detikfinance

Triwulan I

Raup Rp 331 Miliar, Laba Bersih Permata Stagnan

Herdaru Purnomo - detikfinance
Rabu, 25/04/2012 16:30 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/25/5/Permata2-luar.jpg
Jakarta - PT Bank Permata Tbk mencatat laba sebelum pajak sebesar Rp 457 miliar di triwulan I-2012, tumbuh tipis 9% jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2011 yang sebesar Rp 420 miliar. Sementara laba bersih tumbuh 3% menjadi Rp 331 miliar.

Bank Permata mencatat total pendapatan operasional mencapai Rp 1,593 triliun, lebih tinggi 37% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 1,161 triliun. Pendapatan operasional ini didorong oleh pertumbuhan di kedua sisi yakni pendapatan bunga bersih dan pendapatan berbasis imbalan (fee based income).

Pendapatan bunga bersih tumbuh 38% menjadi Rp 1,282 triliun dengan ditopang oleh pertumbuhan kredit. Sementara itu pendapatan berbasis imbalan (fee based Income) naik 36% menjadi Rp 311 miliar.

Kredit yang disalurkan Bank Permata tumbuh 35% menjadi Rp 74,1 triliun di akhir Maret 2012. Total aset secara konsolidasi per 31 Maret 2012 mencapai Rp 103,8 triliun, naik 30% dari Rp 79,6 triliun pada tahun sebelumnya.

Dari sisi dana pihak ketiga meningkat 28% menjadi Rp 79,7 triliun. Giro dan tabungan (CASA) mencatat kenaikan yang kuat yaitu 22% dan 40% masing-masing
menjadi Rp 16,3 triliun dan Rp 16,7 triliun. Rasio kredit bermasalah (Non Performing Loan) turun menjadi 1,9% pada 31 Maret 2012, dibandingkan 2,6% setahun
sebelumnya, sementara itu NPL neto turun menjadi 0,6% dari 0,7% pada periode yang sama tahun lalu.

Sementara, Rasio Kecukupan Modal (CAR) tercatat sebesar 14,4%, naik 43 bps dibandingkan dengan tahun sebelumnya di tengah ekspansi kredit yang kuat.

"Saya senang untuk bahwa PermataBank dapat memberikan kinerja operasional yang baik dalam Kuartal I tahun ini. Kami memiliki permodalan yang kuat dan likuiditas yang baik," kata Direktur Utama Bank Permata, David Fletcher dalam siaran persnya di Jakarta, Rabu (25/4/2012).

"Kami akan terus memberikan pelayanan prima kepada nasabah, menghasilkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan memberikan nilai unggul kepada semua pemangku kepentingan kami melalui perbaikan secara terus-menerus terhadap infrastruktur dan kemampuan seiring upaya kami untuk secara sistematis mengejar peluang di pasar perbankan Indonesia," tutupnya.


(dru/dnl)

Sponsored Link


Komentar (0 Komentar)

     atau daftar untuk mengirim komentar
    Tampilkan Komentar di:        
    Twitter Recommendation
    Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
    Informasi pemasangan iklan
    hubungi : sales[at]detik.com
    • Gb Senin, 03/06/2013 10:55 WIB
      Wawancara Khusus Wamentan
      Konsumsi Susu Orang Indonesia Terendah se-ASEAN
      Hari Sabtu, 1 Juni 2013 lalu adalah Hari Susu Nasional. Beberapa fakta miris soal persusuan Indonesia masih sangat nyata. Berikut ini wawancara khusus dengan Wamentan Rusman Heriawan soal nasib persusuan Indonesia.
    • Gb Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
      Prospek Saham di Tahun Politik 2014
      Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?


    200 USD
    Rp 275.000,-

    How To Make Money in "Capital market"

    Apakah Anda ingin coba-coba trading for living dengan mencoba peruntungan dari pasar modal?

    Akankah Anda mencoba jadi kaya melalui pasar modal? JANGAN COBA-COBA DI PASAR MODAL!
    BUKTIKAN SENDIRI!

    Info Lebih Lanjut