detikfinance

Laporan dari Venlo

Ekonomi Kreatif dan 'Semarangan' Ala Paul Beck di Floriade 2012

Eddi Santosa - detikfinance
Sabtu, 07/04/2012 06:19 WIB
Foto: es/detikcom
Venlo - Floriade adalah ekonomi kreatif dan bentuk ekspresi ekonomi kreatif paling modern. Indonesia memanfaatkan peluang ini tidak hanya untuk hortikultura, tetapi juga perdagangan, pariwisata dan investasi.

Hal itu disampaikan Duta Besar RI Luar Biasa Berkuasa Penuh untuk Kerajaan Belanda Retno Lestari Priansari Marsudi dalam perbincangan dengan detikfinance seusai pembukaan Paviliun Indonesia di World Horticultural Expo, Floriade 2012, di Venlo, Negeri Belanda (5/4/2012).

Bertema Indonesia Spice Islands, Paviliun Indonesia dibuka secara resmi oleh Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sapta Nirwandar, didampingi Dubes dan dimeriahkan dengan Tari Papua, Tari Topeng Betawi, pemotongan nasi tumpeng serta hidangan berbagai macam makanan ringan Nusantara.

Sehari sebelumnya Floriade 2012 telah secara resmi dibuka oleh Ratu Beatrix didampingi Menteri Infrastruktur dan Lingkungan Schultz van Haegen, Menteri Muda Pertanian Bleker dan CEO Paul Beck (4/4/2012).

"Ini partisipasi kita ketiga. Kita ingin memanfaatkan peluang dalam pameran hortikultura terbesar sedunia ini untuk menampilkan produk-produk hortikultura kita dan pengembangan teknologinya. Pada saat bersamaan kita menunjukkan kebinekaan Indonesia," ujar Dubes.

Menurut Dubes, dalam partisipasi di Floriade 2012 selama enam bulan sampai Oktober nanti, akan ada penyelenggaraan forum bisnis di tempat ini juga, di Paviliun Indonesia. Jadi tidak hanya hortikultura tapi diperluas ke perdagangan, pariwisata dan investasi.

"Misalnya tadi saya menerima pengusaha bidang perminyakan dan mereka meminta saya untuk mempertemukan dengan Pertamina. Pertamina ada di sini menempati salah satu tempat di Paviliun Indonesia dan kita akan atur pertemuan mereka dengan Pertamina," imbuh Dubes.

Lanjut Dubes, ini baru pembukaan, pada bulan Mei nanti akan ada business meeting mengenai agrikultur. Kemudian akan ada beberapa kali business meeting yang lebih fokus ke perdagangan, pariwisata dan investasi.

"Dan kita juga akan memanfaatkan peluang itu untuk melakukan diplomasi kuliner, akan ada demonstrasi memasak dan setiap bulan Paviliun Indonesia akan diisi kegiatan seni, budaya, perdagangan, investasi," demikian Dubes.

Sementara itu CEO Floriade 2012 Paul Beck yang hadir memberi sambutan pada pembukaan Paviliun Indonesia mengatakan bahwa dia merasa kerasan berada di paviliun yang menampilkan rumah berarsitektur Jawa, Rumah adat Toraja, Bali, Betawi, Sasak, Dayak Kalimantan, dan miniatur Candi Borobudur.

"Saya (menuju paviliun) sayup-sayup mendengar musik dari tempat dimana saya dilahirkan, Semarang, Jawa. Anda juga, saya tahu itu!" pekik Beck sambil memberi isyarat ke arah Dubes, disusul tepuk tangan para tamu undangan antara lain Walikota Venlo, kalangan bisnis, dan pejabat pemerintahan setempat.

Dikatakan Beck bahwa keluarganya secara turun- temurun tinggal di Indonesia lebih dari dua abad lamanya, tepatnya di Semarang, Jawa Tengah. Dan Dubes Retno juga kelahiran Semarang. Beck memanfaatkan kesempatan singkat itu untuk nostalgia dan guyonan Semarangan.

"Jadi, saya sangat bangga bahwa di Paviliun Indonesia ini juga ada rumah Jawa. Paviliun Anda ini indah sekali. Saya di paviliun ini merasa seperti di rumah sendiri. Luar biasa," cetus Beck.

Beck juga mengingatkan kembali bahwa Indonesia adalah pemenang Floriade di Haarlemmermeer sepuluh tahun lalu (2002) dan mungkin kali ini Indonesia juga akan kembali keluar sebagai pemenang.

Untuk tim yang telah membangun Paviliun Indonesia ini, Beck memuji mereka semua telah melahirkan karya yang hebat. Ini bisa menjadi contoh negara-negara lain untuk mengikuti cara seperti ini.

"Mengenai bisnis, bisnis adalah penting. Hubungan kita, keluarga kita, juga negara kita sangat erat. Dan saya kira ke depan juga harus tetap seperti itu. Selamat datang di negara kami, di sini di Venlo," pungkas Beck.

Floriade ini diselenggarakan setiap 10 tahun sekali. Floriade 2012 di Venlo mengangkat tema Be Part of the Theatre in Nature, Get Closer to the Quality of Life (Jadilah Bagian dari Teater Alam, Mendekatlah ke Kualitas Hidup), mencakup lahan pameran seluas 66 hektar, diikuti oleh 35 negara, dan akan berlangsung dari 5 April sampai dengan 7 Oktober 2012.

Sebelumnya Indonesia telah berpartisipasi dalam Floriade 2002 di Haarlemmermeer dan Floriade 1992 di Zoetermeer.


(es/es)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA