detikfinance

Hatta: Kita Mau Naikkan BBM Saja Ributnya Setengah Mati

Luhur Hertanto - detikfinance
Selasa, 03/04/2012 14:41 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/03/1034/SPBU2-dalam.jpg Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Pemerintah tak berdaya melarang mobil-mobil mewah seperti Toyota Alphard maupun Jaguar agar tidak menggunakan bensin bersubsidi, seperti yang terjadi saat ini. Kenapa alasannya?

"Membatasi dasarnya apa? Kita mau naikkan saja ributnya setengah mati. Kalau dibuat peraturan menteri, nanti ada yang merasa didiskriminasi," sindir Hatta.

Hal ini disampaikan Hatta di Kantor Presiden, Jakarta, Selasa (3/4/2012).

Dikatakan menteri berambut putih ini, dirinya sedih karena subsidi BBM yang nilainya ratusan triliun rupiah malah banyak diterima oleh masyarakat yang sebenarnya mampu alias tak layak disubsidi.

Di dalam APBN-P 2012 disebutkan pemerintah menganggarkan Rp 5 triliun untuk subsidi BBM tiap bulan. Di dalam praktiknyanya selama ini, subsidi tersebut selalu terlampaui dan pasti akan semakin berat beban subsidi yang harus disediakan akibat kian banyaknya mobil mewah menggunakan premium.

"Kalau mobil mewah pakai premium, bisa sampai 7-10 juta kiloliter nambahnya, berapa ratus triliun kita harus keluarkan lagi," papar
Hatta.

Dia mengakui tidak ada aturan hukum yang melarang pemilik mobil mewah menggunakan BBM bersubsidi. Di sisi lain pemerintah juga sulit membuat larangan untuk membatasi penggunaan BBM bersubsidi pasca hiruk pikuk politik pekan lalu.

Namun membiarkan kendaraan mewah menggunakan BBM bersubsidi juga bukan tindakan bijaksana. Sebab bertambahnya anggaran subsidi BBM dengan sendirinya membuat anggaran untuk sektor pembangunan lainnya jadi berkurang.

"Sebaiknya masyarakat mampu janganlah menggunakan BBM bersubsidi, sebab uang APBN tersedot luar biasa ke situ. Kasian masyarakat bawah, anggaran untuk pembangunan semakin berkurang," imbaunya.




(dnl/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA