Minta Rakyat Hemat, SBY Kasih Contoh Dulu!
Selasa, 10/04/2012 13:03 WIB
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengajak masyarakat untuk hemat BBM dan listrik. Namun masyarakat meminta SBY untuk memberi contoh terlebih dahulu.
Diambil dari komentar-komentar berita detikFinance Selasa (10/4/2012), banyak masyarakat melihat pemerintah masih boros dengan berbagai belanja-belanja tak penting dan cenderung boros, serta perjalanan-perjalanan dinas yang terlalu banyak memakan anggaran.
Akun komentar bernama Tallest menyatakan SBY harga memberi contoh dan teladan untuk melakukan pengematan seperti pengurangan perjalanan dinas dan menghentikan pembelian mobil dinas pejabat.
"Andai saja anda memberi contoh dan menjadi teladan dengan melakukan penghematan seperti mengurangi perjalanan keluar negeri, menghemat belanja kementerian/lembaga, membatalkan pembelian pesawat kepresidenan, mengurangi pemakaian listrik di kementerian/lembaga, menghentikan pembelian mobil dinas pejabat, mengurangi staf anda yang kurang kerjaan, dan lainnya, saya haqqul yakin seluruh rakyat akan mengikuti anjuran anda," tutur akun Tallest tersebut.
Kemudian, pemilik akun Rickbonet menyatakan, penghematan anggaran harus dimulai dari pejabat negara.
"Baiklah bapak, klo gitu penghematan mulai dari pejabatnya dulu, pejabat kekantor nggak usah pakai mobil, PNS, TNI/Polri yg tdk produktif silakan dipensiun dini kan dari pada ke kantor main game atau baca koran mending suruh wiraswasta saja, uangnya dr pesangon, hapuskan jatah2 BBM utk pejabat...banyak siiihhhh klo mau hemat beneran," katanya.
Selain itu, ada juga komentar-komentar yang meminta pemerintah untuk menghapuskan anggaran belanja birokrat untuk dipangkas. Kemudian soal pemangkasan perjalanan dinas ke luar negeri berkedok studi banding yang tidak ada hasilnya.
Belum lagi soal pengawal presiden yang banyak dan boros menggunakan BBM. Jadi kalau mau meminta rakyat untuk berhemat, pemerintah harus menghemat terlebih dahulu.
(dnl/dru)
Diambil dari komentar-komentar berita detikFinance Selasa (10/4/2012), banyak masyarakat melihat pemerintah masih boros dengan berbagai belanja-belanja tak penting dan cenderung boros, serta perjalanan-perjalanan dinas yang terlalu banyak memakan anggaran.
Akun komentar bernama Tallest menyatakan SBY harga memberi contoh dan teladan untuk melakukan pengematan seperti pengurangan perjalanan dinas dan menghentikan pembelian mobil dinas pejabat.
"Andai saja anda memberi contoh dan menjadi teladan dengan melakukan penghematan seperti mengurangi perjalanan keluar negeri, menghemat belanja kementerian/lembaga, membatalkan pembelian pesawat kepresidenan, mengurangi pemakaian listrik di kementerian/lembaga, menghentikan pembelian mobil dinas pejabat, mengurangi staf anda yang kurang kerjaan, dan lainnya, saya haqqul yakin seluruh rakyat akan mengikuti anjuran anda," tutur akun Tallest tersebut.
Kemudian, pemilik akun Rickbonet menyatakan, penghematan anggaran harus dimulai dari pejabat negara.
"Baiklah bapak, klo gitu penghematan mulai dari pejabatnya dulu, pejabat kekantor nggak usah pakai mobil, PNS, TNI/Polri yg tdk produktif silakan dipensiun dini kan dari pada ke kantor main game atau baca koran mending suruh wiraswasta saja, uangnya dr pesangon, hapuskan jatah2 BBM utk pejabat...banyak siiihhhh klo mau hemat beneran," katanya.
Selain itu, ada juga komentar-komentar yang meminta pemerintah untuk menghapuskan anggaran belanja birokrat untuk dipangkas. Kemudian soal pemangkasan perjalanan dinas ke luar negeri berkedok studi banding yang tidak ada hasilnya.
Belum lagi soal pengawal presiden yang banyak dan boros menggunakan BBM. Jadi kalau mau meminta rakyat untuk berhemat, pemerintah harus menghemat terlebih dahulu.
(dnl/dru)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 23/05/2013 11:12 WIB
Kenaikan Harga Tanah di Jakarta Selatan Melesat Paling Tinggi
-
Kamis, 23/05/2013 11:11 WIB
Di Depan Para Bankir, Hatta Sebut Masyarakat RI Sudah Sejahtera
-
Kamis, 23/05/2013 11:03 WIB
Anggaran Pendidikan Naik Jadi Rp 344 Triliun Tahun Ini, ke Mana Larinya?
-
Kamis, 23/05/2013 10:49 WIB
Dahlan Jadi 'Dosen' Dadakan di FEUI, Ngajar Apa Ya?
-
Kamis, 23/05/2013 10:34 WIB
Premium Jadi Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500, Kok Subsidi Tetap Melambung?
-
Kamis, 23/05/2013 10:00 WIB
Hebat! Sri Mulyani Kembali Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
-
Kamis, 23/05/2013 10:24 WIB
Premium Jadi Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500, Kok Subsidi Tetap Melambung?
-
Kamis, 23/05/2013 08:37 WIB
Laporan dari Singapura
Hati-hati Belanja di Singapura, Banyak Tipu-tipu
-
Kamis, 23/05/2013 10:22 WIB
Rumah dengan Biaya Konstruksi Paling Mahal di Dunia
-
Kamis, 23/05/2013 10:09 WIB
Anggaran Pemerintah di 2013 Rp 1.193 Triliun, Jatah PNS Rp 240 Triliun
-
38 Komentar
-
33 Komentar
-
25 Komentar
-
24 Komentar
-
22 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Kamis, 23/05/2013 10:00 WIB
Hebat! Sri Mulyani Kembali Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati kembali masuk dalam jajaran 'The World's Most Powerful Women 2013 atau 'Wanita Paling Berpengaruh di 2013' versi Forbes.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 09:09 WIB WIB
Perjuangkan Aspirasi Buruh, Said Iqbal dapat Penghargaan dari Belanda
-
Kamis, 23/05/2013 08:55 WIB WIB
Harga Emas Antam Tak Bergerak, Buyback Jeblok Rp 4.000/Gram
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







