SBY Ingin Orang Miskin Punya Rumah, Djan Faridz Rayu BPD
Rabu, 25/04/2012 19:48 WIB
Jakarta - Menteri Perumahan Rakyat, Djan Faridz merayu Bank Pembangunan Daerah (BPD) untuk mau mengucurkan kredit pemilikan rumah (KPR) untuk masyarakat yang tidak berpenghasilan tetap dan tak tersentuh bank.
"Kami harapkan BPD-BPD ini bisa memberikan kredit perumahan bagi masyarakat yang belum bankable, artinya yang belum mempunyai penghasilan tetap," kata Djan di hadapan para Dirut BPD di kantornya, Jakarta, Rabu (25/4/2012).
Ini dilakukan, agar cita-cita Presiden SBY bisa tercapai yakni masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki rumah yang layak huni.
"Risiko kredit macet? Tenang kreditnya akan kita asuransikan 100% ke Askrindo dan negara yang nanggung," ujar Djan.
Diungkapkan Djan, hal ini sudah dilaksanakan di Palembang dan berjalan dengan sangat baik. BPD di Palembang memberikan kredit perumahan bagi masyarakat yang belum bankable.
"Hasilnya sudah saya lihat, sampai saat ini tidak ada satupun nasabahnya yang telat bayar mau itu per hari, per minggu, per bulan," tegas Djan.
Sistem pembayaran kredit pada nasabah di Palembang cukup fleksibel, bisa ditentukan tiap hari, tiap minggu, tiap dua minggu atau tiap bulan.
"Dan saya sudah cek mereka taat bayarnya walaupun nasabahnya tidak memiliki penghasilan tetap tapi mempunyai komitmen yang kuat dan keinginan memiliki rumah yang layak," ujarnya.
Untuk itu, dirinya mengharapkan para BPD di daerah lain dapat meniru BPD di Palembang.
"Sayang kalau tidak diberdayakan, mereka mampu bayar cuma yang tidak bankable dan bank sebenarnya tidak perlu khawatir, kreditnya dijamin asuransi kok. Jadi tinggal kemauan BPD saja mau tidak menyediakan kredit untuk masyarakat yang belum bankable untuk mewujudkan memiliki rumah layak huni," tandas Djan.
Dan perlu diketahui Askrindo sendiri mengaku siap untuk menjamin 100% kredit yang disalurkan BPD.
(rrd/dnl)
"Kami harapkan BPD-BPD ini bisa memberikan kredit perumahan bagi masyarakat yang belum bankable, artinya yang belum mempunyai penghasilan tetap," kata Djan di hadapan para Dirut BPD di kantornya, Jakarta, Rabu (25/4/2012).
Ini dilakukan, agar cita-cita Presiden SBY bisa tercapai yakni masyarakat berpenghasilan rendah bisa memiliki rumah yang layak huni.
"Risiko kredit macet? Tenang kreditnya akan kita asuransikan 100% ke Askrindo dan negara yang nanggung," ujar Djan.
Diungkapkan Djan, hal ini sudah dilaksanakan di Palembang dan berjalan dengan sangat baik. BPD di Palembang memberikan kredit perumahan bagi masyarakat yang belum bankable.
"Hasilnya sudah saya lihat, sampai saat ini tidak ada satupun nasabahnya yang telat bayar mau itu per hari, per minggu, per bulan," tegas Djan.
Sistem pembayaran kredit pada nasabah di Palembang cukup fleksibel, bisa ditentukan tiap hari, tiap minggu, tiap dua minggu atau tiap bulan.
"Dan saya sudah cek mereka taat bayarnya walaupun nasabahnya tidak memiliki penghasilan tetap tapi mempunyai komitmen yang kuat dan keinginan memiliki rumah yang layak," ujarnya.
Untuk itu, dirinya mengharapkan para BPD di daerah lain dapat meniru BPD di Palembang.
"Sayang kalau tidak diberdayakan, mereka mampu bayar cuma yang tidak bankable dan bank sebenarnya tidak perlu khawatir, kreditnya dijamin asuransi kok. Jadi tinggal kemauan BPD saja mau tidak menyediakan kredit untuk masyarakat yang belum bankable untuk mewujudkan memiliki rumah layak huni," tandas Djan.
Dan perlu diketahui Askrindo sendiri mengaku siap untuk menjamin 100% kredit yang disalurkan BPD.
(rrd/dnl)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Sabtu, 25/05/2013 17:30 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 16:44 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 15:28 WIB
Chairul Tanjung Jadi 'Pak Pos' Dadakan di Korea
-
Sabtu, 25/05/2013 14:41 WIB
Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat, Indonesia Harus Berguru ke Korsel
-
Sabtu, 25/05/2013 16:41 WIB
Masuk Daftar Maskapai Terbaik Dunia, Bos Garuda: Ini Hasil Kerja Keras
-
Sabtu, 25/05/2013 15:47 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
-
Sabtu, 25/05/2013 14:06 WIB
Merpati Masuk Daftar Maskapai Terburuk di Dunia, Ini Tanggapan Bosnya
-
Sabtu, 25/05/2013 17:28 WIB
Bos Garuda Belum Tahu Masuk Daftar Calon Kepala BKPM
-
Sabtu, 25/05/2013 11:10 WIB
Laporan dari Korea Selatan
Indonesia Bisa Maju Seperti Korsel, Apa Kuncinya?
-
34 Komentar
-
33 Komentar
-
29 Komentar
-
22 Komentar
-
20 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Sabtu, 25/05/2013 15:50 WIB
Dahlan Iskan Pakai Bahasa Mandarin Ngajar di Peking University
Menteri BUMN Dahlan Iskan, menjadi dosen tamu di Peking University, Beijing, China. Dahlan menjadi pembicara pada acara yang diselenggarakan PPI di China.
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Jumat, 24/05/2013 16:24 WIB WIB
Bisnis Keripik Jamur Beromzet Rp 500 Juta/Bulan, Berminat?
-
Jumat, 24/05/2013 15:54 WIB WIB
PT DI Jualan Pesawat 'Made in Bandung' ke 6 Negara
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer











