detikfinance

BI: Harusnya Elnusa Bisa Berdamai Dengan Bank Mega

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Rabu, 04/04/2012 12:47 WIB
//images.detik.com/content/2012/04/04/5/BI-Rate.jpg
Jakarta -Bank Indonesia (BI) memandang kasus sengketa PT Bank Mega Tbk dengan nasabahnya sendiri yakni PT Elnusa Tbk seharusnya bisa diselesaikan dengan cara damai. Melalui mediasi, BI berpandangan kasus sengketa bank dengan nasabahnya bisa saling menguntungkan.

Namun, penawaran ini sepertinya tidak dipilih Bank Mega ataupun Elnusa hingga adanya keputusan dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengabulkan gugatan Elnusa, dimana Bank Mega harus mengembalikan dana deposito miliknya sebesar Rp 111 miliar.

Bank sentral juga mengungkapkan saat ini proses hukum masih berjalan sehingga Bank Mega baru bisa membayarkan dana kepada Elnusa setelah ada ketetapan hukum.

"Sebenarnya itu pelajaran supaya tidak terulang lagi. Dari awal (BI) menawarkan supaya mereka berdamai. Tetapi keliatannya tidak bisa, sehingga kita ambil keputusan agar Bank Mega membuat escrow account (rekening sementara di BI) untuk berjaga-jaga, menyediakan dana kalau sampai Pengadilan," kata Gubernur BI Darmin Nasution di kantornya, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Rabu (4/4/2012).

"Kemudian mengambil keputusan tetap dan suruh dia bayar. Jadi ini koridornya udah ada, tinggal bagaimana keputusannya pengadilan. Kita tunggu saja. BI tidak ikut jadi bagian. Tergantung keputusannya," tegas Darmin.

Mengenai usulan jaminan atas laba dan aset Bank Mega dalam perkaranya dengan Elnusa, Darmin tidak mau berspekulasi. Seluruh putusan harus berdasarkan keputusan pengadilan.

"Yang akan diputuskan masih ada proses kasasi, kita tunggu saja," imbuhnya.

(wep/dru)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut