60% Pertumbuhan Permintaan Susu Dunia Dikuasai RI, China, dan India
Senin, 16/04/2012 17:47 WIB
Jakarta - Indonesia menjadi salah satu negara yang menyumbang pertumbuhan permintaan susu dunia. Bersama China dan India, permintaan susu ketiga negara ini bakal mencapai 60% dunia.
Presiden Direktur PT. Fonterra Brands Indonesia Yon Handoyo mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menyediakan nutrisi susu berkualitas tinggi kepada masyarakat di seluruh kawasan ASEAN termasuk Indonesia.
"Permintaan susu global akan meningkat 100 miliar liter dalam 8 tahun mendatang dan 60% pertumbuhan permintaan tersebut berasal dari Cina, India, dan Indonesia. Investasi kami dalam pengemasan lokal dan kemampuan pengolahan akan membantu memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi susu yang sedang tumbuh pesat di kawasan ini," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/4/2012)
Ia mengatakan Fonterra saat ini mencari mitra untuk mendirikan dan menjalankan pabrik pengolahan dan pengemasan di Indonesia yang saat ini masih dalam tahap perencanaan.
"Saat ini kami sedang dalam tahap diskusi dengan beberapa calon mitra dan tengah mencari alternatif struktur kerjasama serta lokasi. Kami berharap pabrik baru sudah dapat beroperasi dalam waktu 18 bulan, yang akan mengadopsi praktik terbaik dari Fonterra dan mematuhi Standar Mutu dan Kualitas Fonterra," katanya.
CEO Fonterra Theo Spierings menambahkan bahwa rencana investasi Fonterra di Indonesia merupakan bagian dari strategi global perusahaan untuk lebih mempertajam fokus di kawasan ASEAN.
Fonterra hari ini mengumumkan rencana investasi pembangunan pabrik pengolahan dan pengemasan di Indonesia. Investasi ini akan mendukung ekspansi lokal produk konsumen Fonterra, yaitu Anlene, Anmum, dan Anchor Boneeto di seluruh Indonesia.
Spierings mengatakan Asia mengungguli pertumbuhan permintaan produk susu di dunia dan Indonesia memainkan peranan besar dalam permintaan ini.
"Industri susu Selandia Baru telah menjalin kerjasama dengan Indonesia selama lebih dari 40 tahun memasok produk susu berkualitas tinggi dan permintaan produk susu Indonesia diprediksi akan tumbuh sekitar 50% dalam delapan tahun ke depan. Dengan prediksi pertumbuhan yang begitu pesat di Indonesia, kami ingin meningkatkan kemampuan pengolahan dan pengemasan kami di sini untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang bisnis kami," katanya.
Fonterra selama ini mengolah dan mengemas produk konsumen-Anlene, Anmum, dan Anchor Boneeto-di Selandia Baru atau melalui perusahaan pengemasan di Indonesia atau Asia, sebelum mendistribusikannya ke pasar Indonesia.
"Produk-produk Fonterra tersebut akan tetap menggunakan bahan baku asal Selandia Baru, sementara pabrik yang baru akan mendukung proses sekunder produksi dan membantu merespons kebutuhan pasar dengan cepat," jelasnya.
(hen/dnl)
Presiden Direktur PT. Fonterra Brands Indonesia Yon Handoyo mengatakan pihaknya berkomitmen untuk menyediakan nutrisi susu berkualitas tinggi kepada masyarakat di seluruh kawasan ASEAN termasuk Indonesia.
"Permintaan susu global akan meningkat 100 miliar liter dalam 8 tahun mendatang dan 60% pertumbuhan permintaan tersebut berasal dari Cina, India, dan Indonesia. Investasi kami dalam pengemasan lokal dan kemampuan pengolahan akan membantu memastikan terpenuhinya kebutuhan nutrisi susu yang sedang tumbuh pesat di kawasan ini," katanya dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/4/2012)
Ia mengatakan Fonterra saat ini mencari mitra untuk mendirikan dan menjalankan pabrik pengolahan dan pengemasan di Indonesia yang saat ini masih dalam tahap perencanaan.
"Saat ini kami sedang dalam tahap diskusi dengan beberapa calon mitra dan tengah mencari alternatif struktur kerjasama serta lokasi. Kami berharap pabrik baru sudah dapat beroperasi dalam waktu 18 bulan, yang akan mengadopsi praktik terbaik dari Fonterra dan mematuhi Standar Mutu dan Kualitas Fonterra," katanya.
CEO Fonterra Theo Spierings menambahkan bahwa rencana investasi Fonterra di Indonesia merupakan bagian dari strategi global perusahaan untuk lebih mempertajam fokus di kawasan ASEAN.
Fonterra hari ini mengumumkan rencana investasi pembangunan pabrik pengolahan dan pengemasan di Indonesia. Investasi ini akan mendukung ekspansi lokal produk konsumen Fonterra, yaitu Anlene, Anmum, dan Anchor Boneeto di seluruh Indonesia.
Spierings mengatakan Asia mengungguli pertumbuhan permintaan produk susu di dunia dan Indonesia memainkan peranan besar dalam permintaan ini.
"Industri susu Selandia Baru telah menjalin kerjasama dengan Indonesia selama lebih dari 40 tahun memasok produk susu berkualitas tinggi dan permintaan produk susu Indonesia diprediksi akan tumbuh sekitar 50% dalam delapan tahun ke depan. Dengan prediksi pertumbuhan yang begitu pesat di Indonesia, kami ingin meningkatkan kemampuan pengolahan dan pengemasan kami di sini untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang bisnis kami," katanya.
Fonterra selama ini mengolah dan mengemas produk konsumen-Anlene, Anmum, dan Anchor Boneeto-di Selandia Baru atau melalui perusahaan pengemasan di Indonesia atau Asia, sebelum mendistribusikannya ke pasar Indonesia.
"Produk-produk Fonterra tersebut akan tetap menggunakan bahan baku asal Selandia Baru, sementara pabrik yang baru akan mendukung proses sekunder produksi dan membantu merespons kebutuhan pasar dengan cepat," jelasnya.
(hen/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Jumat, 24/05/2013 14:01 WIB
Pengusaha: Hapus BBM Subsidi, Negara Bisa Hemat Rp 300 Triliun
-
Jumat, 24/05/2013 13:46 WIB
Bagaimana Nasib Rp 1.000 Jadi Rp 1 di Tangan Gubernur BI Baru Agus Marto?
-
Jumat, 24/05/2013 13:40 WIB
Kisah Jepang Paksa Warganya Beralih dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Massal
-
Jumat, 24/05/2013 13:40 WIB
BRI Sebar Gerobak Gratis untuk Pedagang Kaki Lima
-
Jumat, 24/05/2013 13:26 WIB
Bos Garuda Jadi Calon Kepala BKPM, Ini Komentar Pengusaha
-
Jumat, 24/05/2013 13:40 WIB
Kisah Jepang Paksa Warganya Beralih dari Kendaraan Pribadi ke Transportasi Massal
-
Jumat, 24/05/2013 10:21 WIB
Rumah Aneh di Singapura, 11 Tahun Dijual Tak Laku-laku
-
Jumat, 24/05/2013 13:22 WIB
Bos Garuda Jadi Calon Kepala BKPM, Ini Komentar Pengusaha
-
Jumat, 24/05/2013 13:42 WIB
Bagaimana Nasib Rp 1.000 Jadi Rp 1 di Tangan Gubernur BI Baru Agus Marto?
-
Jumat, 24/05/2013 11:49 WIB
5 Alasan Subsidi Tetap Bengkak Meski Premium Jadi Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500
-
40 Komentar
-
35 Komentar
-
33 Komentar
-
26 Komentar
-
22 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Kamis, 23/05/2013 13:15 WIB
Ini Wanita Muda Cantik Paling Berpengaruh di Dunia Bisnis
Masih muda, cantik, dan punya pengaruh yang sangat besar di dunia. Mereka ini wanita yang masuk daftar 'Wanita Paling Berpengaruh di 2013' versi Forbes.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 09:19 WIB WIB
Wow! Ada 'TV' Besar Tayangkan Iklan Hemat Energi di Kantor Jero Wacik
-
Jumat, 24/05/2013 09:06 WIB WIB
Ayo Siapa Mau? Adopsi 20 Pulau-pulau Kecil di Indonesia Ini
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)








