detikfinance

First Asia Capital: IHSG Konsolidasi di Awal Pekan

First Asia Capital - detikfinance
Senin, 09/04/2012 09:05 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/09/1015/FAC-dalam.JPG
Jakarta - Pada perdagangan akhir pekan kemarin, pelaku pasar kembali mendorong penguatan IHSG ke teritori positif, setelah sehari sebelumnya indeks drop sebesar 81 poin. IHSG berhasil ditutup naik 32,338 poin di 4166,374. Ini membuat IHSG sepekan berhasil menguat 1,14%. Nilai transaksi rata-rata harian sepekan kemarin di Pasar Reguler mencapai Rp.4,69 triliun naik dari pekan sebelumnya sebesar Rp.3,77 triliun. Investor asing mencatatkan nilai pembelian bersih sepekan mencapai Rp.1,39 triliun melanjutkan pembelian bersih asing pekan sebelumnya yang mencapai Rp.2,92 triliun. Saham-saham perbankan, otomotif, properti dan infrastruktur menjadi penopang penguatan IHSG selama sepekan terakhir.

Pada perdagangan awal pekan ini IHSG cenderung konsolidasi dengan penguatan terbatas. Pelaku pasar akan melakukan aksi beli selektif memanfaatkan momentum rencana pembagian dividen. Sementara perkembangan pasar saham global akhir pekan kemarin ditutup bervariasi. Indeks DJIA dan S&P 500 di Wall Street ditutup masing-masing turun tipis 0,11% dan 0,06%. Data tenaga kerja di AS Maret lalu di bawah ekspektasi ekonom sebelumnya. Lapangan pekerjaan di AS Maret lalu hanya tumbuh 120.000, di bawah perkiraan ekonom sebesar 230 ribu lapangan kerja. Namun angka tingkat pengangguran di AS Maret lalu turun dari 8,3% menjadi 8,2%. Perlambatan pertumbuhan lapangan kerja tersebut membuka kembali harapan The Fed akan mengeluarkan kebijakan paket quantitative easing tahap tiga. Spekulasi ini membuat harga emas dan minyak mentah kembali menguat pada perdagangan akhir pekan lalu. Namun selama sepekan harga kedua komoditas tersebut cenderung melemah masing-masing 2,24% dan 1,81%.

Untuk perdagangan hari ini pelaku pasar bisa mencermati pergerakan harga saham emiten sektoral yang bergerak di perbankan, energi, dan perkebunan. Selain itu cermati juga emiten sektotal yang berpeluang mencatatkan pertumbuhan pendapatan positif pada 1Q12 yang mulai dirilis akhir April ini. IHSG akan bergerak dengan level resisten pertama di 4190 dan kedua di 4215. Sedangkan level support ada di 4120 dan 4070.

IHSG S1 4120 S2 4070 R1 4190 R2 4215

Saham Pilihan :
TLKM 7400-7800 Sell on Strength
BBNI 3950-4150 Buy on Weakness
BBRI 6950-7150 Buy
BBCA 7900-8150 Buy
ITMG 43500-45000 Trading Buy
ADRO 1870-1940 Trading Buy
ASII 72250-75500 Sell on Strength
ENRG-184-190 Trading Buy
BRAU 540-600 Maintain Buy
BMRI 6900-7150 Trading Buy
MEDC 2000-2250 Trading Buy



(ang/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
      Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
      Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA
    MustRead close