Disebut Sarang Koruptor, Pertamina Jangan 'Kebakaran Jenggot'
Senin, 23/04/2012 09:53 WIB
Jakarta - Pernyataan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD menyebut 4 institusi yang dinilai paling korup dan kolusi dan nomer pertama disebut PT Pertamina (Persero) ditanggapi oleh PT Pertamina dengan somasi.
Namun langkah somasi tersebut dianggap sebagai langkah yang emosional dan dinilai Pertamina seperti 'kebakaran jenggot' ketika disebut sebagai salah satu instansi sarang korupsi dan kolusi.
"Pak Mahfud bukan orang sembarangan, tentunya beliau berkata seperti itu ada dasarnya, ada informasi yang dia dapatkan, dan saya yakin bukan hanya beliau saja yang tahu kondisi tersebut, cuma melalui beliaulah tersampaikan," kata Ketua Departemen Keuangan Partai Demokrat, Ikhsan Modjo, di Jakarta, Senin (23/4/2012).
Ikhsan menilai somasi yang akan dilayangkan PT Pertamina justru menarik baik bagi publik. "Justru menarik, agar bisa terbuka tabir siapa yang benar dan salah, inikan sudah jadi wacana publik. Dan sudah seharusnya pernyataan Pak Mahfud di follow up-in oleh instansi-instansi terkait seperti KPK atau BPK atau lembaga hukum lain dengan meminta lebih lanjut atau dielaborasi dari Pak Mahfud," jelasnya.
Ikhasan Modjo bilang, namun sesungguhnya patut disayangkan tindakan emosional atau seperti orang kebakaran jenggot atas pernyataan tersebut dan langsung melempar somasi.
"Seharusnya Pertamina tanggapi serius dengan menjelaskan baik kepada Pak Mahfud kalau perlu kepada publik bahwa tudingan tersebut tidaklah benar. Pertamina tinggal menunjukkan ini loh neraca keuangan kami, ini loh neraca impor minyak kami dan sebagainya, lebih elegan," tegas Ikhsan.
Tetapi, Ikhsan sendiri merasa yakin, bahwa yang disampaikan Mahfud MD tidaklah sembarangan. "Beliau bukan orang sembarangan, beliau sudah lama didunia hukum dan politik serta akedemisi, tidak mungkin bicara sembarangan tanpa ada fakta dan informasi meyakinkan, saya yakin itu. jadi kalau somasi ini lanjut ke hukum justru menarik, kita lihat saja nanti," tandas Ikhsan.
(rrd/ang)
Namun langkah somasi tersebut dianggap sebagai langkah yang emosional dan dinilai Pertamina seperti 'kebakaran jenggot' ketika disebut sebagai salah satu instansi sarang korupsi dan kolusi.
"Pak Mahfud bukan orang sembarangan, tentunya beliau berkata seperti itu ada dasarnya, ada informasi yang dia dapatkan, dan saya yakin bukan hanya beliau saja yang tahu kondisi tersebut, cuma melalui beliaulah tersampaikan," kata Ketua Departemen Keuangan Partai Demokrat, Ikhsan Modjo, di Jakarta, Senin (23/4/2012).
Ikhsan menilai somasi yang akan dilayangkan PT Pertamina justru menarik baik bagi publik. "Justru menarik, agar bisa terbuka tabir siapa yang benar dan salah, inikan sudah jadi wacana publik. Dan sudah seharusnya pernyataan Pak Mahfud di follow up-in oleh instansi-instansi terkait seperti KPK atau BPK atau lembaga hukum lain dengan meminta lebih lanjut atau dielaborasi dari Pak Mahfud," jelasnya.
Ikhasan Modjo bilang, namun sesungguhnya patut disayangkan tindakan emosional atau seperti orang kebakaran jenggot atas pernyataan tersebut dan langsung melempar somasi.
"Seharusnya Pertamina tanggapi serius dengan menjelaskan baik kepada Pak Mahfud kalau perlu kepada publik bahwa tudingan tersebut tidaklah benar. Pertamina tinggal menunjukkan ini loh neraca keuangan kami, ini loh neraca impor minyak kami dan sebagainya, lebih elegan," tegas Ikhsan.
Tetapi, Ikhsan sendiri merasa yakin, bahwa yang disampaikan Mahfud MD tidaklah sembarangan. "Beliau bukan orang sembarangan, beliau sudah lama didunia hukum dan politik serta akedemisi, tidak mungkin bicara sembarangan tanpa ada fakta dan informasi meyakinkan, saya yakin itu. jadi kalau somasi ini lanjut ke hukum justru menarik, kita lihat saja nanti," tandas Ikhsan.
(rrd/ang)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Rabu, 22/05/2013 18:12 WIB
Harga Daging Tak Kunjung Turun, Pemerintah Percepat Impor
-
Rabu, 22/05/2013 17:47 WIB
Hatta Pede 'Balsem' Rp 150 Ribu/Bulan Tak Salah Sasaran Seperti 2005 dan 2008
-
Rabu, 22/05/2013 17:27 WIB
Pemerintah Tak Kompak Soal Proyek Monorel Bekasi-Cawang-Cibubur
-
Rabu, 22/05/2013 17:10 WIB
Pebisnis Kaya dari China Beli Burung Rp 3,8 Miliar
-
Rabu, 22/05/2013 17:05 WIB
Masuk Pasar Bebas, Bank Terpilih di Kawasan ASEAN Bebas Buka Cabang
-
Rabu, 22/05/2013 17:10 WIB
Pebisnis Kaya dari China Beli Burung Rp 3,8 Miliar
-
Rabu, 22/05/2013 16:54 WIB
Kisah Mahasiswa Indonesia Jualan Coto Makassar di Sydney
-
Rabu, 22/05/2013 16:36 WIB
Bos Pertamina: Zaman Soeharto Kilang Minyak Dibangun Hanya Untuk Pasok PLN
-
Rabu, 22/05/2013 15:14 WIB
Perusahaan Taksi Ini Jual Mobil Bekas Rp 7,5 Juta
-
Rabu, 22/05/2013 17:27 WIB
Pemerintah Tak Kompak Soal Proyek Monorel Bekasi-Cawang-Cibubur
-
68 Komentar
-
38 Komentar
-
30 Komentar
-
29 Komentar
-
26 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Selasa, 21/05/2013 12:26 WIB
Dahlan Iskan Diserbu 10.000 Guru di Sentul
Usai menjadi pembicara di depan 10.000 guru se-Kabupaten Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan langsung diserbu oleh peserta. Ada apa ya?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Rabu, 22/05/2013 15:14 WIB WIB
Perusahaan Taksi Ini Jual Mobil Bekas Rp 7,5 Juta
-
Rabu, 22/05/2013 15:05 WIB WIB
Jangan Sampai RI Masuk MURI Jadi Negara Terakhir Pakai Bensin Premium
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer


_2.gif)







