Gaji Rp 2 Juta Bebas Pajak, Pemerintah Tekor Rp 12 Triliun
Senin, 30/04/2012 18:34 WIB
Jakarta - Pemerintah yakin target penerimaan negara tetap tercapai meskipun ada potensi penerimaan pajak yang berkurang karena kenaikan Penghasilan Tidak Kena Pajak (PTKP). Adanya kenaikan PTKP dari Rp 15,84 juta per tahun (Rp 1,3 juta/bulan) menjadi Rp 24 juta per tahun (Rp 2 juta/bulan) akan memangkas penerimaan pajak negara sebesar Rp 12 triliun.
"Kenaikan PTKP dari Rp 15,84 juta menjadi Rp 24 juta itu sudah saya bicarakan dengan Menteri Keuangan, jadi kita sudah hitung semua, tidak akan mengganggu secara keseluruhan penerimaan negara. Walaupun terjadi pengurangan pemasukkan dari sisi itu saja sekitar Rp 12 triliun, tetapi akan tertutup pendapatan negara dari sektor lain," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (30/4/2012).
Hatta menyatakan konversi penerimaan negara yang diperoleh bisa melebihi dari pengurangannya di sektor pajak karena adanya kenaikan PTKP.
"Lebih, kita akan lebih dari itu. Kalau melihat potensi pendapatan jangan lihat satu sisi, satu sisi kita kehilangan Rp 12 triliun, tapi sisi lain kita bisa dapat Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) nya meningkat, tapi di sisi lain purchasing powernya meningkat karena belanja buruh meningkat, itu menggerakkan perekonomian dari sisi konsumsi," jelasnya.
Menurut Hatta, kenaikan PTKP tersebut sudah merupakan keputusan pemerintah. Hanya saja, Menteri Keuangan akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan DPR RI.
"Karena harus berkonsultasi dengan DPR RI, setelah reses Menkeu akan menyampaikan itu, tapi yang jelas itu sudah menjadi keputusan pemerintah, saya kira DPR akan menyetujui guna meringankan beban pekerja kita, semua sudah siap," tandasnya.
(nia/hen)
"Kenaikan PTKP dari Rp 15,84 juta menjadi Rp 24 juta itu sudah saya bicarakan dengan Menteri Keuangan, jadi kita sudah hitung semua, tidak akan mengganggu secara keseluruhan penerimaan negara. Walaupun terjadi pengurangan pemasukkan dari sisi itu saja sekitar Rp 12 triliun, tetapi akan tertutup pendapatan negara dari sektor lain," kata Menko Perekonomian Hatta Rajasa saat ditemui di kantornya, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Senin (30/4/2012).
Hatta menyatakan konversi penerimaan negara yang diperoleh bisa melebihi dari pengurangannya di sektor pajak karena adanya kenaikan PTKP.
"Lebih, kita akan lebih dari itu. Kalau melihat potensi pendapatan jangan lihat satu sisi, satu sisi kita kehilangan Rp 12 triliun, tapi sisi lain kita bisa dapat Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) nya meningkat, tapi di sisi lain purchasing powernya meningkat karena belanja buruh meningkat, itu menggerakkan perekonomian dari sisi konsumsi," jelasnya.
Menurut Hatta, kenaikan PTKP tersebut sudah merupakan keputusan pemerintah. Hanya saja, Menteri Keuangan akan berkonsultasi terlebih dahulu dengan DPR RI.
"Karena harus berkonsultasi dengan DPR RI, setelah reses Menkeu akan menyampaikan itu, tapi yang jelas itu sudah menjadi keputusan pemerintah, saya kira DPR akan menyetujui guna meringankan beban pekerja kita, semua sudah siap," tandasnya.
(nia/hen)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
BeritaTerbaru Index »
-
Senin, 20/05/2013 15:43 WIB
Habiskan 3 Tahun di BI, Darmin Adakan Pesta Perpisahan dengan Karyawan
-
Senin, 20/05/2013 15:30 WIB
Apa Alasan SBY Pilih Chatib Basri Jadi Menkeu?
-
Senin, 20/05/2013 15:16 WIB
Kosmetik Martha Tilaar Rambah Pasar New York Hingga Tokyo
-
Senin, 20/05/2013 15:12 WIB
Direksi Angkasa Pura II Ikutan 'Turun Gunung' Jadi Guru Dadakan
-
Senin, 20/05/2013 15:11 WIB
Jadi Guru Dadakan di Kampung Halaman, Direktur BRI Bagi-bagi Duit
-
Senin, 20/05/2013 14:48 WIB
Ini Satu-satunya Orang Arab yang Masuk Daftar Orang Terkaya di Dunia
-
Senin, 20/05/2013 14:20 WIB
Chatib Basri Jadi Menkeu, Bos Pertamina dan Kepala BKPM Diisi Orang Baru?
-
Senin, 20/05/2013 14:39 WIB
Premium Jadi Rp 6.500 dan Solar Rp 5.500, Pemerintah Berharap Utang Menurun
-
Senin, 20/05/2013 14:13 WIB
SBY: Chatib Basri Jadi Menkeu Baru Gantikan Agus Marto
-
Senin, 20/05/2013 14:23 WIB
Selain Jadi Penjahit Zara, Sritex Pasok Baju Uniqlo Senilai US$ 30 Juta
-
67 Komentar
-
50 Komentar
-
48 Komentar
-
38 Komentar
-
27 Komentar
-
Rabu, 17/04/2013 12:45 WIB
Wawancara Direktur Komersial AirAsia
Penerbangan adalah Bisnis yang Seksi
PT Indonesia AirAsia adalah maskapai murah paling dikenal di Indonesia. Direktur Komersial Indonesia AirAsia Bernard Francis menilai penerbangan adalah bisnis yang seksi.
-
Rabu, 15/05/2013 13:51 WIB
Prospek Saham di Tahun Politik 2014
Indonesia akan memasuki tahun politik di 2014 nanti menjelang Pemilu. Bagaimana prospek saham di tahun tersebut?
-
Senin, 20/05/2013 15:11 WIB
Jadi Guru Dadakan di Kampung Halaman, Direktur BRI Bagi-bagi Duit
Direktur UMKM PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BRI) Djarot Kusumayekti menjadi guru dadakan di SMA Negeri 1 Pangkah, Kabupaten Tegal. Apa yang dilakukan Djarot?
Online Trading Academy
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Nullam eu justo lacus. Phasellus pulvinar ullamcorper congue. Vivamus porttitor, justo sit amet luctus pretium, leo purus eleifend ligula, vitae elementum dolor turpis consectetur eros.
REGISTRASI OTA
MustRead
close
-
Senin, 20/05/2013 13:43 WIB WIB
Setop Impor dari China, PLN Mulai Gunakan Alat Listrik Made In RI
-
Senin, 20/05/2013 13:32 WIB WIB
Curhatan Pegawai Pajak Soal Penerimaan yang Tak Pernah Capai Target
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer










