Punya Bentley dan Harley, Bambang Soesatyo Pantang Pakai BBM Premium
Senin, 02/04/2012 14:25 WIB
Jakarta - Anggota DPR Bambang Soesatyo mengatakan para pengguna mobil mewah seharusnya tidak menggunakan bensin murah premium. Selain diperuntukkan bagi orang kalangan bawah, premium tak pantas buat mobil mewah.
"Kendaraan saya seluruhnya di rumah tidak pernah memakai premium karena membuat kerusakan mesin yang ongkosnya jauh lebih mahal. Semua pakai pertamax plus," tegas Bambang kepada detikFinance, Senin (2/4/2012).
Dikatakan politisi Partai Golkar ini, selain mobil mewah, dia juga mempunyai motor Harley Davidson yang menggunakan bensin keluaran Shell karena oktan-nya tinggi dan pembakarannya lebih bagus. Dia tak ingin menggunakan premium yang memang tak pantas digunakan untuk kendaraan mewah.
Bambang Soesatyo memang diketahui mempunyai berbagai jenis kendaraan mewah. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Bambang Soesatyo per 2010 disebutkan Bambang memiliki dua buah mobil mewah bermerek Bentley dan Hummer. Lebih dari itu, Bambang memiliki mobil mewah lainnya seperti Land Rover, Mercedes Benz, dan Alphard, dan motor Harley Davidson.
Sebelumnya banyak ditemukan kendaraan-kendaraan mewah saat ini menggunakan premium karena harga bensin pertamax yang naik tinggi mencapai Rp 10.200 per liter.
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Tumiran sebelumnya menyatakan agar orang kaya pengguna mobil mewah tak nikmati bensin premium, pemerintah harus berani buat aturan tegas.
"Harus tegas ada regulasi mobil 2.000 cc berumur di kurang dari 5 tahun, wajib pakai pertamax!" tegas Tumiran.
Tumiran menegaskan, orang yang menggunakan mobil dengan spesifikasi tersebut merupakan orang berduit tebal alias orang kaya. "Itu pasti orang berduit," katanya.
Disparitas atau perbedaan antara harga bensin premium (Rp 4.500) dengan pertamax (Rp 10.200) saat ini memang dipastikan bakal membuat konsumsi premium meningkat tajam. "Harga pertamax ini mahal bagi masyarakat umum rata-rata, tapi untuk orang kaya pengguna mobil mewah itu murah," jelasnya.
Jadi, daripada pemerintah berhadapan dengan rakyat tak mampu, pemerintah harus berani tegas melarang mobil mewah dengan spesifikasi tadi untuk tidak menggunakan bensin premium.
(dnl/dru)
"Kendaraan saya seluruhnya di rumah tidak pernah memakai premium karena membuat kerusakan mesin yang ongkosnya jauh lebih mahal. Semua pakai pertamax plus," tegas Bambang kepada detikFinance, Senin (2/4/2012).
Dikatakan politisi Partai Golkar ini, selain mobil mewah, dia juga mempunyai motor Harley Davidson yang menggunakan bensin keluaran Shell karena oktan-nya tinggi dan pembakarannya lebih bagus. Dia tak ingin menggunakan premium yang memang tak pantas digunakan untuk kendaraan mewah.
Bambang Soesatyo memang diketahui mempunyai berbagai jenis kendaraan mewah. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Bambang Soesatyo per 2010 disebutkan Bambang memiliki dua buah mobil mewah bermerek Bentley dan Hummer. Lebih dari itu, Bambang memiliki mobil mewah lainnya seperti Land Rover, Mercedes Benz, dan Alphard, dan motor Harley Davidson.
Sebelumnya banyak ditemukan kendaraan-kendaraan mewah saat ini menggunakan premium karena harga bensin pertamax yang naik tinggi mencapai Rp 10.200 per liter.
Anggota Dewan Energi Nasional (DEN) Tumiran sebelumnya menyatakan agar orang kaya pengguna mobil mewah tak nikmati bensin premium, pemerintah harus berani buat aturan tegas.
"Harus tegas ada regulasi mobil 2.000 cc berumur di kurang dari 5 tahun, wajib pakai pertamax!" tegas Tumiran.
Tumiran menegaskan, orang yang menggunakan mobil dengan spesifikasi tersebut merupakan orang berduit tebal alias orang kaya. "Itu pasti orang berduit," katanya.
Disparitas atau perbedaan antara harga bensin premium (Rp 4.500) dengan pertamax (Rp 10.200) saat ini memang dipastikan bakal membuat konsumsi premium meningkat tajam. "Harga pertamax ini mahal bagi masyarakat umum rata-rata, tapi untuk orang kaya pengguna mobil mewah itu murah," jelasnya.
Jadi, daripada pemerintah berhadapan dengan rakyat tak mampu, pemerintah harus berani tegas melarang mobil mewah dengan spesifikasi tadi untuk tidak menggunakan bensin premium.
(dnl/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Selasa, 18/06/2013 21:30 WIB
Harga BBM Naik, Lorena Siap Naikkan Tarif Bus
-
Selasa, 18/06/2013 20:50 WIB
Tunggu Antrean Izin, Lorena Undur Waktu IPO
-
Selasa, 18/06/2013 19:52 WIB
Pemerintah Akan Naikkan BBM Saat Kompensasi Siap Dilaksanakan
-
Selasa, 18/06/2013 19:30 WIB
Molor, Proyek Tol Kebon Jeruk-Ulujami Baru Rampung Habis Lebaran
-
Selasa, 18/06/2013 19:27 WIB
Awas! Parkir Sembarangan di Bandara Soekarno Hatta akan Kena Gembok
-
Selasa, 18/06/2013 07:38 WIB
Curhatan Sopir Taksi yang Pusing BBM Bakal Jadi Rp 6.500/Liter
-
Selasa, 18/06/2013 21:22 WIB
Harga BBM Naik, Lorena Siap Naikkan Tarif Bus
-
Selasa, 18/06/2013 10:18 WIB
Bandel! Fortuner Pejabat Masih Parkir Sembarangan di Bandara Soetta
-
Selasa, 18/06/2013 09:20 WIB
BBM Premium Naik, Tarif KRL Jabodetabek Turun Per 1 Juli
-
Selasa, 18/06/2013 19:06 WIB
Kalahkan Singapore Airlines, Garuda Sabet World Best Economy Class 2013
-
77 Komentar
-
75 Komentar
-
69 Komentar
-
63 Komentar
-
53 Komentar
-
Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
Wawancara Khusus Wamentan
Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 18/06/2013 11:55 WIB
Tumben.. Dahlan Iskan Tampil Rapi Pakai Setelan Jas
Ada yang tidak biasa dengan Menteri BUMN Dahlan Iskan hari ini. hanya kemeja putih yang menempel di badannya, tapi sesuatu yang lebih formal dan rapi.
Online Trading Academy
Deskripsi Online Trading Academy. Silakan membuka http://jahex.detik.com/statik/createstatic untuk mengupdate deskripsi ini.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Selasa, 18/06/2013 15:42 WIB WIB
Sanksi SPBU Tutup Jelang BBM Naik, Pertamina: Kita Bablasin Tutup Sebulan
-
Selasa, 18/06/2013 15:39 WIB WIB
Tak Ada yang Seperti RI, Cadangan Minyak Sedikit Tapi BBM Murah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_6.gif)








