorong untuk kembali menggunakan Premium karena harganya yang murah,” kata Kurtubi.
Harga Premium yang disubsidi pemerintah menjadi sebesar Rp 4.500 per liter, tentunya membuat siapapun yang telah menggunakan Pertamax akan berpikir rasional untuk menggunakan Premium daripada Pertamax yang harganya jauh lebih mahal.
“Dia (pengguna Pertamax) menggunakan prinsip rasionalitas karena mereka pilih yang murah, itu nggak ada kaitannya mampu atau tidak mampu, itu lebih pada rasionalitas ekonomi,” imbuhnya.
Selain itu upaya pencegahan untuk melarang para pengguna mobil mewah yang akan menggunakan Premium tidak akan berjalan karena tidak ada aturan yang jelas melarangnya.
“Nggak ada ketentuan sanksi, paling sebatas himbauan saja,” tambahnya.
Apakah anda pernah melihat mobil-mobil mewah menggunakan Premium? Ayo kirim foto dan keterangannya ke redaksi@detikfinance.com dengan subject Mobil Mewah Pakai Premium!
(feb/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Senin, 20/05/2013 16:22 WIB
Pemerintah Dapat Setoran Rp 2 T dari Krakatau Steel dan Freeport
-
Senin, 20/05/2013 16:12 WIB
Melesat 69 Poin, IHSG Cetak Rekor Baru Lagi
-
Senin, 20/05/2013 16:10 WIB
Apartemen Baru Rp 400-700 Juta Dijual di Kebon Jeruk
-
Senin, 20/05/2013 15:53 WIB
Beli Mobil Dinas, Pemerintah Pasti Dapat Diskon Rp 2 Juta-Rp 25 Juta
-
Senin, 20/05/2013 15:46 WIB
Sritex Pasok Benang 10 Ribu Bale ke China
-
Senin, 20/05/2013 14:48 WIB
Ini Satu-satunya Orang Arab yang Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia
-
Senin, 20/05/2013 15:30 WIB
Apa Alasan SBY Pilih Chatib Basri Jadi Menkeu?
-
Senin, 20/05/2013 14:39 WIB
Premium Jadi Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500, Pemerintah Berharap Utang Menurun
-
Senin, 20/05/2013 14:20 WIB
Chatib Basri Jadi Menkeu, Bos Pertamina dan Kepala BKPM Diisi Orang Baru?
-
Senin, 20/05/2013 15:44 WIB
Beli Mobil Dinas, Pemerintah Pasti Dapat Diskon Rp 2 Juta-Rp 25 Juta
-
68 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
38 Komentar
-
27 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Senin, 20/05/2013 15:11 WIB
Jadi Guru Dadakan di Kampung Halaman, Direktur BRI Bagi-bagi Duit
Direktur UMKM PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Djarot Kusumayekti menjadi guru dadakan di SMA Negeri 1 Pangkah, Kabupaten Tegal. Apa yang dilakukan Djarot?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 14:13 WIB WIB
SBY: Chatib Basri Jadi Menkeu Baru Gantikan Agus Marto
-
Senin, 20/05/2013 13:43 WIB WIB
Setop Impor dari China, PLN Mulai Gunakan Alat Listrik Made In RI
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










