Pemikiran Energi Widjajono

Harga BBM Murah Untungkan Mafia Minyak

Wahyu Daniel - detikfinance
Selasa, 24/04/2012 07:34 WIB
Halaman 1 dari 2
//images.detik.com/content/2012/04/24/1034/SPBU2-luar.jpg
Jakarta -Harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Indonesia saat ini masih ditahan Rp 4.500 per liter meskipun harga minyak terus melonjak. Ini bakal menguntungkan mafia minyak. Kenapa?

Almarhum Widjajono Partowidagdo dalam bukunya 'Migas dan Energi di Indonesia: Permasalahan dan Kebijakan' mengatakan, harga BBM subsidi yang rendah menyebabkan diversifikasi energi tak berjalan dan sebabnya, ketergantungan kepada impor minyak dan BBM makin besar. Akhirnya yang diuntungkan adalah mafia minyak.

"Ini justru menguntungkan para pengimpor (saat ini sedang popular istilah mafia minyak)," jelas Widjajono dalam buku terbitan Development Studies Foundation yang dikutip detikFinance, Selasa (24/4/2012).

Dia mengatakan, kenaikan harga BBM akan menyebabkan para pesaing pertamina seperti Shell, Petronas, Chevron, Medco, dan lain-lain akan lebih mudah masuk pasar Indonesia. Sehingga, ini akan memperbanyak jumlah SPBU serta pendirian kilang-kilang minyak baru dan mengurangi ketergantungan impor BBM.

"Kenaikan harga BBM dan dihilangkannya monopoli impor minyak dan BBM justru akan mengurangi masalah impor minyak," cetus Widjajono dalam bukunya tersebut.

Guru Besar Institut Teknologi Bandung (ITB) ini mengatakan, rendahnya harga BBM di Indonesia adalah suatu ketidakadilan. Mengapa? Ini sama saja memelihara masalah-masalah kriminal seperti mobil pembawa BBM yang mengurangi isinya di tengah jalan (istilahnya kencing), oplosan premium dengan minyak tanah, penyelundupan BBM, serta kurang berhasilnya energi terbarukan lainnya.

Soal munculnya praktik mafia minyak juga diakibatkan murahnya harga BBM subsidi di Indonesia. Selain itu, murahnya harga BBM juga mengakibatkan Indonesia terus terancam krisis energi.Next

Halaman 12
(dnl/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!



Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut