detikfinance

Wall Street Terkoreksi Berkat Pengumuman The Fed

Angga Aliya - detikfinance
Rabu, 04/04/2012 07:22 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/04/6/CNA-dalam.jpg Foto: Reuters
New York - Bursa saham Wall Street terkena koreksi, meninggalkan posisi tertingginya dalam empat tahun terakhir. Semua berkat pernyataan The Federal Reserve yang tak lagi berniat memberikan stimulus tambahan ke pasar.

Dukungan dari bank sentral itu merupakan katalis utama penggerak S&P 500 menanjak 30% sejak Oktober tahun lalu disamping petumbuhan ekonomi Amerika Serikat (AS). Investor memang mengharapkan adanya aksi ambil untung setelah dua perdagangan terakhir naik tinggi.

Sektor-sektor yang kemarin naik tinggi kini memimpin pemelahan di pasar, indeks sektor energi turun 1% dan bahan material melemah 0,9%. Sementara sektor yang memimpin penguatan adalah sektor peralatan rumah tangga.

"Sudah ada sinyal penguatan di industri manufaktur dan tingkat tenaga kerja. Tapi langkah the Fed yang berniat menunggu dan melihat perkembangan situasi pasar itu membuat investor kecewa," kata Eric Teal, Kepala Investasi dari First Citizens Bancshares di Raleigh, North Carolina, dikutip dari Reuters, Rabu (4/4/2012).

Pekan lalu, situasi pasar sudah memasuki tren bullish, sebelum adanya pengumuman dari bank sentral negeri paman sam tersebut. Data penjualan otomotif AS juga sudah mencetak performa terbaik sejak 2008 lalu, satu lagi sinyal pemulihan ekonomi.

Pada penutupan perdagangan Rabu waktu setempat, Indeks Dow Jones terpangkas 64,94 poin (0,49%) ke level 13.199,55. Indeks Standard & Poor's 500 melemah 5,73 poin (0,40%) ke level 1.413,31. Indeks Komposit Nasdaq turun 6,13 poin (0,20%) ke level 3.113,57.

Meski terkena koreksi, sejak awal tahun ini Dow Jones masih naik 8% sementara S&P 500 bertahan di penguatan 12,4%, sedangkan Nasdaq tumbuh 19,5%.



(ang/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA