detikfinance

Wow! Gaji Pegawai OJK Pasti Lebih Besar dari BI & Kemenkeu

Ramdhania El Hida - detikfinance
Selasa, 17/04/2012 12:37 WIB
Halaman 1 dari 2
//images.detik.com/content/2012/04/17/5/rupiah2-lih-luar.JPG
Jakarta -Ketua Tim Perwujudan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mulia P. Nasution menyatakan pihaknya tengah mengkaji besaran gaji Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) dan para pegawainya bersama tim remunerasi. Gaji pegawai OJK akan lebih baik dibandingkan gaji Bank Indonesia (BI) dan Kementerian Keuangan.

"Yang jelas standar itu harus kalau bisa lebih baik (dari BI dan Kemenkeu)," ujar Mulia ketika ditemui di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (17/4/2012).

Namun, lanjut Mulia, anggaran gaji dan biaya operasional OJK ini akan menunggu keputusan DPR, karena dalam 3 hingga 5 tahun ke depan, lembaga ini masih menggunakan anggaran dalam APBN.

"Tapi dana itu dari APBN kan harus diajukan ke DPR dan harus dijelaskan nanti," ujarnya.

Mulia menjelaskan, digunakannya anggaran untuk OJK dari APBN karena OJK belum mampu menghimpun dana dari industri perbankan dan non perbankan dalam waktu dekat.

"Karena iuran masih belum bisa membiayai sepenuhnya yang dipungut dari industri karena kalau dipungut dari industri harus mempertimbangkan kemampuan industri kita, jangan sampai kita industri kita sampai kalah bersaing dengan industri sejenis dari negara lain," kata Mulia.

Menurut Mulia, pihaknya akan menjelaskan kepada DPR soal kebutuhan anggaran gaji dan operasional OJK mengingat beban tugas dari para pimpinan lembaga ini.Next

Halaman 12
(nia/dnl)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Gb Senin, 27/10/2014 11:44 WIB
    Wawancara Khusus Menkeu
    Bambang Brodjonegoro: Kita Sebagai Menteri Bukan Superman
    Salah satu menteri Kabinet Kerja dari kalangan profesional adalah Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, yang didapuk sebagai Menteri Keuangan. Guru Besar Ekonomi Universitas Indonesia ini tidak asing dengan lingkungan Kementerian Keuangan.
  • Gb Kamis, 30/10/2014 08:45 WIB
    Ellen May: Bye-bye QE
    Quantitative Easing, kebijakan Pelonggaran Kualitatif adalah sebuah kebijakan moneter di AS. Sekarang kebijakan ini sudah selesai.


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut