Pemerintah Tanggung Biaya Verifikasi Perdagangan Rotan
Jumat, 20/04/2012 13:06 WIB
Jakarta - Mulai 1 Januari 2012, kementerian perdagangan (Kemendag) resmi melarang ekpor rotan asalan. Kemendag menerapkan sistem verifikasi perdagangan rotan antar pulau, yang biayanya ditanggung pemerintah.
Verifikasi ini untuk mencegah penyeludunpan rotan asalan (mentah) dan setengah jadi ke luar negeri, pemerintah melakukan prosedur yang ketat setiap pengiriman rotan.
"Dalam mengatur atau mengamankan itu, maka dibuat kebijakan antar pulau (di pelabuhan) untuk mencegah penyelundupan," ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Gunaryo kepada wartawan di Kantor Kementrian Perdagangan, Jumat (20/4/2012).
Menurut Gunaryo, mekanisme pencegahan dilakukan dengan menggandeng surveyor independen yaitu Sucofindo dengan melakukan verifikasi setiap pengiriman rotan.
"Rotan yang dikirm ke satu pelabuhan ke pelabuhan satunya harus dilakukan verifikasi. Siapa yang mengirim dan siapa yang menerima, verifikasi ini bisa dilakukan di pelabuhan, di pusat industrian dan gudang," tambahnya.
Pelaksanaan verifikasi dari surveyor independen ini, menurut Gunaryo sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah. Dari bulan Januari-Maret 2012 sudah terverifikasi 549 lalu lintas pengiriman rotan dengan total 12.546 ton rotan asalan dan setengah jadi yang telah diverifikasi.
"Asalnya dari Banjarmasin, Makassar, Padang, Pontianak, Palu dan Manado," imbuhnya.
Seperti diketahui kemendag telah mengeluarkan tiga permendag soal rotan. Antaralain Permendag No.35 tahun 2011 mengatur tentang ketentuan ekspor rotan dan produk rotan, permendag itu menetapkan pelarangan ekspor bahan baku rotan.
Permendag No.36 tahun 2011 mengatur tentang pengangkutan rotan antar pulau untuk mencegah penyelundupan rotan. Permendag No.37 tahun 2011 mengatur tentang rotan dalam sistem resi gudang, yang merupakan mekanisme tunda jual.
(feb/hen)
Verifikasi ini untuk mencegah penyeludunpan rotan asalan (mentah) dan setengah jadi ke luar negeri, pemerintah melakukan prosedur yang ketat setiap pengiriman rotan.
"Dalam mengatur atau mengamankan itu, maka dibuat kebijakan antar pulau (di pelabuhan) untuk mencegah penyelundupan," ungkap Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag Gunaryo kepada wartawan di Kantor Kementrian Perdagangan, Jumat (20/4/2012).
Menurut Gunaryo, mekanisme pencegahan dilakukan dengan menggandeng surveyor independen yaitu Sucofindo dengan melakukan verifikasi setiap pengiriman rotan.
"Rotan yang dikirm ke satu pelabuhan ke pelabuhan satunya harus dilakukan verifikasi. Siapa yang mengirim dan siapa yang menerima, verifikasi ini bisa dilakukan di pelabuhan, di pusat industrian dan gudang," tambahnya.
Pelaksanaan verifikasi dari surveyor independen ini, menurut Gunaryo sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah. Dari bulan Januari-Maret 2012 sudah terverifikasi 549 lalu lintas pengiriman rotan dengan total 12.546 ton rotan asalan dan setengah jadi yang telah diverifikasi.
"Asalnya dari Banjarmasin, Makassar, Padang, Pontianak, Palu dan Manado," imbuhnya.
Seperti diketahui kemendag telah mengeluarkan tiga permendag soal rotan. Antaralain Permendag No.35 tahun 2011 mengatur tentang ketentuan ekspor rotan dan produk rotan, permendag itu menetapkan pelarangan ekspor bahan baku rotan.
Permendag No.36 tahun 2011 mengatur tentang pengangkutan rotan antar pulau untuk mencegah penyelundupan rotan. Permendag No.37 tahun 2011 mengatur tentang rotan dalam sistem resi gudang, yang merupakan mekanisme tunda jual.
(feb/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Kamis, 23/05/2013 11:44 WIB
Usai Stock Split, Telkom Siap Bagi-bagi Saham ke Karyawan
-
Kamis, 23/05/2013 11:43 WIB
Disindir Para Bankir Soal BBM, Ini Jawaban Boediono
-
Kamis, 23/05/2013 11:40 WIB
22 Bos-bos Properti Singapura Bidik Jakarta
-
Kamis, 23/05/2013 11:35 WIB
Pemerintah Cari Utang Baru Rp 224 Triliun, Ini Dia Sumber-sumbernya
-
Kamis, 23/05/2013 11:34 WIB
Cegat Dahlan, Mahasiswi FEUI Tanyakan 'Penggusuran' Pedagang di Stasiun KA
-
Kamis, 23/05/2013 10:00 WIB
Hebat! Sri Mulyani Kembali Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
-
Kamis, 23/05/2013 10:24 WIB
Premium Jadi Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500, Kok Subsidi Tetap Melambung?
-
Kamis, 23/05/2013 10:22 WIB
Rumah dengan Biaya Konstruksi Paling Mahal di Dunia
-
Kamis, 23/05/2013 08:37 WIB
Laporan dari Singapura
Hati-hati Belanja di Singapura, Banyak Tipu-tipu
-
Kamis, 23/05/2013 11:17 WIB
Mengintip Kisah Pengusaha Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
-
38 Komentar
-
33 Komentar
-
27 Komentar
-
25 Komentar
-
22 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Kamis, 23/05/2013 11:22 WIB
Mengintip Kisah Pengusaha Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
Majalah Forbes baru saja merilis daftar Wanita Paling Berpengaruh di 2013. Siapa saja wanita pebisnis yang masuk daftar ini?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Kamis, 23/05/2013 10:00 WIB WIB
Hebat! Sri Mulyani Kembali Masuk Jajaran Wanita Paling Berpengaruh di Dunia
-
Kamis, 23/05/2013 09:47 WIB WIB
Target Pajak Tahun Ini Diturunkan Rp 53 Triliun, Ada Apa?
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







