detikfinance

Wow! Pembatasan BBM Secara Nasional Bisa Hemat Rp 71 Triliun

Rista Rama Dhany - detikfinance
Senin, 23/04/2012 10:20 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/23/1034/antrean-BBM-Bali-luar.jpg
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) rencananya akan mengumumkan pemberlakuan kebijakan pembatasan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi 24 April 2012 besok. Jika kebijakan tersebut berlangsung sukses, diperkirakan pemerintah bisa menghemat Rp 71,04 triliun.

Hal tersebut berdasarkan simulasi yang dilakukan ReforMiner Institute, jika pembatasan berlaku secara nasional dan berlaku untuk Premium dan Solar maka penghematan bisa mencapai angka tersebut.

"Tetapi itu jika berlaku untuk Premium plus Solar, tetapi kalau baru Premium baru Rp 45,28 triliun," kata Wakil Direktur ReforMiner Institute, Komaidi Notonegoro, kepada detikFinance, Senin (23/4/2012).

Namun, jika hanya dilakukan pembatasan di Jabodetabek dan terus berlangsung selama satu periode, nilai penghematan mencapai Rp 12,78 triliun untuk Premium dan Solar, tetapi jika hanya Premium hanya menghemat Rp 8,15 triliun.

"Sementara jika berlaku hingga dipulau Jawa, dan hanya Premium pemerintah bisa menghemat Rp 26,71 triliun jika ditambah dengan Solar maka penghematannya bisa mencapai Rp 41,91 triliun," ujar Komaidi.

Sementara jika berdasarkan penghematan konsumsi BBM, kata Komaidi, jika yang diberlakukan untuk 1.500 cc (cylinder) ke bawah maka Premium yang bisa dihemat sekitar 8,81 juta KL pasalnya kendaaran di bawah 1.500 cc proporsi jumlah penggunanya mencapai 79,49% .

"Jika yang dibatasi hanya kendaraan 1.500-2.500 cc Premium yang dapat dihemat sekitar 2,24 juta KL premium dan 1,19 juta KL untuk solar, sedangkan jika untuk kendaraan diatas 2.500 cc premium yang bisa dihemat hanya 0,034 juta KL dan 0,57 juta KL untuk Solar," tandas Komaindi.



(rrd/ang)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-
    How To Make in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut