Premix RON 90 Dijual Rp 7.200 Agar Alphard Tak 'Minum' Premium
Rabu, 04/04/2012 12:25 WIB
Foto: dok.detikFinance
Jakarta - Sebagai solusi banyaknya mobil mewah menggunakan bensin premium yang masih disubsidi, Wakil Menteri ESDM Widjajono Partowidagdo mengusulkan SPBU jualan bensin premix RON 90 seharga Rp 7.200.
Harga bensin premix Rp 7.200 ini menurut Widjajono masih disubsidi oleh pemerintah. Namun subsidinya tidak besar dibandingkan bensin premium yang saat ini harganya Rp 4.500 dan disubsidi Rp 4.000 per liter.
"Pembakarannya baik, harganya tidak terlalu mahal, tapi negara tetap subsidi, tapi subsidinya lebih kecil dibandingkan subsidi premium," katanya.
Widjajono yakin alternatif bahan bakar ini akan diterima masyarakat. "Karena selama ini kan sudah banyak orang yang mencampur Pertamax dengan premium, biar bahan bakarnya tidak terlalu jelek. Artinya pasarnya kan ada, jadi kenapa tidak," ujarnya.
Namun dirinya yakin, kalau pemerintah perintahkan Pertamina untuk buat premix dengan RON 90 bisa segera dilaksanakan.
"Kalau diperintahkan, besok bisa, tapi perlu waktu juga, tapi tidak susah, kan Pertamina punya premium, pertamax, pertamax plus, apa susahnya sih tinggal di blend," tandasnya.
Menurut Widjajono, premix RON 90 merupakan solusi terbaik untuk pengendara mobil sehingga tidak menggunakan premium yang oktannya rendah dan bisa merusak mesin kendaraan.
"Kan, ada orang berpikir, mau pakai BBM non subsidi tapi harganya terlalu tinggi, tapi kalau pakai BBM bersubsidi tidak tega makan subsidinya terlalu besar. Maka kenapa kita tidak memberikan pilihan di tengahnya, yakni campuran antara BBM bersubsidi dan non subsidi, harganya di tengah," kata Widjajono.
(dnl/hen)
Harga bensin premix Rp 7.200 ini menurut Widjajono masih disubsidi oleh pemerintah. Namun subsidinya tidak besar dibandingkan bensin premium yang saat ini harganya Rp 4.500 dan disubsidi Rp 4.000 per liter.
"Pembakarannya baik, harganya tidak terlalu mahal, tapi negara tetap subsidi, tapi subsidinya lebih kecil dibandingkan subsidi premium," katanya.
Widjajono yakin alternatif bahan bakar ini akan diterima masyarakat. "Karena selama ini kan sudah banyak orang yang mencampur Pertamax dengan premium, biar bahan bakarnya tidak terlalu jelek. Artinya pasarnya kan ada, jadi kenapa tidak," ujarnya.
Namun dirinya yakin, kalau pemerintah perintahkan Pertamina untuk buat premix dengan RON 90 bisa segera dilaksanakan.
"Kalau diperintahkan, besok bisa, tapi perlu waktu juga, tapi tidak susah, kan Pertamina punya premium, pertamax, pertamax plus, apa susahnya sih tinggal di blend," tandasnya.
Menurut Widjajono, premix RON 90 merupakan solusi terbaik untuk pengendara mobil sehingga tidak menggunakan premium yang oktannya rendah dan bisa merusak mesin kendaraan.
"Kan, ada orang berpikir, mau pakai BBM non subsidi tapi harganya terlalu tinggi, tapi kalau pakai BBM bersubsidi tidak tega makan subsidinya terlalu besar. Maka kenapa kita tidak memberikan pilihan di tengahnya, yakni campuran antara BBM bersubsidi dan non subsidi, harganya di tengah," kata Widjajono.
(dnl/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Senin, 20/05/2013 00:00 WIB
Bayar Pajak Lebih Cepat dan Praktis dengan mandiri e-tax
-
Minggu, 19/05/2013 18:06 WIB
Djarum, Gudang Garam, Sampoerna Cs Ekspansi Pabrik, Penerimaan Cukai 'Kinclong'
-
Minggu, 19/05/2013 17:55 WIB
Ini Dia Para BUMN yang Dapat Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Minggu, 19/05/2013 17:35 WIB
Mulai Juli, 276 SPBU di DKI Uji Coba Operasikan RFID
-
Minggu, 19/05/2013 17:23 WIB
Korban Jiwa Bertambah Jadi 6 Orang, Bos Induk Freeport 'Terbang' ke Papua
-
Minggu, 19/05/2013 17:57 WIB
Djarum, Gudang Garam, Sampoerna Cs Ekspansi Pabrik, Penerimaan Cukai 'Kinclong'
-
Minggu, 19/05/2013 17:35 WIB
Ini Dia Para BUMN yang Dapat Penghargaan dari Dahlan Iskan
-
Minggu, 19/05/2013 16:48 WIB
BUMN Manakah yang Membayar Gaji Pegawainya Paling Rendah?
-
Minggu, 19/05/2013 17:11 WIB
Korban Jiwa Bertambah Jadi 6 Orang, Bos Induk Freeport 'Terbang' ke Papua
-
Minggu, 19/05/2013 17:24 WIB
Mulai Juli, 276 SPBU di DKI Uji Coba Operasikan RFID
-
67 Komentar
-
65 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
45 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 18/05/2013 11:27 WIB
Pagi-pagi, Gita Wirjawan Beri Kuliah Mahasiswa dan Alumni IPB di Hotel Hyatt
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan di pagi in imemberi kuliah umum kepada mahasiswa dan alumni program pasca sarjana Manajemen dan Bisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Sabtu, 18/05/2013 12:23 WIB WIB
Ini 2 Negara Pemborong Emas Terbesar di Dunia
-
Sabtu, 18/05/2013 11:44 WIB WIB
Cerita Gita Wirjawan Temui Hillary Clinton Karena Sawit RI Ditolak AS
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer








