detikfinance

China dan Jepang Setuju Bantu IMF Atasi Krisis Eropa

Metta Pranata - detikfinance
Senin, 09/04/2012 11:10 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/09/4/unieropa-luar.jpg
Tokyo - China dan Jepang akan bekerjasama membantu International Monetary Fund (IMF) sebagai usaha mencegah krisis utang Eropa menyeret ekonomi global.

China dan Jepang sudah diminta IMF menyuntikkan uang US$ 500 miliar (Rp 4.550 triliun) sebagai sumber pinjaman tambahan untuk melindungi ekonomi global dari pengaruh krisis Eropa. Namun kedua negara dengan ekonomi terbesar di Asia itu belum memutuskan setuju atau tidak menyediakan dana tambahan bagi IMF.

Menteri Keuangan China dan Jepang sudah bertemu di Tokyo akhir pekan lalu, sebelum menghadiri rapat grup 20 negara di Washington bulan ini. Menteri Keuangan Jepang, Jun Azumi mengatakan kedua negara telah mengadakan perbincangan level tinggi mengenai kontribusi finansial untuk IMF, seperti dikutip dari Sydney Morning Herald (9/4/2012).

“Daripada membuat keputusan sendiri-sendiri, kami telah setuju untuk saling berkonsultasi dengan sangat dekat. Krisis Eropa belum berakhir... masih butuh pengawasan ketat,” kata Azumi usai menghadiri pertemuan dengan Xie Xuren, Menteri Keuangan China.

Anggota-anggota IMF enggan turun tangan hingga negara-negara Eropa melakukan usaha lebih keras untuk membantu diri mereka sendiri. Amerika Serikat sebagai pemilik saham terbesar IMF sudah menolak menaikkan kontribusinya.

Komentar Azumi dilontarkan setelah Managing Director IMF Christine Lagarde menekan Amerika Serikat pekan lalu untuk bersedia menyediakan dukungan tambahan kepada IMF. Data terakhir pekan lalu menunjukkan angka upah tenaga kerja naik 120.000 di bulan Maret. Kenaikan terkecil dalam lima bulan terakhir menurut Departemen Tenaga Kerja AS.



(ang/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
      Wawancara Direktur Komersial AirAsia
      Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
      PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
    • Gb Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
      Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
      Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?


    Online Trading Academy Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
    REGISTRASI OTA