detikfinance

Ini Modus Korupsi Dana Bantuan Sekolah Triliunan

Wahyu Daniel - detikfinance
Jumat, 27/04/2012 08:09 WIB
http://us.images.detik.com/content/2012/04/27/4/soal-un-smp.jpg
Jakarta -Pemerintah tahun ini menyalurkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Rp 23,5 triliun. Dana ini dikabarkan rawan dikorupsi. Bagaimana modusnya?

Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Hasan Bisri mengatakan, saat ini penyaluran dana BOS dikembalikan langsung ke rekening masing-masing sekolah.

"Tahun sebelumnya sempat disalurkan melalui rekening kas daerah di masing-masing kota/kabupaten," tegas Hasan kepada detikFinance, Jumat (26/4/2012).

Pertimbangannya, agar dana BOS masuk dulu ke rekening APBD masing-masing kota/kabupaten. "Tapi ternyata malah terlambat sampainya ke sekolah, dan rawan digunakan untuk keperluan lain di luar BOS," katanya.

Tapi, meskipun dana BOS dikembalikan ke rekening sekolah, risiko penyelewengan tetap ada. Risiko itu, Hasan mengatakan, bisa saja terjadi kalau kepala sekolah diminta menyetorkan sejumlah uang ke kepala dinas pendidikan di kabupaten/kota. "Tapi hal ini sulit dibuktikan karena tidak ada kepala sekolah yang mau mengaku," bisik Hasan.

Namun Hasan yakin adanya kasus-kasus penyelewengan dana BOS di tingkat sekolah, melalui dugaan tersebut.

Karena itu, Hasan meminta masyarakat, khususnya Komite Sekolah, harus aktif mengawasi penggunaan dana BOS supaya bisa dirasakan manfaatnya oleh murid.

"Sayangnya, banyak Komite Sekolah yang kolusi dgn kepala sekolah, sehingga tidak melakukan pengawasan dengan baik," cetusnya.
(dnl/ang)

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.detik.com dan aplikasi detikcom untuk BlackBerry, Android, iOS & Windows Phone. Install sekarang!

Sponsored Link


Silakan  atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com


“Mau berinvestasi di pasar modal ? Mega Online Trading adalah solusinya”

www.megaonlinetrading.com

Info Lebih Lanjut