detikfinance

Didatangi Kostrad Soal Mandala, Mata Sandiaga Uno Berkaca-kaca

Whery Enggo Prayogi - detikfinance
Kamis, 05/04/2012 10:50 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/05/4/mandala1.jpg Sandiaga Uno (kiri)
Jakarta - Pendiri Saratoga Grup, Sandiaga Uno mengaku terharu dengan kedatangan perwakilan Komando Strategis Cadangan TNI Angkatan Darat (Kostrad) Kamis (5/4/2012) sebelum ia menuju bandara untuk meresmikan penerbangan kembali Mandala pagi tadi.
Pihak Kosrad mengucapkan terima kasih telah menghidupkan kembali Mandala Airlines, dengan kerjasama strategisnya bersama Tiger Airways.

"Hari ini mata saya berkaca-kaca. Jam 5.30 saya datang, dan mengatakan atas nama keluarga Kostrad mengucapkan terima kasih telah menghidupkan lagi Mandala," kata Sandi dalam peresmian perbangan Mandala Jakarta-Medan, di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Kamis (5/4/2012)

Ucapan ini sekaligus menghidupkan warga Kostrad yang memang dikenal pendiri Mandala 43 tahun silam.

PT. Mandala Airlines merupakan perusahaan yang membawahi maskapai Mandala Airlines. Mandala Airlines berdiri pada tahun 1969 atas prakarsa Kol. Sofjar, Mayjen Raden Soerjo, Adil Aljol, Mayor (Udara) Soegandi Partosoegondo, Kasbi Indradjanoe dan Darwin Ramli.

Sebelum diambil alih oleh Cardig International pada 2006, Mandala Airlines berada di bawah kepemilikan PT. Dharma Kencana Sakti yang merupakan bagian dari Yayasan Dharma Putra Kostrad.

Tahun lalu Mandala Airlines berhenti terbang pada 13 Januari 2011, akibat kekurangan dana operasional dan menumpuknya utang. Setelah proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) di Pengadilan Niaga Jakarta Pusat, akhirnya maskapai ini selamat dari kebangkrutan.

Beberapa investor baru masuk seperti Tiger Airways Holding Limited resmi memiliki 33% saham di PT Mandala Airlines Indonesia. Tiger berpartner dengan perusahaan Sandiaga Uno yaitu Saratoga.

Investasi Tiger Airways dalam Mandala dikelola melalui anak perusahaan Tiger Airways di Singapura, Roar Aviation Pte. Ltd. Grup Saratoga memiliki saham sebesar 51,3%. Sisanya 15,7% saham masih dimiliki pemilik saham sebelumnya serta kreditor Mandala.




(wep/hen)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-

    How To Make Money in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut