detikfinance

Siap-siap, OJK Buka Lowongan Pegawai di Akhir 2012

Ramdhania El Hida - detikfinance
Selasa, 17/04/2012 13:44 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/17/5/rupia-luar.jpg
Jakarta - Tim perwujudan lembaga Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan melakukan proses penerimaan pegawai baru dari tingkat atas hingga bawah. Proses perekrutan pegawai dilakukan pasca pengangkatan Dewan Komisioner (DK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang direncanakan akhir tahun 2012 ini.

Demikian disampaikannya Ketua Tim Perwujudan OJK, Mulia Nasuiton ketika ditemui dalam IFN Forum Indonesia, di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (17/4/2012).

"Menurut UU, nanti pada bulan September dewan komisioner, berarti dua bulan setelah diangkat akan meminta kepada Menteri Keuangan dan Gubernur BI calon-calon yang akan mengisi jabatan di OJK. Baik pejabat maupun pegawainya, tentu ada proses ya. Kemudian pada bulan Oktober nanti menteri akan mengusulkan, kemudian November ditetapkan," ujarnya.

Selain itu, Mulia mengatakan pada awal tahun 2013 mendatang akan dicari juga untuk mengisi jabatan sebagai Sekretariat Jenderal OJK.

"Nanti akan dilihat apakah semua jabatan di OJK itu bisa diisi, karena kita mengetahui pada awal 2013 nanti sudah harus diisi, bukan hanya bidang pasar modal dan IKNB (industri keuangan non bank) tapi juga share-share bisnis itu kalau di Kementerian Keuangan seperti Sekretariat Jenderalnya, yang mengurusi SDM, IT, hukum, dan sebagainya," jelasnya.

Menurut Mulia, perekrutan pegawai ini tidak hanya dari Bank Indonesia dan Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), tetapi dimungkinkan adanya calon pegawai dari kalangan umum.

"Bisa saja nanti ada jabatan yang belum terisi, dan sesuai dengan undang-undang nanti dewan komisioner itu dapat melakukan recruitment secara terbuka, apakah calonnya dari BI, dari pemerintah, dari market, itu nanti tentunya sesuai dengan referensi yang dibutuhkan untuk jabatan itu," tegasnya.

Sebagai kriteria, Mulia menyebutkan calon pejabat dan pegawai OJK ini harus memiliki kompetensi yang baik di bidang jasa keuangan dan intergritas yang tinggi terhadap perusahaan.

"Tentunya meliputi hard competency dan soft competency. Di dalam soft competency itu kan bukan hanya skill tapi juga termasuk yang paling penting integrity dan pengalaman di industri tersebut," tandasnya.



(nia/dru)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut